
... Satria jalan menuju kamar mandi dan...
mengetuk pintu kamar mandi
satria sangat mengkhawatir kan putri
kenapa putri seperti ini padahal mereka
cuma berciuman tidak melakukan
hal yang lebih
"Putri buka pintu nya"kata satria
Tak ada Jawaban dari dalam kamar mandi
Satria semakin mengkhawatir kan putri
apa lagi tangisan putri semakin terdengar
jelas
Satria mencoba membuka pintu
kamar mandi itu dan ternyata putri tak
mengunci nya satria jalan di mendekati
putri yang sedang duduk di lantai
sambil menangis
Satria jongkok dan langsung memeluk
putri
"maafin aku"kata satria
"lepas" kata putri
putri tidak mau di sentuh oleh satria
karna putri semakin merasa bersalah
pada jeni
"sudah kamu jangan menangis lagi
ada apa"kata satria
"aku akan mengundur kan diri dari
perusahaan kamu"kata putri
"kenapa kamu harus mengudur kan diri
maaf kan aku kalau aku sudah tidak
sopan dan lancang"kata satria
putri semakin menangis karena dia
Bener - benar mereka sudah
mengkhianati sahabat nya
"sudah aku ga mau melihat kamu
__ADS_1
menangis sudah cukup dulu aku yang
membuat kamu menangis dan membuat
luka di hati kamu"kata satria
"aku sudah menghianati sahabat aku
aku jahat" kata putri
"kamu menghianati siapa"tanya satria
karna satria tidak mengerti dengan
perkataan putri
"apa yang kamu maksud itu yoga" kata satria
putri menjawab dengan mengeleng kan
kepala
itu membuat satria semakin tak mengerti
siapa yang putri maksud dengan
semua ini
"sebaik nya kita ngobrol di sana "kata satria
"aku ga mau" kata putri
"kalau terlalu lama di sini nanti kamu
masuk angin" kata satria
Putri masih dengan pendirian nya
tapi satria terus memaksa Nya
Satria mengendong paksa putri
karna satria tidak mau putri sakit
Satria meletak kan putri duduk di sofa
"cerita kan pada ku ada apa dengan kamu
kamu sudah menghianati siapa jujur
aku ga ngerti" kata satria
" apa kamu tidak punya rasa bersalah
kenapa kamu bisa setengah ini"kata putri
"kenapa aku harus merasa bersalah"kata satria
"dasar tidak punya hati" kata putri
"justru aku melakukan ini karna aku
punya hati"kata satria
"kalau kamu punya hati ga mungkin
kamu mencium aku sementara kamu
__ADS_1
punya istri"kata putri
Satria tertawa karna dia baru menyadari
apa maksud putri
"berhenti kamu mentertawa kan aku" kata putri
"dengar aku baik - baik ya" kata satria
"apa" kata putri
"kamu tenang dulu"kata satria
"ok"kata putri
Putri duduk di samping satria menunggu
apa yang ingin satria kata kan
"cepet kata kan"kata putri
"sebenar nya aku belum menikah
dan aku tidak punya istri"kata satria
"ke bohongan apa lagi yang ingin
kamu kata kan"kata putri
"harus dengan cara apa aku
mengata kan nya agar kamu percaya
kalau aku belum punya istri"kata satria
"aku ga akan pernah percaya sama
kamu sebelum kamu mengata kan
sejujur nya" kata putri
"tapi ke nyataan nya aku belum punya
istri"kata satria
"terserah lah" kata putri
"kamu tanya jeni karna jeni tau semua
nya" kata satria
"iya emang seharus nya aku bertanya
pada jeni dan aku akan tau kebenaran
nya" kata putri
"baik aku akan menelpon jeni dan kamu
tanya kan pada nya" kata satria
satria mengambil hp nya dan langsung
menelpon jeni
untuk membukti kan semua nya
__ADS_1
😊😊😊😊😊
Trimakasih