Cinta Putri

Cinta Putri
38


__ADS_3

... Satria jalan menuju kamar mandi dan...


mengetuk pintu kamar mandi


satria sangat mengkhawatir kan putri


kenapa putri seperti ini padahal mereka


cuma berciuman tidak melakukan


hal yang lebih


"Putri buka pintu nya"kata satria


Tak ada Jawaban dari dalam kamar mandi


Satria semakin mengkhawatir kan putri


apa lagi tangisan putri semakin terdengar


jelas


Satria mencoba membuka pintu


kamar mandi itu dan ternyata putri tak


mengunci nya satria jalan di mendekati


putri yang sedang duduk di lantai


sambil menangis


Satria jongkok dan langsung memeluk


putri


"maafin aku"kata satria


"lepas" kata putri


putri tidak mau di sentuh oleh satria


karna putri semakin merasa bersalah


pada jeni


"sudah kamu jangan menangis lagi


ada apa"kata satria


"aku akan mengundur kan diri dari


perusahaan kamu"kata putri


"kenapa kamu harus mengudur kan diri


maaf kan aku kalau aku sudah tidak


sopan dan lancang"kata satria


putri semakin menangis karena dia


Bener - benar mereka sudah


mengkhianati sahabat nya


"sudah aku ga mau melihat kamu

__ADS_1


menangis sudah cukup dulu aku yang


membuat kamu menangis dan membuat


luka di hati kamu"kata satria


"aku sudah menghianati sahabat aku


aku jahat" kata putri


"kamu menghianati siapa"tanya satria


karna satria tidak mengerti dengan


perkataan putri


"apa yang kamu maksud itu yoga" kata satria


putri menjawab dengan mengeleng kan


kepala


itu membuat satria semakin tak mengerti


siapa yang putri maksud dengan


semua ini


"sebaik nya kita ngobrol di sana "kata satria


"aku ga mau" kata putri


"kalau terlalu lama di sini nanti kamu


masuk angin" kata satria


Putri masih dengan pendirian nya


tapi satria terus memaksa Nya


Satria mengendong paksa putri


karna satria tidak mau putri sakit


Satria meletak kan putri duduk di sofa


"cerita kan pada ku ada apa dengan kamu


kamu sudah menghianati siapa jujur


aku ga ngerti" kata satria


" apa kamu tidak punya rasa bersalah


kenapa kamu bisa setengah ini"kata putri


"kenapa aku harus merasa bersalah"kata satria


"dasar tidak punya hati" kata putri


"justru aku melakukan ini karna aku


punya hati"kata satria


"kalau kamu punya hati ga mungkin


kamu mencium aku sementara kamu

__ADS_1


punya istri"kata putri


Satria tertawa karna dia baru menyadari


apa maksud putri


"berhenti kamu mentertawa kan aku" kata putri


"dengar aku baik - baik ya" kata satria


"apa" kata putri


"kamu tenang dulu"kata satria


"ok"kata putri


Putri duduk di samping satria menunggu


apa yang ingin satria kata kan


"cepet kata kan"kata putri


"sebenar nya aku belum menikah


dan aku tidak punya istri"kata satria


"ke bohongan apa lagi yang ingin


kamu kata kan"kata putri


"harus dengan cara apa aku


mengata kan nya agar kamu percaya


kalau aku belum punya istri"kata satria


"aku ga akan pernah percaya sama


kamu sebelum kamu mengata kan


sejujur nya" kata putri


"tapi ke nyataan nya aku belum punya


istri"kata satria


"terserah lah" kata putri


"kamu tanya jeni karna jeni tau semua


nya" kata satria


"iya emang seharus nya aku bertanya


pada jeni dan aku akan tau kebenaran


nya" kata putri


"baik aku akan menelpon jeni dan kamu


tanya kan pada nya" kata satria


satria mengambil hp nya dan langsung


menelpon jeni


untuk membukti kan semua nya

__ADS_1


😊😊😊😊😊


Trimakasih


__ADS_2