
"kenapa ga di makan makanan nya
apa ga enak" tanya satria
"enak kok cuma aku belum lapar ajj" jawab putri
"kamu harus banyak makan biar kamu
bisa cepat pulih" kata satria
"iya" jawab putri
meski jawaban yang putri jawab iya
tapi dia tetap ajj cuma mengaduk - ngaduk
makanan nya
Satria berinisiatif untuk menyuapi
putri makan dia mengambil sendok
dari tangan putri
lalu mulai menyuapi putri
"aku bisa sendiri" kata putri
"kalau kamu bisa sendiri ga mungkin
kamu cuma mengaduk - ngaduk
makanan nya" kata satria
Satria memaksa putri makan
meski awal nya putri menolak nya
tapi lama - lama putri mau juga
karna satria terus memaksa putri
"udah ah kenyang" kata putri
" kamu harus menghabis kan nya"kata satria
"ga mau" kata putri
" kalau ga habis kita ga pulang" kata satria
"ihk maksa " kata putri
"aku gini biar kamu sembuh" kata satria
"iya aku habis kan tapi biar aku sendiri ajj"
kata putri
"aku akan tetap nyuapin kamu" kata satria
putri cemberut karna dia sudah tidak
bisa menolak satria lagi
meski pun dia sangat malas makan
karna satria terus menyuapi nya
akhir nya makanan yang ada di piring
__ADS_1
habis
"abis deh" kata satria
"puas kan" kata putri
"sangat puas" jawab satria
"nyebelin" kata putri
"maaf ya sayang "kata satria
Satria membelai rambut putri
"minum obat nya ya" kata satria
"kanapa ga di rumah ajj" kata putri
"kalau kita nunggu minum obat nya di
rumah ke lamaan" kata satria
satria memberi kan obat pada putri
lalu putri meminum nya
*
*
*
*
Dalam beberapa hari akhir nya putri
kurang lancar tak seperti waktu dulu tapi
ini sebuah ke majuan yang sangat cepat
"aku seneng akhir nya kamu bisa
jalan lagi " kata jeni
waktu mereka sedang ngobrol berdua
di taman belakang
"ya aku juga seneng "kata putri
"put" panggil jeni
"ya " jawab putri
"kata nya kalau kamu sudah bisa jalan
kamu akan pulang ya" kata jeni
"iya aku kangen rumah" kata putri
"itu arti nya kamu ga akan tinggal
di sini lagi" kata jeni
"mungkin karna aku mau tinggal
sama mereka lagi" kata putri
jeni terlihat sangat kecewa dengan
__ADS_1
ke putusan putri
"kalau kamu pulang gimana dengan
pekerjaan kamu di sini" tanya jeni
"aku akan risen dan aku kan cari kerja
lagi di sana" jawab putri
"gimana dengan satria"tanya jeni
"gimana apa nya" putri balik tanya
"gimana satria tampa kamu" kata jeni
"Selama ini dia bisa kok tampa aku
jadi kalau aku pulang dia pun pasti
bisa tampa aku" kata putri
"kamu salah put , selama ini hidup
Satria sangat hancur tampa kamu
dan setelah kamu kembali satria
baru bisa kembali hidup normal" kata jeni
putri cuma diam mendengar perkataan
jeni karna dia bingung harus bicara apa
dan berbuat apa
dia sendiri merasa bimbang harus
berbuat apa
"put pikir kan lagi baik - baik
untuk saat ini fioritas utama ku
adalah kebahagiaan kalian berdua"
kata jeni
"jangan seperti itu kamu harus
memikir kan ke bahagian kamu
sendiri" kata putri
"ke bahagian aku adalah melihat
kalian berdua bahagia" kata jeni
"jen jangan seperti itu , kamu dan
yoga harus bersama" kata putri
"sudah lah jangan bahas yoga lagi
aku sudah ga mikirin dia" kata jeni
😊😊😊😊😊
Trimakasih
__ADS_1