
Setelah agak lama baru jeni mengangkat
telpon dari satria
"dari mana sih lama amat" kata satria
"ada apa sih malam - malam gini nelpon
aku kurang kerjaan amat"kata jeni
"ada yang mau ngomong nih"kata satria
"vc ajj lah biar jelas liat muka kalian"kata jeni
Satria merubah panggilan jadi vc
dan akhir nya jeni dan putri bisa
melihat wajah masing - masing
"hai sayang lagi apa" kata jeni
"lagi diem ajj , jen aku minta maaf ya" kata
putri
"minta maaf untuk apa"kata jeni
"aku jadi sekamar dengan satria
maaf ya tapi kita ga berbuat macam -
macam kok"kata putri
jeni malah tertawa mendengar perkataan
putri
"kata satria ada yang mau kamu Tanyain
ada apa" kata jeni
"iya" kata putri
"apaan kaya nya penting" kata jeni
"sangat penting tapi sebelum nya aku mau
minta maaf sama kamu"Kata putri
"jangan dulu minta maaf, soal nya kan
aku ga tau apa yang mau kamu tanyain
sama aku" kata jeni
"Satria ngaku sama aku kalau dia belum
menikah dan dia nyuruh aku menanya
__ADS_1
kan semua nya sama kamu , sementara
aku sudah tau kalau kalian susah
menikah dan baru saja aku sudah
mengecawa kan kamu ,aku udah jahat
aku sudah menghianati kamu
maaf kan aku , harap kamu ga marah
dan mau maafin aku" kata putri
Putri berbicara sambil menangis
dan dia minta maaf dengan bersunguh -
sungguh pada jeni
"jadi selama ini kamu menganggap aku
dan satria sudah menikah"kata jeni
"iya "jawab putri
"itu sangat mustahil put aku dan satria
ga kan pernah menikah"kata jeni
"sudah lah kamu jangan bicara seperti
"aku dan satria tidak pernah menikah
dan itu tidak akan pernah putri
jadi selama ini kamu sudah salah
paham pada kami"kata jeni
"aku ga ngerti , bagi mana mungkin
kalian tinggal satu rumah tapi
kalian tidak menikah dan dengan
kedekatan kalian , aku bisa liat dengan
sangat jelas"kata putri
"sat kamu harus jelasin semua sama
Putri , sekarang aku ngantuk baget
tapi yang pasti aku belum menikah"kata
jeni
tak lama jeni memati kan sambung
__ADS_1
telpon nya karna dia berpikir ini tugas
Satria untuk melurus kan ke salah
pahaman diantara satria dan putri
"pantas ajj selama ini kamu selalu
membicara kan masalah istri
ternyata kamu sudah salah paham
dengan ke dekat aku dan jeni"kata satria
"bagai mana mungkin aku salah paham
aku denger dan liat sendiri waktu kalian
ngobrol, kamu bilang kalau kamu ga
kerja bagai mana aku bisa memberi
istri aku makan lalu kamu
memeluk jeni"kata putri
"itu emang bener kan kalau aku ga
kerja aku ga kan bisa memberi
istri aku makan dan masalah aku
meluk jeni itu karna jeni adik aku
wajar kan seorang kakak memeluk
adik nya" kata satria
"adik "kata putri
"iya jeni adik kandung aku"kata satria
"bagai mana mungkin , jeni itu anak
tunggu dia ga punya sodara aku tau
dia dari kecil"kata putri
"sini kita duduk aku akan jelasin semua
nya sama kamu agar kamu ga salah
paham lagi"kata satria
Satria mulai cerita pada putri tentang
persaudaraan nya dengan jeni
😊😊😊😊😊
__ADS_1
Trimakasih