
ADELIA NAFISA
Gadis cantik umur 22 tahun yang berprofesi sebagai guru bahasa arab di salah satu sekolah swasta (MTs) yang berada tidak jauh dari rumah nya. Dia adalah seorang gadis yang periang, dan penurut kepada orang tua nya.
IRZA PUTRA DIRGANTARA
seorang pengusaha yang sukses di usia muda, dengan mengembang kan usaha milik keluarga nya sendiri, dan bahkan usaha tersebut sudah banyak cabang di berbagai tempat. dia seorang yang hangat (kadang juga dingin sih), dan sangat menghargai wanita.
...****************...
kring... kring...
bel sekolah berbunyi pertanda berakhir nya jam pelajaran disekolah, seorang guru dengan kecantikan alami yang selalu mengajar dengan keikhlasan sehingga di sukai oleh murid² nya.
"Hasnan, anha altullab aldarsi syukron laka wanarokum ghadan (baiklah anak² pelajaran sudah selesai terimakasih dan sampai jumpa esok hari)" ucap sang guru
"istadzatun jayida (baik bu)" jawab mereka (murid) serempak yang dibalas senyum oleh sang guru
setelah jam pulang sekolah semua siswa pulang kerumah masing², begitu pun dengan sang guru yang selalu pulang tepat waktu walaupun tidak ada kegiatan di rumah nya
__ADS_1
Dirumah
"assalamu'alaikum" salam adel
"wa'alaikum salam" jawab vani (ibu)
"udah pulang sayang? gimana ngajar nya hari ini?" tanya nya lagi, sebenar nya itu hal yang tidak terlalu penting untuk di tanyakan, hanya saja demi menjaga keharmonisan keluarga nya, keluarga itu selalu bertegur sapa walau hanya menanyakan kabar
"alhamdulillah bu, anak² udah banyak yang faham bahasa arab nya,bahkan ada yang udah lincah berbicara dengan bahasa arab yahh walaupun masih agak belepotan" jawab nya sambil terkekeh sembari berjalan menuju sofa ruang tamu bersama sang ibu
"kamu ada² aja, masa belepotan kayak anak kecil makan aja" jawab sang ibu sambil terkekeh dan mereka berdua tertawa bersama .
"bapak tadi keluar buat ngusahain pinjaman duit ke temen nya karena kan bapak harus segera melunasi hutang nya ke bank, kalo nggak pabrik padi yang di bangun bapak bisa² tutup sayang" jawab sang ibu sedih
adel sedih mendenar penuturan ibu nya, pasal nya bapak nya pernah meminjam uang ke bank sebesar 50.000.000.00 untuk membangun sebuah usaha, dan usaha nya itu adalah membangun sebuah pabrik penggiling padi. bukan tanpa alasan bapak memilih mendirikan usaha itu, salah satu nya karena itu adalah keahlian yang dimiliki pak abas dan itu juga yang penghasilan nya lumayan besar, karena mereka tinggal di desa yang mayoritas penduduk nya adalah petani. dan jika bapak tidak bisa membayar hutang nya ke bank kemungkinan pabrik yang sudah dibangun oleh bapak akan di tutup dan dijual untuk melunasi hutang itu, maka dari itu bapak mecari pinjaman ke teman nya yang mungkin bisa meberi pinjaman.
"maaf ya buk, adel ga bisa bantu" sambil menunduk & matanya berkaca kaca
"sayang jangan begitu, bapak dan ibu melakukan ini karena keinginan kami sendiri, jadi jangan pernah salahkan dirimu atas apa yang menimpa kita ya sayang"
__ADS_1
"tapi bu, bapak ga akan pinjam uang ke bank kalo bukan karena kami bertiga"
ya dia memiliki 2 saudara, kakak laki² nya bernama roni dan adik nya perempuan bernama meli
"sayang setiap orang tua mengingin kan anak nya bahagia, dan itu juga yang bapak dan ibu lakukan untuk kalian, jadi jangan sedih dan jangan pernah menyalah kan diri kamu sendiri oke"
"iya bu" jawabnya sambil memeluk sang ibu
**jangan lupa mampir juga ke cerita author yang lain ya
mengagumi mu dalam diam ku
cinta?
its real love
love is a magical thing**
__ADS_1