
karena menurut dona ia hanya lah butiran debu jika harus di sanding kan dengan gavin yang kelihatan nya saja pasti ia adalah orang dengan kelas sosial yang tinggi.
begitupun dengan gavin, ia terus berperang dengan fikiran nya sendiri karena ia tidak bisa melupakan dona, setiap ia berusaha memejam kan mata maka bayangan wajah dona selalu saja terlintas dan itu membuat gavin frustasi, ia mengacak dan menjambak rambut nya sendiri dan berusaha memejamkan mata kembali dan akhir nya berhasil ia telah terlelap ke alam mimpi nya begitu pun dengan dona
dilain tempat
setelah sampai dari jalan² kedua nya langsung mandi setelah nya melaksanakan shalat maghrib dan isya kedua nya kini bersiap untuk tidur
"mas" adel memulai pembicaraan
dan irza senang karena akhir nya istri nya mulai berani menegur nya duluan
"ya, kenapa sayang?" jawab nya lembut
"ga papa kan, kalo temen² aku main ke rumah kita?" tanya adel menunduk karena memang ia melupakan untuk izin terlebih dahulu kepada suami nya tadi
irza yang mengerti langsung membelai puncak kepala istri nya "apapun yang membuat kamu bahagia sayang" jawab irza sembari tersenyum
dan adel langsung berhambur memeluk irza dengan sayang.
setelah itu kedua nya berbaring "good night sayang" ucap adel malu² dan langsung membenam kan kepala nya di dada bidang suami nya
dan irza pun senang karena mendapat ucapan itu dari istri nya,
"night to honey" dan mereka langsung terlelap dengan posisi saling berpelukan
...****************...
keesokan hari nya
"mas sarapan nya udah siap" ucap adel kepada suami nya
dan irza yang mendengar teriakan sang istri pun langsung keluar kamar menuju dapur dengan pakaian formal nya, yaa dia akan masuk kantor hari ini.
__ADS_1
dan terlihat istri nya sudah menunggu nya di meja makan.
setelah selesai sarapan kedua nya berjalan menuju pintu keluar dan irza pamit kepada istri nya
"aku berangkat kerja ya sayang, kamu baik² di rumah" manat irza
"iya mas, semangat kerja nya" ucap nya sembari mencium punggung tangan sang suami
dan saat mobil suami nya tidak terlihat lagi karena semakin menjauh, ia pun masuk ke rumah kembali dan langsung mandi sambil menunggu kedua sahabat nya untuk datang berkunjung. semalam ia telah menghubungi kedua sahabat nya dan kedua nya telah berjanji akan datang hari ini.
mereka berdua izin untuk tidak bekerja hanya untuk mengunjungi sahabat mereka
"assalamu'alaikum"
"wa'alaikum salam" jawab adel
ia langsung berjalan ke pintu depan dengan wajah berseri dan dengan pakaian syar'i nya tentunya,
ia tau bahwa yang salam tadi pasti adalah kedua sahabat nya
yaa mereka akan seperti ini jika tidak ada orang lain selain mereka bertiga, tapi jika ada orang lain mereka tidak akan menunjukan sifat asli mereka, jaga image katanya😁
mereka mengobrol tanpa henti dan sesekali tertawa terbahak² entah apa penyebab nya
...****************...
di kantor
irza kini sudah berada di ruangan nya ia langsung menghubungi asisten nya gavin untuk segera ke ruangan nya.
dan saat gavin sudah ada diruangan nya
irza melihat raut wajah gavin tidak seperti biasa nya
__ADS_1
"kamu menapa?" tanya irza
"saya ngga kenapa² pak" ucap gavin
"kamu tinggal pilih hukuman apa yang pantas untuk kamu" ucap irza
irza sangat tidak suka jika sepupu nya itu menyebut nya dengan sebutan formal meskipun ini di kantor, dan gavin menyadari itu
"gue ga papa" ucap gavin
"kalau kamu tidak enak badan, silahkan pulang dan istirahat"
"gue emang lagi ga enak badan tapi gue rasa gue masih sanggup kok, paling nanti istirahat sebentar di ruangan gue bakal sembuh" ucap gavin
"ya udah sana ke ruangan kamu" seru irza dan langsung di ikuti oleh gavin
sebenar nya irza memanggil gavin ke ruangan nya adalah untuk mengurus segala persiapan surprise nya untuk sang istri, tapi melihat raut wajah gavin ia tau bahwa gavin punya masalah dan ia memutus kan untuk menghubungi orang kepercayaan nya yang lain.
16.00
gavin kembali kerumah nya dengan menenteng paper bag di tangan nya.
"assalamu'alaikum"
saat memasuki rumah ternyata rumah nya sangat sepi dan ia langsung menuju kamar nya karena ia yakin istri nya ada di kamar.
saat memasuki kamar
"assalamu'alaikum" ucap irza
"wa'alaikum salam mas, udah pulang? kok aku ga denger ya tadi" jawab adel sambil menyalami tangan suami nya, ia melihat suami nya menenteng sebuah paper bag di tangan nya "itu apa mas?" tanya adel
irza baru ingat saat istri nya bertanya, ia langsung memberikan paper bag itu
__ADS_1
"pakai lah ini, karena malam ini kita akan berkencan" ucap irza dan ia langsung memasuki kamar mandi.