Cinta Sang Muslimah

Cinta Sang Muslimah
20


__ADS_3

"mungkin iya, mungkin juga bukan" ucap irza "dan sekarang jangan rusak moment kita dan memikir kan orang lain" lanjut irza sambil merangkul bahu istri nya


dan mereka kembali jalan² melewati lantai² demi lantai di mall dan akhir nya mereka memutus kan untuk pulang ke rumah.


sedangkan dona dan novi yang berada di luar mall dan dona yang masih kefikiran dengan gavin yang seakan menghindari nya di taman tadi tidak menyadari bahwa tadi ia bertemu dengan adel.


dan saat akan jalan pulang kedua nya berhenti oleh suara seseorang


"tunggu!" ucap seorang wanita


mereka langsung berbalik


"adel" ucap mereka tak percaya.


yaa saat tadi irza dan adel memutus kan untuk pulang mereka langsung keluar dari mall dan menuju parkiran dan saat akan memasuki mobil ia kembali melihat wanita yang tadi dilihat nya saat di dalam mall, yang tidak lain adalah dona dan novi teman adel saat MTs dan keduanya juga sudah melanggar perjanjian yang pernah mereka buat sendiri

__ADS_1


walaupun mereka berdua sudah melanggar perjanjian itu, namun mereka berdua tau bahwa adel tidak mungkin membenci mereka, begitu pun dengan mereka yang tidak akan bisa melupa kan sosok adel dalam hidup mereka.


saat melihat bahwa yang menghentikan mereka adalah adel mereka langsung berlari dan berhambur ke pelukan adel. lama mereka berpelukan hingga mereka tersadar oleh deheman seseorang


"ehem"


adel yang menyadari suami nya langsung ia perkenal kan dengan kedua sahabat nya


"mas perkenal kan ini novi dan ini dona" ucap adel


namun fikiran itu langsung di tepis irza


"aku irza, suami dari adelia" ucap irza merangkul pundak adel dijawab senyuman oleh kedua nya


novi dan dona yang melihat itu pun merasa iri pada adel, pasal nya adel tak pernah pacaran sekali pin dan langsung menikah dengan pria kaya, tampan, dan juga mapan seperti irza ini.

__ADS_1


namun rasa iri itu hanya sebatas rasa cemburu akan keberuntungan adel, tidak ada niat untuk merebut atau apapun itu


Dan karena tidak mau suami nya menunggu, akhir nya adel meminta teman nya untuk berkunjung saja di rumah nya


"maaf ya nov, don aku ga bisa lama² karena mas irza mau pulang, kapan² kalian main aja kerumah ya" ucapnya "ini kartu nama mas irza kalian nanti ke alamat itu aja oke" lanjut nya seraya menyerah kan kartu nama itu


"iya del, makasih kita pasti main kok kesana" novi


"bahagia terus ya del" ucap dona dan ketiga nya pun kembali berpelukan


setelah itu mereka bertiga berpisah karena adel pulang bersama suami nya, sedangkan novi dan dona juga pulang ke kontrakan masing². aneh memang mengapa dona dan novi tidak sati kontrakan saja, karena kan mereka memang bersahabat dan lagi mereka juga bekerja di tempat yang sama. dan alasan kedua nya adalah karena tidak mau sampai ribut dan mengganggu ketenangan masing²


...****************...


malam hari nya gavin yang sibuk berperang dengan pemikiran nya sendiri, begitupun dengan dona. keduanya sama² mengingin kan untuk memiliki namun menurut dona tidak mungkin jika ia bersanding dengan gavin

__ADS_1


^^^ ^^^


__ADS_2