Cinta Sang Muslimah

Cinta Sang Muslimah
11


__ADS_3

"iya, dan ini akan menjadi pengalaman berharga buat aku karena dari dulu aku ga pernah mau makan di se. barang tempat karena aku sangat tidak yakin akan kehigienisan makanan pinggiran seperti ini, tapi hari ini aku baru sadar bahwa makanan² pinggiran itu enak seperti yang kamu bilang" ucap irza sambil tersenyum ke arah istri nya


dan setelah mereka selesai memakan bakso nya, kini mereka kembali kerumah, sebelum itu mereka sudah membayar terlebih dahulu ke penjual bakso nya dengan uang lebih dan memberikan kembalian nya untuk penjual.


...****************...


Dibandara


seorang pria berbadan tegap tengah berjalan dengan gagah nya menuju sebuah taksi yang sudah di pesan oleh orang kepercayaan nya.


dan saat sudah mendekati taksi itu tiba tiba ada seorang wanita dengan balutan pakaian muslimah walaupun belum syar'i yang melekat di tubuh nya yang juga menuju taksi itu karena berfikir bahwa taksi itu masih kosong. dan saat si wanita sampai di taksi itu, ia langsung membuka pintu taksi dan hendak masuk namun berhenti karena suara seseorang menghentikan nya


"maaf, tapi saya sudah memesan taksi ini" ucap gavin, yaa gavin dia adalah sepupu sekaligus asisten irza yang baru pulang dari luar kota karena urusan bisnis, dan rencana nya ia akan langsung mengunjungi sepupu nya si pengantin baru


mendengar suara yang menghentikan nya dona langsung berbalik, dan melihat seorang pria dengan postur tubuh yang tinggi dengan pakaian formal yang melekat pas di tubuh nya

__ADS_1


"maaf, saya fikir taksi ini masih kosong" ucap nya seraya mundur dan menjauhi taksi itu


"tidak apa, saya mengerti" ucap nya "maaf, tapi apa nona buru-buru?" tanya nya


"Dona, saya dona dan saya memang buru-buru karena saya tadi izin dari pekerjaan saya untuk mengantar orang tua saya ke bandara" ucap dona


"oh begitu, baiklah nona dona perkenal kan nama saya gavin" seraya menjulur kan tangan dan di jawab tangkupan tangan di depan dada oleh dona pertanda ia tidak mau bersentuhan dengan laki² itu, dan gavin yang mengerti langsung menurun kan tangan nya


"maaf, saya tidak bermaksud untuk... " ucap gavin


"baiklah, kalau begitu panggil saya gavin saja, tidak perlu panggil pak" dan dibalas senyum oleh dona "baiklah, karena kamu buru² silahkan kamu pakai saja taksi ini, saya tidak masalah" ucak gavin kembali


dan dona yang mendengar itu pun tidak menyia nyia kan kesempatan, karena memang ia harus segera sampai kembali di kafe karena ia pasti sudah di tunggu oleh teman² nya, dan juga waktu izin nya hanya 30 menit dan itu akan segera berakhir


"bapak ehh..kamu serius?" tanya dona memastikan

__ADS_1


"tentu" jawab gavin pasti


"terima kasih atas kemurahan hati bapak, saya permisi, assalamu'alaikum" ucap nya langsung menaiki taksi tersebut


"cantik" ucap gavin setelah taksi yang di tumpangi dona pergi, dan setelah itu gavin menghentikan taksi lain nya dan bergegas menuju ke rumah sepupu nya


...****************...


Dirumah irza


kedua nya kini telah sampai dirumah setelah berbelanja keperluan mereka, irza langsung masuk dan duduk di ruang tamu dan adel menuju dapur untuk menyusun barang belanjaan nya di kulkas, saat sedang asik mebuka media sosial nya irza di kejutkan dengan bel rumah nya yang berbunyi tampa henti. saat akan beranjak untuk membuka pintu


"biar ku aja mas yang buka" ucap adel dan dijawab anggukan oleh irza


adel segera membuka pintu dan melihat ada seorang pria dengan tubuh tegap nya sedang berdiri dan tersenyum ke arah nya

__ADS_1


"maaf, cari siapa?" tanya adel


__ADS_2