Cinta Sang Muslimah

Cinta Sang Muslimah
44


__ADS_3

dona langsung mengangkat wajah nya untuk melihat wajah dokter wanita yang ada di depan nya ini, ia ingin memastikan ucapan sang dokter


"maksud dokter saya hamil?" tanya dona memastikan dan di jawab anggukan oleh sang dokter


"iya ibu hamil dan usia kandungan ibu sekarang sudah jalan 4 minggu, dan di usia kandungan ibu saat ini masih rentan untuk mengalami keguguran. jadi, bapak harus memastikan keselamatan istri dan calon bayi bapak" ucap dokter menjawab sekaligus memberi nasehat kepada gavin dan dona


setelah mendengar pernyataan dokter itu gavin merasa sangat bahagia, karena sebentar lagi hanya kurang lebih 8 bulan lagi akan ada buah hati nya akan menemani hari nya bersama sang istri.


dona pun tak dapat membendung air mata nya, ia menangis di pelukan suami nya, bukan tangisan sedih melain kan sebuah tangis yang melambangkan kebahagiaan.


setelah itu kedua nya pamit kepada sang dokter dan kembali menuju ruang rawat adel. disana hanya ada adel, irza dan novi karena orang tua serta mertua adel sudah pamit pulang duluan untuk beristirahat.


saat masuk keruang rawat adel, novi yang khawatir akan keadaan sahabat nya karena wajah nya masih saja terlihat pucat pun bertanya


"gimana, apa kata dokter kamu baik² aja kan?" tanya novi

__ADS_1


dona pun tersenyum dengan perhatian novi kepada nya begitu pun dengan yang lain, memang di antara persahabatan mereka bertiga novi adalah sosok yang sangat perhatian dan pengertian terhadap mereka.


"aku gak papa kok, aku malah punya kabar bahagia buat kalian semua" jawab dona


mereka semua terlihat antusias untuk mendengar kan kabar gembira itu, tapi adel sudah bisa menebak akan kabar yang akan di sampai kan dona. karena ia yakin bahwa kini sahabat nya itu sedang hamil namun ia tak berani mengatakan dugaan nya tadi karena takut kalau dugaan nya ternyata salah dan malah akan membuat dona menjadi sedih


"kabar apa?" tanya novi


"aku hamil, dan usia nya sudah berjalan 4 minggu" jawab dona sambil tersenyum dan mengelus perut nya yang masih rata


"alhamdulillah, ini benar² kabar bahagia. selamat ya don sebentar lagi kamu juga akan menjadi seorang ibu. dan aku juga sangat bahagia karena akan segera mendapat kan 2 keponakan dari dua sahabat terbaik ku" ucap novi melirik adel dan dibalas senyuman oleh semua orang yang berada di ruang tersebut


...****************...


dirumah rizky

__ADS_1


setelah pulang dari rumah sakit kedua nya kini memasuki kamar hotel mereka dan langsung membersih kan diri masing². setelah selesai membersih kan diri kini kedua nya duduk di sofa yang tak jauh dari ranjang, kedua nya kini duduk sambil diam, belum ada yang berani memulai pembicaraan karena masih ada rasa canggung pada kedua nya


"kamu belum mau tidur?" tanya rizky memecah keheningan


"belum mas, belum ngantuk" jawab naomi


"emm... boleh aku bicara?" tanya rizky basa basi dam di jawab anggukan oleh naomi


rizky menarik nafas dan menghembus kan nya perlahan


"maaf, sampai saat ini aku belum mencintai mu; tapi aku harap kamu mau berusaha untuk mebuat aku mencintai mu dan aku juga akan berusaha membuka hati ku buat kamu" ucap rizky pelan karena ia tak mau sampai menyakiti hati naomi


"aku ngerti kok mas, aku janji aku ga akan pernah nyerah buat dapetin hati kamu, dan aku janji ga bakal ninggalin kamu dalam kondisi apapun" balas naomi


sebenar nya naomi memang sudah mencintai eizky dari dulu, setelah memdengar bahwa orang tua nya menjodoh kan nya dengan rizky ia sangat bahagia. namun setelah tau bahwa rizky terpaksa menikahi nya ia merasa sedih, dan ia berjanji bahwa ia akan mencoba segala upaya agar rizky yang kini telah menjadi suami nya dapat mencintai nya layK nya suami pada istri nya

__ADS_1


__ADS_2