Cinta Sang Muslimah

Cinta Sang Muslimah
24


__ADS_3

"aku juga mencintai mu" jawab dona masih menunduk


"tapi aku takut, aku takut untuk mencintai mu" ucap dona


"mungkin kau bisa menerima ku apa ada nya, tapi bagaimana dengan orang tua mu? aku hanya lah orang desa yang memiliki kelas soasial jauh dari kata atas bahkan menengah pun aku belum tentu bisa menggapai nya, aku hanya lah gadis desa dengan kelas bawah, aku bahkan tk punya sesuatu untuk aku bangga kan di depan keluarga mu, aku hanya lulusan sma bukan sarjana selerti kebanyakan wanita yang mendekati mu, aku benar² jauh dari kata itu" jawab nya sambil terisak


"aku sebatang kara" ucap gavin


"aku tidak mempunyai siapa² di dunia ini selain om, tante dan sepupu ku" lanjut nya

__ADS_1


seraya membuang muka, ia tak ingin orang melihat kesedihan nya sekalipun itu adalah orang yang di cintai nya sendiri


"bertahun tahun aku hidup dengan keluarga dirgantara, mereka tidak pernah mengajar kan aku dan sepupu ku untuk melihat seseorang berdasar kan kasta ataupun kelas sosial nya, itu yang membuat ku bangga dengan mereka. mereka juga tidak pernah membedakan kasih sayang antara aku dan anak kandung mereka. mereka telah menganggap ku sebagai anak mereka sendiri saat kedua orang tua ku tiada karena kecelakaan itu" ia menarik nafas dalam untuk menetralisir kesedihan nya


"mereka bahkan menyekolah kan ku di dunia bisnis, mereka menbeli kembali perusahaan keluarga ku yang di jual papa karena terancam bangkrut waktu itu. dan mereka melaku kan itu semua tanpa pamrih, mereka benar² malaikat untuk ku"


gavin menetes kan air mata nya karena ia tak sanggup lagi untuk menahan kesdihan yang selama ini disimpan nya


dan mungkin itu juga menjadi alasan kenapa gavin sangat menyayangi keluarga dirgantara. dan ia lebih memilih untuk menjadi asisten irza dari pada menjadi ceo di perusahaan nya sendiri, karena ia ingin membalas jasa atas kebaikan keluarga dirgantara selama ini kepada nya.

__ADS_1


walaupun pak rehan dan ibu risa meminta nya untuk mulai mengurus perusahaan nya sendiri tapi ia tetap menolak secara halus, ia ingin tetap menjadi asisten irza, hingga saat nya nanti ia menemukan tambatn hati dan menikah, baru lah ia akan mulai mengurus perusahaan keluarga nya untuk menafkahi anak dan istri nya kelak.


selama ini perusahaan keluarga nya tetap ia urusi namun dengan mempercayakan kepada tangan kanan nya di perusahaan keluarga nya tersebut


mendengar perkataan gavin hati dona terenyuh, ia selama ini melihat sosok gavin adalah seorang yang kuat dan hangat, namun siapa sangka itu semua ia tunjukan untuk menutupi kesedihan nya atas apa yang menimpa keluarga nya.


gavin mengusap air mata nya dan melihat kearah dona


"di usia ku yang sekarang, sudah bukan waktu nya lagi untuk bercanda soal perasaan, aku ingin menjalin hubungan yang halal dan itu pun jika kau mau menerima ku" ucap gavin dengan memandang intens ke arah dona seolah menunggu jawaban atas pertanya an nya.

__ADS_1


"aku mau menikah dengan mu GAVIN PUTRA ADITAMA" jawab nya dengan senyum yang menghiasi wajah nya


__ADS_2