Cinta Sang Muslimah

Cinta Sang Muslimah
23


__ADS_3

gavin ingin sekali memeluk dona saat ini, ia tak sanggup melihat orang yang sangat ia cintai menangis. ia bahkan bertambah bingung dengan pernyataan maaf dari dona


"bersalah? kau tidak salah apa²" ucap gavin


'aku lah yang bersalah karena telah jatuh cinta padamu yang sudah di miliki orang lain'batin nya


"kenapa kau menghindari ku waktu di taman?" tanya dona sambil mengangkat kepala nya menatap manik hitam yang ada di depan nya


gavin bingung harus menjawab apa, kalau pun ia jujur dengan perasaan nya yang sebenar nya terhadap dona itu percuma, karena akan bertepuk sebelah tangan. batin nya


"sudah lah jangan fikir kan itu, kamu tidak bersalah" ucap gavin "kita baru kenal beberapa hari yang lalu, dan saya tidak merasa kalau kamu berbuat salah sama saya, waktu itu saya pergi karena memang ada urusan penting" lanjut nya


gavin bersiap untuk kembali melajukan mobil nya tanpa ingin mendengar perkataan dona selanjut nya, karena ia berfikir tidak baik bagi nya berduaan dengan istri orang di jalanan dan sudah malam seperti ini

__ADS_1


gavin mengantar kan dona sampai tepat di depan kontrakan dona, saat dona turun ia juga ikut turun dan melihat kontrakan yang lampunya di matikan dan sepi


"mengapa sepi sekali? dimana suami mu?" tanya gavin tanpa menatap dona


"suami?" tanya dona balik, ia tidak mengerti dengan pertanyaan gavin


"ia" jawab nya sembari melihat ke arah dona "waktu di taman aku melihat mubersama anak mu, lalu apakah mungkin kau mempunyai anak tapi tak punya suami? dan lagi kau titip kan dimana anak mu kalau kau kerja" tanya gavin penasaran


dona mulai mengerti kemana arah pembicaraan gavin


gavin membelalakan mata tidak percaya bagaimana mungkin dona seorang single sedangkan jelas² ia melihat dona bersama anak kecil waktu di taman dan anak itu memanggil nya bunda. dan di berfikir mungkin single yang dimaksud dona adalah single parent


"maaf aku tidak bermaksud mencampuri rumah tangga mu, lalu Dimana putri mu? tanya gavin

__ADS_1


dan dona yang mengerti akan kesalah fahaman gavin pun menjelas kan dengan rinci dan detail


dan mendengar penuturan dari dona gavin tersenyum karena itu artinya ia masih punya kesempatan untuk mendapat kan dona fikir gavin


gavin langsung menghadap dona memandang manik mata dona dalam


"aku mencintai mu" ucap gavin dengan lantang tanpa keraguan sedikit pun


dona yang mendengar penuturan gavin menjadi terpaku, tubuh nya terasa kaku. ia menatap mata kevin mencari kebenaran atas ucapan gavin dan ia melihat itu dengan jelas, ia melihat ketulusan yang terpancara dari mata gavin


ia langsung meninduk tak sanggup untuk menatap mata gavin, karena semakin lama ia menatap mata gavin maka rasa cinta nya akan semakin bertambah dan ia tak sanggup menahan detak jantung nya yang berdetak dengan kencang saat ia menatap mata itu


"aku.. aku.. " ia tak tau harus menjawab apa, di satu sisi ia senang karena ternyata cinta nya tak bertepuk sebelah tangan. namun di sisi lain ia tidak mau berharap lebih kepada gavin karena takut akan sakit hati.

__ADS_1


mungkin gavin bisa menerima nya, tapi bagaimana dengan keluarga nya? fikir dona


"aku tidak akan memaksa mu" gavin menghela nafas "aku lega akhir nya aku bisa menyatakan perasaan ku pada mu, walaupun mungkin akan menanggung kecewa karena ternyata kau mencintai laki² lain. itu hak mu, kamu berhak mencintai siapa saja begitu pun dengan aku, aku akan tetap mencintai mu sampai kapan pun" ucap gavin


__ADS_2