Cinta Sang Muslimah

Cinta Sang Muslimah
12


__ADS_3

"kapan kau sampai?" tanya irza


"aku baru saja sampai dan langsung kesini


untuk mengunjungi pengantin baru" ucap gavin sambil tersenyum


irza yang menyadari senyum berbeda di wajah sepupu nya itu pun bertanya


"kau kenapa senyum² seperti itu?" tanya irza


"aku jatuh cinta" jawab gavin sambil sedikit melamun karena membayang kan wajah dona


yaa gavin telah jatuh cinta kepada dona gadis yang ia temui di bandara tadi

__ADS_1


"kau jatuh cinta? siapa wanita yang dengan berani nya menghancurkan tembok yang selama ini sudah kau bangun?" tanya irza


irza tau bajwa sepupunya itu sudah menutup hati karena pernah di tinggal menikah oleh pujaan hati nya, walaupun gavin sudah merelakan mantan nya itu menikah dengan yang lain. tapi hati gavin tak bisa berbohong, ia masih sangat mencintai mantan kekasih nya itu.


"dia sama seperti kakak ipar, dia cantik dan menggunakan hijab walaupun belum syar'i seperti kakak ipar" ucap gavin "aku bertemu dengan nya di bandara" lanjut gavin


"wah luar biasa,itu artinya kau juga jatuh cinta pada pandangan pertama?" tanya irza dan dijawab anggukan kepala serta senyum yang tak pernah pudar dari bibir gavin


"lalu dimana wanita itu? aku ingin melihat nya dan mengicap kan terima kasih karena telah membukan kembali tembok yang selama ini sudah di bangun dengan kokoh oleh seorang GAVIN PUTRA ADITAMA" ucap irza


"nama nya dona, aku bertemu dengan nya saat dia akan menaiki taksi yang sudah aku pesan, walaupun akhir nya aku memberikan taksi itu untuk nya" ucap gavin " tapi aku tidak tau rumah nya dan tempat kerja nya" lanjut gavin dengan nada kecewa


"jika allah sudah berkehendak untuk kalian berjodoh, maka kalian pasti akan bertemu kembali" ucap seseorang dari arah dapur yang tak lain adalah amel

__ADS_1


yaa amel tadi sudah selesai dengan pekerjaan nya dan berniat untuk ke kamar, dan tak sengaja ia mendengar perbincangan suami dan adik ipra nya tentang percintaan gavin dan ia putuskan untuk nimbrung dengan percakapan kedua nya.


"sayang, pekerjaan mu sudah selesai?" tanya irza kepada adel yang dijawab senyuman tulus oleh adel


sebenar nya irza terkejut saat mendengar istri nya ikut berbicara karena itu artinya istri nya itu mendengar semua percakapan antara dirinya dan gavin, namun saat melihat senyum adel yang seakan tidak menyirat kan sedikitpun kekecewaan akhir nya irza mengerti dan berfikir bahwa mungkin adel hanya mendengar saat dirinya dan gavin membahas percintaan gavin saja


"setiap manusia yang lahir ke dunia ini sudah memiliki janji nya masing², baik itu atas rezeki, jodoh dan maut nya" ucap adel dan langsung duduk di samping suami nya


"allah tau apa yang baik dan tidak untuk hambanya, dan jika memang kamu berjodoh dengan wanita itu kamu pasti akan bertemu kembali dengan nya, tapi jika kau tak berjodoh dengan nya maka percayalah allah telah menyiap kan jodoh yang terbaik untuk mu" lanjut adel


dan irza yang mendengar penuturan dari sang istri pun tersenyum senang dan bersyukur karena mendapat kan istri yang dewasa pemikiran nya dan mampu menasehati orang lain.


dan mereka beriga mengobrol dengan asik di ruang tamu setelah lama mengobrol gavin izin untuk pulang

__ADS_1


__ADS_2