Cinta Sang Muslimah

Cinta Sang Muslimah
43


__ADS_3

setelah itu novi langsung berjalan kembali ke kantin, saat sampai di kantin ia langsung memesan es teh manis. setelah selesai meminum teh tersebut, ia langsung kembali ke ruang rawat adel karena ingin melihat anak nya adel yang juga merupakan keponakan nya.


saat ini novi sudah bergabung bersama yang lain untuk melihat anak adel dan irza.


disana ia melihat kebahagiaan yang jelas terpancara dari wajah mereka semua, begitrpula dengan novi yang juga merasakan kebahagiaan kala melihat sahabat nya bahagia


"sayang, apa kalian suda menyiap kan nama untuk putra kalian?" tanya risa (ibu irza)


"sudah ma, nama nya ridwan, ridwan putra dirgantara" ucap irza


mereka semua pun tersenyum senang mendengar nama anak irza.


dan kini novi mendekat ke arah adel,


"selamat ya del, kamu sekarang sudah sempurna sebagai seorang wanita. dan keluarga kamu juga sudah lengkap dengan kehadiran baby kalian, aku benar² bahagia melihat kebahagiaan kamu, dan semoga kebahagiaan akan terus melingkupi keluarga kalian" ucap novi dan di amin kan oleh semua yang ada di ruangan itu


"dan aku juga berdo'a semoga suatu saat nanti kamu mendapat kan jodoh yang terbaik" ucap adel

__ADS_1


"aamiin, do'a kan saja" balas novi


tidak lama setelah itu, dona merasa kan mual dan ia segera berlari menuju toilet yang ada di ruang rawat adel itu. ia memuntah kan semua isi perut nya disana


gavin yang mendengar istri nya muntah, langsung ikut masuk untuk memastikan keadaan istri nya itu.


dan saat ia masuk kedalam ia melihat wajah istri nya yang terlihat sangat pucat, karena kelelahan.


"sayang, kamu kenapa?" ucap gavin panik


"ga papa kok mas, mungkin masuk angin aja, mas ga usah khawatir gitu" jawab dona


"yaudah ayo keluar aku bantu" tawar gavin


mereka langsung keluar dari toilet dan gavin meminta izin kepada semua nya untuk mengantar kan istri nya ke dokter. dan dijawab anggukan oleh semua orang karena mereka kasihan melihat wajah dona yang terlihat pucat


diruang dokter

__ADS_1


saat sampai di ruang dokter dan mengatakan hal yang terjadi kepada istri nya. dokter langsung meminta dona untuk berbaring


dokter langsung memeriksa keadaan dona, setelah memeriksa keadaan dona dokter itu pun duduk kembali di meja nya berhadapan dengan gavin dan istri nya


"bagaimana dok, istri saya kenapa? tidak ada hal yang serius kan" ucap gavin serius


"justru ini sangat serius pak" ucap dokter


gavin dan dona yang mendengar dokter mengatakan bahwa ini hal yang serius, langsung berasumsi bahwa mungkin saja dona mengidap penyakit berat. dona terlihat menundukan kepala nya karena tak sanggup untuk mendengar pernyataan dokter selanjut nya. gavin yang melihat istri nya ketakutan segera menggenggam tangan istri nya seolah memberi kan kekuatan kepada istri nya itu.


sebenar nya gavin juga berfikiran yang sama seperti dona, namun ia mencoba menyembunyikan ketakutan nya itu agar istri nya tenang dan tidak berfikir yang aneh².


gavin memberanikan bertanya


"serius seperti apa yang dokter maksud?" tanya gavin


dokter itu tersenyum

__ADS_1


"istri bapak hamil dan usia kandungan nya sudah 3 minggu jadi bapak harus menjaga dan menjamin kesehatan istri bapak" ucap dokter


__ADS_2