Cinta Sejati Sampai Mati

Cinta Sejati Sampai Mati
Bab 43 Roh terakhir.


__ADS_3

"Baiklah, Bu Susan, silahkan anda bercerita." ucap Kirana kepada roh, kemudian Kirana pun mendengarkan cerita roh itu lalu Kirana berkata.


"Malam itu ibu Susan bekerja seperti biasa membersihkan rumah majikan nya tapi hari itu nyonya nya pergi keluar luar kota untuk sebuah perjalanan bisnis jadi tuan nya mengundang selingkuhan nya kerumah, dan Ibu Susan tidak sengaja melihat mereka bermesraan didalam kamar, tuan nya menyadari hal itu dan segera memberikan pelajaran kepada Ibu Susan tapi ibu Susan berusaha melawan sampai akhir nya tuan nya yang kalap kemudian mencekik nya sampai tew*as" ucap Kirana dan cerita itu membuat semua orang sangat terkejut.


"Lalu dimana sekarang mayat ibu ku?" tanya Anita.


"Pria itu membuang may*at ibumu di jalan, kemudian beberapa orang menemukan mayat itu lalu membawa nya ke rumah sakit dan mayat itu sekarang masih ada dirumah sakit." sahut Kirana.


"Ayo! kita kerumah sakit sekarang" ucap Bibi Sarah, dan semua orang pun segera pergi ke rumah sakit dan atas petunjuk Kirana kemudian may*at ibu Susan pun di temukan dan pelakunya juga di berikan hukuman yang setimpal.


Roh terakhir pun masuk kedalam Liontin Kirana dan Liontin nya mengeluarkan cahaya putih terang saat di pemakaman ibu Susan, Max melihat hal itu dan dia segera bertanya.


"Apakah misi mu selesai?" tanya Max sambil melihat kearah Kirana kemudian Kirana berlari ke mobil Max dan Max pun membawa Kirana menuju ke rumah nya.


Hari itu juga Nilam buru-buru mau pergi kerumah keluarga Romanov dan karna dia buru-buru berlari dia pun tidak sengaja tertabrak mobil Neyreen, kemudian dengan panik Neyreen menghentikan mobil nya dan bersama Anggel, Neyreen pun mendatangi Nilam kemudian bertanya.


"Aku minta maaf, aku dan istri ku sedang buru-buru" ucap Neyreen.


"Tidak apa-apa, karna saya juga berlari tanpa melihat-lihat dan tidak sadar kalau saya berada ditengah jalan" sahut Nilam.


"Kami akan antar kan Anda kerumah sakit" pinta Anggel.


"Saya tidak punya waktu untuk pergi kerumah sakit, karna saya harus buru-buru pergi ke suatu tempat." sahut Nilam sambil berdiri dan berjalan pincang.


"Kalau begitu izinkan kami untuk mengantar kan Anda ketempat tujuan" pinta Neyreen.


"Saya ingin pergi kerumah keluarga Romanov, apakah bisa saya minta tolong diantarkan ketempat itu?" sahut Nilam.


"Akan kami antar kan." sahut Anggel, kemudian mereka semua pun masuk kedalam mobil Neyreen dan menuju kerumah keluarga Romanov.


Mobil Neyreen dan mobil Max datang bersamaan dan ketika Kirana turun dari mobil nya kemudian Nilam melihat Liontin Kirana mengeluarkan cahaya lalu dia berkata.


"Kamu berhasil, ayah dan ibumu bisa rainkarnasi." ucap Nilam kagum.

__ADS_1


Mereka semua pun berlari kedalam rumah untuk memanggil Erlin kemudian Erlin dan Vivian pun keluar, Kirana kegirangan berkata sambil menunjukan Liontin nya kepada Erlin.


"Paman! aku berhasil." ucap nya, Erlin pun menyentuh liontin itu kemudian bertanya kepada Nilam.


"Sekarang apa yang harus dilakukan Kirana?"


"Kita cari saja tempat yang tersembunyi kemudian lemparkan liontin itu ketanah dan setahuku portal akan terbuka, memang aku tidak pernah menyelesaikan misi ku tapi ayo kita coba." sambil dengan sedih Nilam memegang Liontin nya yang hanya berisi 8 roh saja"


"Ayo kita pergi kebelakang rumah" ucap Erlin sambil berjalan dan diikuti oleh semua orang, sampai nya di taman belakang kemudian Nilam berkata.


"Kirana, coba lemparkan liontin mu ketanah kemudian kita lihat apa yang akan terjadi" perintah Nilam dengan ekspresi wajah yang tidak sabar karna rasa penasaran nya sangat tinggi.


Kirana pun melihat kearah Erlin dan Erlin juga mengangguk, Kirana pun melepaskan liontin itu dari lehernya kemudian melemparkan nya ketanah dan secara ajaib muncullah portal yang menuju ketempat yang terlihat sangat menakjubkan, dipenuhi oleh taman bunga yang sangat indah yang di dunia nyata tidak pernah mereka lihat, kemudian dari balik portal dari atas langit datang lah seseorang yang bertubuh seperti manusia, dia berpakaian putih seperti pakaian kerajaan tapi dia bersayap putih dan juga terlihat sangat tampan.


"Nama ku adalah Riyun, dan aku berasal dari bangsa Zikna." ucap nya dengan ramah.


"Bangsa Zikna?" tanya Kirana heran.


"Bangsa Zikna adalah orang yang terpilih untuk menjaga kolam air mata bulan, dan aku adalah penjaga kolam itu." ucap Riyun sambil tangan nya menunjuk kearah sebuah kolam yang tidak terlalu besar tapi memiliki air yang sangat jernih.


"Portal itu terbuka karna kalian menggunakan kunci bulan sabit dan siapa pun yang berhasil menyelesaikan misi maka berhak mendapatkan air mata bulan dengan berbagai tujuan" sahut Riyun.


"Aku ingin membuat ayah dan ibuku rainkarnasi." sahut Kirana sambil menangis.


"Dengan meminum air mata bulan maka keinginan mu bisa terkabul, jadi dirahim mana kamu akan meletakan calon ayah dan ibumu?" tanya Riyun sambil melirik kearah Anggel dan Vivian.


"Serahkan Lica kepada ku." pinta Anggel kepada Kirana, kemudian Kirana melirik kearah Neyreen dan Neyreen pun mengangguk.


"Kalau begitu silahkan minum air mata bulan sambil memikirkan seperti apa bayi yang ingin kamu lahirkan dan sebutkan nama orang yang ingin kamu lahirkan" sahut Riyun sambil tangan nya menunjuk kearah kolam itu, tanpa ragu Anggel pun berjalan maju kearah kolam kemudian memasukan tangan nya kedalam kolam itu lalu dengan tangan nya dia pun meminum air itu dan hanya sekali meminum Riyun langsung berkata.


"Bayi itu akan hidup dalam perut mu jadi mulailah kamu menjaga nya dengan baik" ucap Riyun, dengan bahagia Anggel memegang perut nya karna selama ini dia belum pernah hamil dan dia sangat menginginkan kehadiran seorang bayi, dengan senyuman bahagia dia pun datang ke depan Neyreen kemudian memeluk Neyreen, Anggel lalu berkata.


"Aku akan menjadi seorang ibu" ucap nya sambil menangis karna dia sangat bahagia, Neyreen pun membalas pelukan Anggel sambil berkata.

__ADS_1


"Selamat untuk mu sayang"


"Izinkan aku yang melahirkan Rafael" ucap Vivian sambil melihat ke wajah Erlin yang sejak tadi hanya terdiam membeku karna dia merasa sangat takjub dengan situasi itu.


"Sebaik nya lakukan segera sebelum portal nya tertutup" ucap Riyun sambil tersenyum manis, tanpa menunggu jawaban Erlin, Vivian pun segera berlari kemudian dia juga langsung meminum Air kolam itu lalu dia keluar dari portal itu dan langsung mendekati Erlin sambil berkata.


"Maaf, aku karna sudah melakukan nya sebelum mendapatkan izin dari mu." ucap Vivian sedikit takut.


"Terima kasih sayang" sahut Erlin sambil memeluk Vivian.


"Nilam, kamu sudah memiliki beberapa tetes roh, apakah kamu mau menukar roh mu dengan satu nyawa untuk rainkarnasi?" tanya Riyun kepada Nilam yang terlihat sedang menangis sambil memegang liontin nya.


"Apakah aku bisa membawa ayah atau ibuku untuk rainkarnasi" tanya Nilam bersemangat.


"Siapkan rahim kemudian kamu putuskan siapa yang akan lahir, ingatlah kamu hanya punya satu pilihan yaitu ayah atau ibumu saja" sahut Riyun sopan.


"Rahim ku, aku akan melahirkan ibuku" sahut Nilam.


"Tapi kamu belum menikah, apa pandangan masyarakat kepada mu jika kamu hamil tanpa suami? harus kamu ketahui semua rahim akan berhasil terisi janin ketika meminum air mata bulan" ucap Riyun memperingatkan.


"Aku tidak perduli pandangan masyarakat karna aku ingin ibuku kembali" sahut nya yakin.


"Berikan Liontin mu kepada ku kemudian minum lah" ucap Riyun sambil mengulurkan tangan nya kemudian Nilam pun menyerahkan liontin nya kepada Riyun lalu minum Air itu juga.


"Ingat lah Nilam, kamu sekarang sudah hamil dan bagaimana pun caramu untuk menggugurkan bayimu tidak akan berhasil karna bayi akan lahir mengikuti waktu normal yang dihitung sejak hari ini" ucap Riyun.


"Terima kasih" sahut Nilam sambil berjalan keluar dari portal itu.


"Selamat kepada kalian" ucap Riyun dan portal pun perlahan menutup dengan pandangan mata Riyun kearah Kirana sambil tersenyum sampai portal itu lenyap.


*****


Kelahiran Rafael dan Lica terjadi sesuai jadwal dan kedua bayi itu diberi nama sesuai nama awal mereka dan mereka pun di jodohkan sejak bayi.

__ADS_1


Kirana dan Max juga menikah, perjuangan Kirana pun berakhir dan berhasil karna ayah dan ibunya sudah berada didepan nya meski sekarang baru belajar merangkak tapi dia tahu itulah ayah dan ibu nya.


__ADS_2