Cinta Terhalang Dinding Pesantren

Cinta Terhalang Dinding Pesantren
Kembali lagi


__ADS_3

Setelah acara Khitbah Vanesa dan Raditya. Mereka berniat untuk berangkat lagi ke pesantren, Karna mereka ingin tidak terlalu buru-buru menikah sebelum memantapkan hati masing-masing.


Mereka berangkat secara terpisah, mereka bertemu dahulu sekali setelah Acara khitbah seminggu yang lalu. Gea di antarkan oleh kedua orang tuanya, dan akan memberitahu Syaikhuna di pesantren bahwa ia telah bertunangan bersama Raditya. Begitu pula kepada semua teman-teman Gea di Asrama.


Entah akan berapa lama ia menjalin tunangan bersama Raditya . Gea belum tau pasti, soalnya ia masih ingin memperdalam ilmu agamnya terlebih dahulu. Karna ia ingin menjadi istri yang solehah untuk calon suaminya nanti.


Sembilir angin menerpa wajah Gea setelah ia menurunkan sedikit kaca mobil nya. Cuaca hari ini sangat cerah, Sehingga tidak menghambat perjalanan nya ke pesantren.


Gea sudah merindukan semua teman-teman nya. Karna sudah satu bulan ia belum masuk setelah hari libur paska imtihan usai.


Mobil berhenti di pelataran supermarket lantaran Gea ingin membeli sesuatu dahulu untuk ia bawa ke pesantren. Gea turun bersama kedua orang tuanya, dan berlalu masuk ke sebuah supermarket yang berada di pinggir jalan yang mereka lewati.


Gea membawa troli ke sebuah makanan ringan, ia ingat semua temannya jarang sekali jajan. Oleh sebab itu ia ingin membelikan makanan yang belum pernah mereka makan.


" Yang banyak sayang belinya, supaya cukup untuk semua teman kamu" Tutur bunda.


"Ia bun, soalnya Gea ingin semua teman Gea kebagi Rata" Ucap Gea menimpali.


Bunda dan Gea melanjutkan kembali belanja ke tempat minuman botol dan juga sayuran. Gea belanja banyak sekali hari ini. Ia ingin masak nasi liwet nanti bersama teman-teman nya. Sekaligus syukuran atas pertunangan nya dirinya dan juga Adit.


Daging, sayur , Camilan dan juga coklat Gea sudah membelinya. Belanjaan nya cukup banyak hingga Gea mengambil troli baru untuk ia isi dengan belanjaan nya.


Setelah dirasa semua yang ia inginkan telah di beli. Gea dan bunda membawa troli tersebut ke kasir.


"Ayah mana bun?" Gea baru menyadari bahwa ayah nya tidak menemaninya berbelanja.


"Ayah di food court sayang, mungkin lagi meminum kopi" Tutur bunda.


"Ouh kirain kemana. Kita langsung berangkat lagi aja ya bun. Takut kesorean sampainya."

__ADS_1


"Iya sayang, bunda ngabarin ayah dulu." Bunda mengambil ponsel nya dan menghubungi ayah.


Bunda telah selesai membayar belanjaan nya. Gea dan bunda menuju mobil sambil membawa sebagian belanjaan karna sebagian lagi nya di bawa oleh pegawai supermarket.


Belanjaan ti taruh di bagasi. mereka langsung melanjutkan perjalanan setelah ayah kembali dari Food court.


Gea menyandarkan punggungnya pada kursi mobil. Ia merasa lelah karna berkeliling di supermarket tadi. Banyak sekali belanjaan yang ia beli. Semoga semua temannya suka.


"Astagfirulloh"! Gea teringat sesuatu bahwa ia belum memberi kabar pada Adit. Gea segera mencari ponsel di dalam tas nya. Ada 2 panggilan tak terjawab dari Raditya. Gea segera menghubungi nomer Adit.


"Assalamualaikum"Ucap Elsa.


"Waalaikum salam, kenapa gak di angkat telepon aku tadi?" Tanya Adit.


"Maaf Hape aku di silent .jadi gak tau kamu nelpon, terus tadi aku baru selesai berbelanja". tutur Gea.


"Sudah melewati kota, tinggal 1 jam lagi. Kamu sudah sampai mana?~Gea


"Aku sudah sampai loh ini. soalnya pake motor"~Adit


"Alhamdulilah kalo sudah sampai mah. sama siapa? "~Gea


"Sendiri, soalnya motornya mau di taruh sini buat di pake santri."~Adit


"Habiby Qolby. Aku akhiri dulu teleponnya ya, kak Rois panggil aku . Assalamualaikum."~Adit.


Deg!


Rasanya pipi Gea terasa panas saat Adit memanggilnya Habibi Qolbi. Bahkan ia sampai lupa belum menjawab salam dari Adit. Saat Gea tersadar panggilan telah terputus. Dan Elsa menyimpan kembali handphone kedalam tasnya.

__ADS_1


**


13.23


Gea baru saja sampai di pesantren. Untung nya tadi mereka sempat solat Dzuhur dahulu di jalan. Ayah dan bunda sedang mengobrol bersama pak kyai . Sedangkan Gea sudah berada di Asramanya. Semua temannya begitu bahagia saat Gea membagiakan camilan buat mereka. Meskipun bagi Gea itu hal yang sederhana tapi bagi teman teman nya itu sangat istimewa.


Gea pun memberitahu kak kiki bahwa ia bermaksud ingin memasak nasi liwet bersama teman nya. Kak kiki menyetujuinya dan langsung membagi santriah supaya dapat kerjaan masing-masing.


Para Santriah sedang menyiapkan bahan masakan dan juga bumbu untuk memasak nasi liwet. Gea sudah memberitahu semua temannya kalo ia sudah bertunangan bersama Adit. Tentunya semua temannya tidak percaya sebelumnya. Tapi setelah Gea memperlihatkan cincin di jari manisnya semua temannya jadi percaya.


Rencana nya Mereka akan memasak nasi liwet, ayam panggang. Dan juga sate. Untung nya Gea membeli bahan makanan yang banyak sehingga semua akan kebagi Rata.


Alhamdulilah juga sekarang lagi libur mengaji. Karna guru mereka sedang ada keperluan di luar pesantren.


Gea berpamitan dahulu untuk menemui orang tuanya dan juga pak kyai. Ternyata Bunda dan ayah sudah mau pulang karna ada kepentingan lain. Ayah berpamitan pada pak kyai dan juga Gea.


**


Gea merasa bahagia melihat semua temannya bahagia. mereka saling bercanda satu sama lain. Kebahagiaan seperti inilah yang ia Rindukan. Kembali lagi bersama Teman temannya.


Gea ikut memasak meski sebenarnya ia tak sepandai yang lain. Tapi Gea juga ingin bisa dalam hal memasak.


Nasi liwet, ayam panggang, dan juga sate sudah hampir matang. Mereka sedang menyiapkan alas untuk nasi nya , alas dari daun pisang yang sudah di layukan di atas api kemudian di taruh di atas wadah.


Nasi liwet sudang matang sempurna, begitu pun dengan lauk nasinya. Aroma sedap dari nasi liwet tercium sangat menggoda. Apalagi harum daun salam dan juga rempah lainnya.


Mereka tak sabar untuk segera menyantap nasi liwet tersebut. Semua santiah langsung menyantap nasi liwet setelah wadah mereka yang beralas daun pisan terisi rata oleh makanan. Makanan yang sungguh lezat sekali.


Mereka menikmati makanan Tersebut di iringin dengan Canda tawa.

__ADS_1


__ADS_2