Cinta Terhalang Dinding Pesantren

Cinta Terhalang Dinding Pesantren
Aula


__ADS_3

Hari pertama pelaksanaan perlombaan pun dimulai semua santri dan santriah pun sudah berkumpul di Aula, Sebuah hijab penghalang antara santri dan santriah pun berada di tengah-tengah mereka.


Tentu saja mereka sangat gugup bagaimana tidak.


mereka di tes hapalannya di depan semua santri, Malu sekali jika mereka lupa hapalan atau sebagainya. dan ini juga untuk pertama kalinya bagi Ghea. tidak seperti kegugupan Ghea saat ingin melaksanakan ujian, juga tidak seperti gugup waktu ingin menerima surat kelulusan, ini lebih dari itu kegugupan Ghea pun berubah derastis saat satu persatu santri di panggil untuk maju kedepan untuk di tes hapalannya dan tentunya di tonton oleh semua orang.


Semua santriah berbeda-beda dalam segi talarannya. yang kelasan bawah yaitu ibtida kemudian jurumiah di lanjut dengan imriti dan yang paling akhir adalah Alfiah kelasan paling senior di pesantren.


Kelasan ibtida telah selesai dalam talarannya di lanjut dengan kelasan Jurumiah, satu persatu santriah di panggil secara acak dan membuat semua orang semakin gugup saja.


"Ghea silahkan maju kedepan" ucap salah satu pengurus yang menjadi juri di perlombaan.


Ghea pun maju kedepan dan kemudian ia di persilahkan duduk, Gea pun memulai talarannya sesuai perintah dari juri. Cukup lantang dan jelas dengan semua semangat dan usaha Gea selama ini ia ingin sekali membuat orang tuanya bangga.


Setelah talarannya selesai Ghea pun duduk kembali ke tempat semula. Ghea sungguh tak sanggup untuk mengangkat matanya kedepan karna ia takut melihat mata seseorang yang sulit sekali ia lupakan.


***


Semua santriah telah selesai talarannya. Di lanjutkan untuk nanti malam ke talarannya selanjutnya. karna masih banyak lagi pelombaan yang berlanjut dan membutuhkan waktu selama dua minggu itu.

__ADS_1


Semua santriah pun berhamburan keluar dari Aula mereka terburu-buru keluar karna mereka berada di Aula tempatnya santri laki-laki. banyak santri laki-laki yang menggoda mereka tentunya membuat mereka malu-malu. dan satu kata yangd paling mengiang ialah ketika seorang santri laki-laki berteriak mengatakan bahwa ada ungkapan cinta dari seseorang.


"Ghea kata Raditya Anna Uhibbuka Fillah"!


Deg!


Rasanya dunianya Ghea hampir saja


berhenti, selama hampir dua tahun lebih ia melupakan seseorang yang yang telah menyakitinya tiba-tiba ia di kejutkan oleh kata-kata yang membuatnya menjadi tak karuan. Padahal ia sudah berusaha untuk melupakan Adit. Dan tidak peduli dengan keberadaan Adit yang satu Pesantren dengannya.


"Ghea ayo"! tarikan tangan dari teman Ghea membuatnya terhenyak, karna beberapa saat yang lalu ia terdiam mendengar kata-kata dari seseorang yang tidak di ketahui oleh Ghea.


***


"Ghea makan siang yuk nanti setelah zduhur kita lanjutkan lagi menghafalnya" ajak teman-teman ghea. karna sekarang mereka sedang berada di Asrama.


Ghea pun hanya menganggukan kepala dan berlalu meuju ke dapur untuk mengambil jatah makan siang mereka bersama ketiga temannya.


mereka pun asyik makan dan sedikit menyelipkan candaaan di sela-sela makan mereka sehingga membuat Ghea lupa tentang hal yang membuatnya tak karuan.

__ADS_1


"Abis ini kita mandi yuk kaya nya sudah agak sepi wc nya" ajak Ghea kepada temannya.


"Ayok,aku juga gerah banget nih". kata sri teman Ghea.


Mereka pun mempersiapkan keperluannya masing-masing untuk mandi, setelah itu mereka beriringan menuju ke bawah tepat letaknya kamar mandi para santriah.


Selalu saja mereka mandi dalam durasi waktu yang cukup lama tentunya membuat mereka selalu kena teguran karna membuat para santriah yang hendak mandi jadi mengantri.


Teriakan di luar wc membuat mereka mempercepat mandinya karna mereka baru sadar ini sudah hampir setengah jam mereka mandi.


Sungguh konyol, jika mereka bersama selalu lupa waktu jika waktu yang mereka habiskan ternyata begitu lama.


Adzan dzuhur telah berkumandang semua santriah mempercepat langkahnya untuk menuju ke Madrasah setelah mereka selesai berwudhu, karna setiap kali mereka telat melaksanakan solat berjamaah maka mereka akan mendapatkan denda berupa uang.


Suasana di Madrasah begitu berisik karna semua santriah sedang menghafal satu sama lain karna nanti malam mereka akan di tes talarannya dalam perlombaan lagi.


.


.

__ADS_1


.


Mohon dukungannya ya🤗🤗


__ADS_2