
Waktu terus berlalu, sampai tak terasa jika sudah hampir satu tahun lamanya Ghea berada di pesantren. Acara akhir tahun pun sebentar lagi akan di laksanakan dengan berbagai perlombaan yang akan di adakan di pesantren.
Seperti pagi ini semua santriah tengah melaksanakan bersih-bersih di halaman pesantren, Agar telihat lebih bersih dan rapi karna tamu undangan yang akan datang ke acara akhir taun bukanlah tamu yang sembarangan.
09.13
Halaman pesantren sudah tampak bersih dan juga rapih, semua santriah sedang mengantri untuk mengambil jatah makan mereka.
Saling berebut tempat antrian tentunya hal biasa, tapi berbeda dengan hari ini karna mereka baru makan sesudah halaman pesantren benar-benar bersih.
"Mandi yuk Gea?" ajak teman-teman Gea yang beberapa saat lalu mereka telah selesai sarapan.
"Ayok, sekalian aku mau siapin keperluan mandi dulu." Gea segera beranjak dari duduknya.
Ghea dan teman-temannya pun mempersiapkan keperluan mandi masing-masing dan setelahnya mereka berjalan beriringan menuju ke tempat mandi yang jarak nya lumayan karna harus menuruni beberpa anak tangga yang lumayan banyak.
seperti biasa tidak selalu acara mandi dalam keadaan tentram pastinya mereka selalu main-main air dulu sambil mencuci baju, saling tertawa bersama bercerita dan juga bercanda. sungguh sempurna kebahagian yang mereka rasakan. kamar mandi yang luas juga bak yang lumayan besar dan panjang sehingga mereka selalu mandi bersama- sama sambil menggunakan sarung khusus untuk mandi, sehingga tidak saling telanjang badan.
"Woy ngapain aja sih kalian kita juga mau mandi" teriakan di luar kamar mandi terdengar begitu nyaring sehingga mmbuat ghea dan teman-temannya saling menolah dan kemudian mereka malah tertawa. ternyata sudah 1 jam lamanya mereka bercanda dan belum juga menyelesaikan mandinya.
Mereka pun buru-buru menyelesaikan mandinya karna para santruah lainnya juga sedang menunggu mereka dan sebentar lagi adzan zuhur, yang membuat mereka mandi dengan secepat-cepatnya.
***
__ADS_1
Berbeda dengan hari-hari biasanya karna sekarang acara akhir tahun yang sebentar lagi akan di laksanakan dan juga perlombaan beberapa hari lagi akan di mulai.
seusai solat berjamaah magrib di lanjutkan dengan wirid kemudian tadarus, dan setelah nya para santriah mengetes hasil talaran mereka masing-masing ke pengurus santriah.
Begitu ramai madrasah tempat para santriah menghafal sehingga membuat Ghea tersenyum, baru kali ini ia merasakan indanya hidup. melihat teman-teman nya bersungguh-sungguh untuk menghadapi perlombaan nanti yang membuat Ghea juga terasa tersemangati untuk menghapal lebih banyak dan lebih rajin lagi.
"Ayah bunda Gea janji ingin membuat kalian bahagia dan bangga terhadap Gea" gumam Gea sambil melanjutkan menghapal talarannya.
Satu demi satu para santriah mengantri untuk mengetes hasil talaran mereka, "kok gugup yah"ucap Gea pada dirinya sendiri. karna sekarang giliran nya untuk di tes hasil talaran sebelum perlombaan nanti.
***
10.30
Talaran santriah baru saja selesai, para santriah pun berhamburan keluar dari madrasah ada yang menuju kantin ada juga yang ke asrama dan langsung tidur seperti Ghea saat ini, mungkin karna terlalu lelah.
"Ghea"? ulang mia kemudian sambil mengguncangakan bahu Ghea, tak ada respon sama sekali mia pun keluar kamar dan menuju teman yang lainnya.
"Ghea nya langsung teler, gak respon waktu di bangunin," kata Mia sesaat ia telah sampai di depan temannya.
"Yah gak jadi dong kita di traktir Ghea, lupa kali yah ghea nya. Padahal udah janji Dia" Ujar Ides.
"Gak papa mungkin Gea kecapean dia kan gak terbiasa kaya kita-kita." Ujar Sri kemudian.
__ADS_1
"padahal aku laper banget, kalo aja uang ku masih ada mungkin aku bisa jajan sekarang. kasian juga teman-teman uang mereka juga udah abis belum ada kiriman dari rumah, hanya Ghea satu-satunya teman kami yang berasal dari keluarga mampu. untungnya dia baik sama kami dan selalu membuat kami berharap seperti saat ini." gumam mia sambil menghirup napas dalam-dalam.
"kita tidur aja yuk nyusul Gea. siapa tau dalam mimpi, nanti kita bisa makan sepuasnya." ajak ides yang membuat Mia dan Sri setuju.
"Loh Ghea"ucap mereka serempak saat mendapati Gea tengah duduk dan ada empat mangkuk bakso di hadapannya.
"hehe, maaf yah aku ngantuk banget tadi. barusan kebangun pas Bi Asih nganterin pesenan bakso aku, ayok makan ih jangan bengong aja kalian" Ajak Gea. Dan di angguki semangat oleh teman-temannya itu.
Mia, Ides , Sri , dan Gea pun memakan bakso yang di campur dengan nasi, biar lebih kenyang katanya.
"Makasih yah" ucap teman-taman Ghea. Di sela makan mereka.
Ghea hanya menggukan kepala sambil tersenyum.
"mana mungkin aku lupa kalo kalian udah gak punya uang teman-teman, untung tadi sempet pesen bakso ke bi asih kalo gak mungkin aku akan lupa karna ketiduran dan membuat teman-temanku kelaparan. Gumam Gea yang membuat mata nya berkaca-kaca.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Mohon dukungan nya ya semua, jangan lupa like nya🤗🤗🤗