Cinta Terhalang Dinding Pesantren

Cinta Terhalang Dinding Pesantren
Galau


__ADS_3

Masih dengan barang belanjaan yang Gea jinjing. Ia masih terus menyusuri kampung halaman Kak Kiki.. Tempatnya sih gak terlallu kampung. Tapi kenapa ya bahasa ibu pemilik warung itu sunda banget. Gak ngerti pula bahasa indonesia? pikir Gea. Ia terllau bingung dengan ibu tadi.


"Aduhh!" Gea terhenyak saat Kepalanya terbentur bola mainan yang terlempar ke arahnya.


"Maaf teh, maaf, gak sengaja" Seorang anak kecil menghampirinya dengan raut muka yang terlihat takut.


Gea mengambil bola yang berada di bawah kakiknya. Ia serahkan pada anak kecil di hadapannya itu. Anak itu Terlihat takut dan menundukan kepalanya. Jari-jari tangannya saling meremas satu sama lain.


"Iya gak papa kok, Tteh juga gak kenapa-kenapa inih. Cuma keget aja tadi" Tutur Gea. Membuat anak kecil itu mengangkat kepalanya.


"Maaf ya teh akunya nendang nya kejauhan" Ucapnya lirih .


"Iya, Teteh ngerti kok. Sana main lagi. Tuh temen kamu udah nungguin." Tunjuk Gea pada sebagian temannya yang melihat ke arah mereka.


Anak kecil itu kemudian berlari meninggalkan Gea. Dan sekali lagi ucapan maaf ia berikan pada Gea. Tak lupa dengan senyuman yang ia sunggingkan di bibirnya itu. Gea juga membalas senyuman itu.


***


"Deris jemput gih Kak Gea takutnya nyasar, udah mau hujan lagi sekarang" Suruh Kak Kiki. Ia berada di luar rumah sedang menantikan kehadiran Gea.


"Kak Gea nya kemana gituh? aku harus nyarinya kemana?" ujar Deris

__ADS_1


"Nyusurin jalanan ajah. Katanya tadi mau lihat-lihat kampung sini"


Deris mengiyakan dan segera berjalan untuk menjemput Gea. Suara gemuruh sudah saling bersahutan. Namun Deris tidak membawa payung di karnakan di rumahnya tidak ada payung. Ia berlari supaya tidak terlambat sebelum hujan turun.


"Kak Gea mana yah?" Deris masih berlari, sesekali ia melihat ke kiri dan ke kanan untuk mencari keberadaan Gea.


"Yogi kamu lihat seorang kakak-kakak yang asing gak lewat sini?" Tanya Deris menghampiri sekumpul anak seusia Deris yang sedang bermain bola di lapangan. Meskipun hujan sudah mau turun tetapi mereka main bermain bola.


Anak yang di panggil Yogi oleh Deris itu menoleh. Melihat ke arah Deris yang masih menunggu akan jawaban dari pertanyaannya.


"Yang pake kerudung dan sarung bukan?" Tanya Yogi balik. Mengingat seorang perempuan tadi yang terkena lemparan bola olehnya.


"Iya betul, kamu lihat tidak?"


Deris kembali berjalan untuk mencari Gea. Ia menyesal,seharusnya ia menemani Gea tadi. Meskipun Gea menolaknya.


Deris berharap semoga hujan tidak turun dulu sebelum Gea di temukan.


***


"Mia aku kangen Gea!" Rengek Sri. Sembari Bergelayut manja di tangan Mia.

__ADS_1


"Kamu kaya kecil deh, lepasin tangan kamu gak!" Mia berusaha melepaskan tangan Sri yang melilit di tangannya.


"Biarin atuh, aku lagi galau nih!"


"Galau itu, Gelisah Antara lanjut atau udahan! Bukan galau itu mah namanya. Kangen mah kangen aja" Serobot Ides memisahkan tangan Sri yang bergelayut di tangan Mia.


Mia segera menjauh dari samping Sri, berpindah posisi ke sebelah Ides. Sri berdecak sebal saat Mia menjauh.


"Kamu itu kaya syaiton sih. Datang tiba-tiba gituh!" Sebal Sri. Ia memanyunkan bibirnya.


Mia dan Ides berpura-pura muntah. Membuat Sri semakin kesal di buatnya.


"Jangan-jangan kalian gak kangen ya sama Gea?" Tanya Sri intens


"Aku gak kangen, cuma rindu aja" Ujar Mia."Dan Rasanya berat banget!" Sambungnya lagi.


Mia lalu pergi gitu aja setelah mengucapkan itu. Meninggalkan Sri dan Ides yang masih mematung di tempatnya itu.


"Jangan pernah kira aku tak merindukannya, aku rindu banget. Dan aku khawatir sekali saat Gea pergi dalam keadaan yang sedang tidak baik." Lirih Mia. Ia berusaha menyeka air mata yang jatuh begitu saja.


"Gara-gara kamu Mia pergi tuh!" Ides menyalahkan Sri.

__ADS_1


Sri hanya diam tanpa berkomentar apapun. Ia harus bagaimana? Rasanya serba salah deh! Ides juga ikut pergi meninggalkan Sri yang masih berdiri mematung itu. Suasana sore sepulang mengaji tak secerah biasanya.


Ia rindu hari-hari biasanya. Saat Gea ada bersamanya. Kapan Gea pulang?


__ADS_2