
Beberapa menit berlalu, Mommy Zayn dan Emely sudah sampai di Mansion Alcantara, karena Emely terlalu lelap, Mommy Zayn memilih untuk menyuruh bodyguard nya menggendong Emely dan membawa nya ke kamar tamu.
"Mom.. sudah pulang? " Tanya Daddy sambil mengecup kening Mommy Zayn.
"Yes Dad, aku membawa seorang gadis pulang, "Ucap Mommy Zayn.
Daddy hanya mengerutkan kening nya dan melihat ke arah kamar tamu.
" Siapa mom? "Tanya Daddy Zayn.
" Sebentar lagi Daddy akan tahu, mommy sangat lelah Dad, bolehkah kita duduk? "Ucap Mommy Zayn bernada manja.
Ya saat di perjalanan tadi, Mommy Zayn mengirim pesan, kalau Emely di bawa ke Mansion Alcantara, memang Zayn belum membalas nya, tapi Mommy nya yakin sebentar lagi Zayn akan mengunjungi Mansion nya, beberapa saat berlalu, Emely masih tertidur lelap, dan Zayn sudah berada di depan Mansion nya.
"Mom.. Momm, " Panggil Zayn
__ADS_1
Mendengar panggilan putra kedua nya, membuat Daddy nya menatap Mommy nya, karena sudah lama sekali anak nya itu tidak pulang, sementara Mommy Zayn hanya tersenyum.
"Zayn, Wah.. kau pulang Sayang? " Ucap Mommy Zayn sambil tersenyum menatap putra nya.
"Dimana dia Mom? " Tanya Zayn datar, dan tampa basa basi.
Daddy hanya menatap, tanpa mau ikut campur urusan anak dan ibu tersebut, tapi Daddy nya bisa menangkap bahwa gadis yang di bawa istri nya tadi, pasti ada hubungan nya dengan Zayn.
"Duduk dulu sayang, sudah lama sekali kau tidak duduk disini, " Ucap Mommy Zayn sambil menepuk sofa di sebelah nya.
"Jika gadis itu tidak disini, kau pasti tidak akan melihat orang tua mu yang sudah tua ini, " Sindir Daddy Zayn.
"Come on Dad", Ucap Zayn datar.
Beberapa menit berlalu dengan obrolan keluarga tersebut, ya Mommy Zayn menceritakan semua yang dia lihat, dan Mommy nya juga sudah bercerita jika dia sudah memasukkan Bobby ke kantor polisi, Mommy nya juga bilang, Emely menangis dan sangat ketakutan.
__ADS_1
" Mommy bisa merasakan, bagaimana takut nya dia, dia gadis yang sangat baik, " Ucap Mommy nya dengan raut wajah Sedih.
Zayn yang mendengar semua cerita dari Mommy nya pun, mengepalkan tangan nya, ya dia tidak suka orang yang di cintainya disakiti.
"Kita bisa menghancurkan keluarga pacar nya itu, dan meminta Bastian Marino untuk menikahkan anak nya dan putra kita, " Ucap Daddy nya.
"Tidak semudah itu Dad, kali ini aku bukan hanya suka atau nafsu semata, kali ini aku benar-benar jatuh cinta Dad, " Ucap Zayn dengan lantang.
Mendengar perkataan Zayn membuat Daddy nya tertawa tanpa henti, dan tertawa Daddy nya membuat Zayn dan Mommy nya bingung, akhirnya Daddy menghentikan tawa nya dan mengambil nafas panjang.
"Untuk kali pertama, Putra kesayangan mu bilang jika dia jatuh cinta Mom, maka bantulah dia supaya tidak patah hati, dan beri tahu pada nya, jangan lamban, " Ucap Daddy sambil berlalu dari ruangan tersebut menuju lift.
"Kau dengar Zayn, jangan lamban, jika dia belum mencintai mu, tak masalah, yang penting kau harus mengikatnya dulu.
Mendengar perkataan Mommy nya, Zayn hanya diam, dia berpikir, apa benar, kali ini dia lamban?
__ADS_1
***