
Zayn dan Emely pun menjalani hari-hari mereka dengan bahagia dan penuh kasih sayang, Emely juga semakin lama semakin jatuh hati dengan suami nya tersebut.
Zayn sangat lah memperhatikan dan menyayangi nya seperti ratu, apapun keinginan Emely selalu di penuhi oleh Zayn, apapun itu jika memang dia bisa mengabul kan nya.
Seperti Saat ini, Emely meminta untuk di temani ke kampus, untung nya suami nya sedang tidak sibuk bekerja, jadi bisa meluangkan waktu nya untuk istri nya tersebut.
Sesudah selesai dengan urusan kampus nya, Emely menghampiri suami nya di parkiran Mobil,.
"Sudah beres? " Ucap Zayn lembut.
"Sudah kak, habis ini kita kemana? " Tanya Emely.
"Sesuai kemauan mu saja sayang, " Ucap Zayn sambil mencium punggung tangan istri nya.
Emely pun tersenyum dan membalas mencium tangan Zayn,Zayn pun menjalan kan mobil nya, dan Mereka tidak tahu akan berjalan kemana.
"Sayang, apa kau tidak ingin menemui ayah mu? " Tanya Zayn lembut.
Emely pun menggeleng kan kepala nya, tanda bahwa dia sangat takut bertemu dengan ayah nya.
"Aku belum punya nyali kak, nanti kalau aku sudah bernyali aku akan meminta kakak menemani ku, " Jawab Emely lembut.
__ADS_1
Zayn pun menganggukkan kepala nya dan fokus menyetir entah sampai mana mereka akan berhenti karena mereka pun tidak tahu tujuan mereka.
*
*
Sementara di rumah Ayah Emely, terlihat mama tiri nya dan Ayah nya sedang berdebat prihal masalah keuangan, mama tiri Emely marah karena keuangan nya di jatahi oleh ayah Emely sekarang.
mereka pun ribut besar dan ayah Emely memilih untuk meninggalkan Lidya di rumah dulu.
"Kau tahu Em, aku akan menghancurkan mu, " Ucap nya sambil menekan nomor seseorang.
"Kau tahu Em, aku akan membunuh mu!, " Ucap Lidya sambil tertawa menyeringai.
*
Keesokan hari nya, Zayn izin ke kantor dan meninggalkan Emely sendirian di Mansion.
"Kakak, boleh tidak nanti siang aku berjalan-jalan ke Mall, aku merasa bosan kak, " Ucap Emely membujuk suami nya.
Zayn pun menganggukkan kepala nya dan tersenyum manis.
__ADS_1
"bawalah salah satu bodyguard untuk menjaga mu, agar kau aman sayang, " Ucap Zayn lembut.
Emely pun menganggukkan kepala nya lalu, mencium punggung tangan Zayn, Zayn pun berlalu meninggalkan Mansion mereka.
Emely yang tidak tahu kenapa akhir-akhir ini dia selalu ingin keluar terus pun, segera berdandan dan memakai baju nya lalu berangkat ke mall, ada perasaan sangat senang di hati nya.
Emely terus menyusuri Mall dengan di dampingi satu bodyguard perempuan dan satu bodyguard lelaki.
dia terus berjalan dan berbelanja, tanpa mereka sadari, ada salah seorang yang dari tadi mengikuti mereka .
Selesai berbelanja dan makan, Emely pun mengajak bodyguard nya pulang , sesampainya di lobby, Emely berjalan bersama bodyguard wanita ke arah parkir, karena bodyguard pria nya sedang izin ke toilet. Di saat Emely berjalan tiba-tiba ada mobil yang melaju sangat kencang.
BrUuukkkkk
Emely dan bodyguard nya terpental karena tabrakan mobil tersebut, Bodyguard pria yang sudah selesai pun melihat plat nomor polisi yang menabrak dan langsung menghubungi ambulance.
Dia pun berlari panik dan menatap nyonya nya yang berlumuran darah, di ambil nya ponsel nya, dan menghubungi Zayn, namun Zayn menolak telepon dari bodyguard tersebut.
Ambulance datang, Emely dan bodyguard perempuan nya pun di bawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pertolongan pertamanya.
***
__ADS_1