
Sesampainya di rumah, Emely berganti pakaian dan berniat memasak untuk suami nya, lalu selesai masak dia pun mandi dan berdandan sedikit, lalu memakai parfum dan siap menunggu suami nya pulang, Sebelum keluar kamar,Emely menyiapkan baju Zayn terlebih dahulu.
Emely menunggu suami nya pulang, tidak berapa lama, Zayn tiba dan memasuki Mansion nya, Emely pun menyambut suami nya, Zayn pun menanggapi nya dengan datar.
Setelah mandi, Zayn turun ke bawah dan makan malam bersama istri nya tersebut.
Selesai makan, Mereka menonton Tv bersama, Emely sudah mengajak Zayn berbicara dari tadi, namun Zayn seakan cuek, jadi lah dia bertukar pesan dengan Dinda dan terhanyut dengan ponsel nya.
Zayn yang melihat Emely bertukar pesan dengan seseorang pun mengeraskan rahang nya, apalagi melihat senyuman cantik yang istri nya tampil kan.
"Bertukar pesan dengan siapa? " Tanya Zayn datar.
Emely pun menatap suami nya dan tersenyum, lalu memeluk suami nya.
"Dengan Teman baru ku kak, " Ucap Emely santai.
Zayn pun menganggukkan kepala nya dan tidak lagi membahas nya, beberapa menit kemudian, Zayn bertanya kembali.
"Magang dimana, apa kau jadi bilang ke kampus jika kau akan magang di perusahaan kita? " Tanya Zayn pada Emely.
Emely pun menatap Wajah tidak bersahabat Zayn dan menggeleng kan kepala nya pelan.
"A-aku magang di perusahaan Ayah bersama dinda teman ku kak, " Ucap Emely sambil menatap perubahan wajah suami nya.
Zayn pun berdiri dan menatap tajam Emely, Emely pun menundukkan kepala nya.
"Aku sudah bilang kata kan pada kampus, jika kau akan magang di tempat kita, besok aku akan mendatangi kampus itu, dan akan memecat orang yang tidak patuh! " Ketus Zayn sambil sedikit berteriak.
Emely pun menundukkan kepala nya dan bergetar.
"Jangan Kak, aku yang salah, aku yang memilih perusahaan Ayah kak, " Ucap Emely menangis.
Zayn yang melihat istri nya sudah menangis pun, menatap tajam Emely dan meninggalkan Emely yang menangis terisak-isak.
Zayn pun mengendarai mobil nya ke club tempat biasa dia dan sahabat nya datangi.
__ADS_1
Sesampainya di Club, Ketiga sahabat nya menatap nya dengan aneh.
"Tumben Zayn, " Sindir Malik pada Zayn.
Zayn pun menuangkan minuman sedikit dan tidak menjawab perkataan Malik.
*
Tengah malam, Zayn pulang dan menatap istri nya yang terlelap dengan sisa air mata di mata nya.
Zayn pun mengelap sisa air mata Emely, lalu mengecup kening nya, dan menatap wajah teduh tersebut.
"Aku begitu takut hal serupa terulang sayang, aku takut, " Gumam Zayn sambil memejam kan mata nya.
Pagi hari, Emely sudah bersiap karena hari ini dia akan memulai Magang hari pertama nya, Emely sudah menghubungi ayah nya perihal magang nya, dan ayah nya sangat senang mendengar nya, karena dengan begitu, Dia bisa dekat dengan putri nya.
Zayn terbangun, dan melihat Emely sedang berdandan, Hati nya panas bila melihat istri nya berdandan cantik, Zayn pun berlalu langsung menuju kamar mandi.
Di perjalanan, Zayn dan Emely hanya diam, tidak ada yang memulai pembicaraan, sampai di kantor ayah nya, Emely turun begitu saja, karena dia memang sangat kesal dengan Zayn yang tidak jelas marah-marah pada nya terus.
Zayn yang melihat sikap Emely pun, mengeraskan rahang nya dan menjalankan mobil nya dengan kecepatan tinggi sambil kepala nya berpikir tentang Emely.
Zayn pun menatap Datar mantan kekasih nya tersebut , Gita pun berjalan mendekati Zayn, dan membelai dada bidang Zayn.
"Kau masih pria tampan, dan bahkan sekarang kau terlihat jauh lebih tampan Zayn. " Ucap Gita menggoda Zayn.
"Itu karena istri ku, mengurus ku dengan baik,," Ucap Zayn datar.
Gita pun terkaget mendengar Zayn sudah menikah, Gita pun menatap Wajah Zayn, dan membelai nya lalu tersenyum menatap Zayn.
"Siapa istri mu Zayn? " Tanya Gita menggoda.
"Kau tidak perlu tahu tentang kehidupan ku, Nona Gita, kita sekarang rekan bisnis, jadi jaga sikap mu! " Ketus Zayn sambil menyingkirkan tangan Gita dari pipi nya.
Gita pun tersenyum mendengarkan omongan Zayn, lalu Gita merubah pembicaraan serius mereka tentang Bisnis mereka.
__ADS_1
Selesai berbicara tentang bisnis, Gita pun berpamitan untuk pulang.
"Jika kau bosan dengan istri mu, ranjang ku selalu siap menerima mu Zayn, " Ucap Gita , lalu membuka pintu ruangan Zayn, dan keluar lalu menutup pintu ruangan Zayn.
Zayn pun menghembuskan nafas nya panjang dan menggeleng kan kepala nya, lalu memulai pekerjaan nya, Zayn Fokus bekerja, karena dengan bekerja lah dia bisa melupakan urusan nya dengan Emely.
Sedang kan Emely sedang sibuk dengan kegiatan magang nya, Emely sangat suka bekerja, dia sangat menikmati pekerjaan nya.
Tidak berapa lama, jam makan siang tiba, Emely dan Ayah nya makan siang di luar bersama, Emely sangat menikmati momen nya bersama ayah nya, karena sudah sangat lama, dia tidak menikmati momen seperti ini.
"Bagaimana kabar suami mu nak? " Tanya Ayah Emely.
Emely pun tersenyum dan menatap ayah nya.
"Semua nya baik ayah, dia sangat baik, " Ucap Emely memuji Suami nya.
Ayah Emely pun mengangguk kan kepala nya, lalu kembali memakan makanan mereka, mereka makan dengan Hening dan tenang, Emely sebenarnya sangat memikirkan Zayn, namun dia heran, akhir-akhir ini Zayn tidak seperti biasa nya.
Zayn selalu menampilkan aura dingin nya dan Zayn pun tidak lembut lagi, di bingung, dan bertanya-tanya, ada apa, dan kenapa.
Setelah seharian magang, Emely pun di antar ayah nya ke Mansion Alcantara dan langsung berpamitan pulang pada putri nya.
Emely pun menganggukkan kepala nya dan menyalami ayah nya, lalu masuk ke dalam Mansion nya, jam menunjukkan pukul 7 malam, namun Zayn belum pulang.
Emely pun menunggu Zayn, namun Zayn tidak kunjung datang, Emely pun meninggal kan meja makan, sudah jam 12 namun Zayn belum juga pulang, ditelpon ponsel nya mati.
Emely pun menggeleng kan kepala nya dan mencoba tidur, namun Tidak biasa nya dia susah tidur.
Karena memang sangat lelah, Emely pun memaksakan dirinya untuk tidur, Sementara Zayn pulang ke penthouse nya, karena hari sudah sangat larut untuk dia pulang ke Mansion nya.
Dan ya, dia juga tidak mau mendapatkan pertanyaan yang tidak-tidak dari istri nya.
Saat ini, dia ingin menjauh dulu dari istri nya, menenangkan suasana hati nya.
Dia sangat takut kehilangan Emely, namun dia juga bingung dan tidak tahu, apa yang dia rasakan sehingga semenjak kehadiran Gita, dia jadi pemarah dan curigaan.
__ADS_1
***
Jangan lupa Like, Vote dan komen nya ya kakak ❤❤