Cinta tulus mantan Casanova

Cinta tulus mantan Casanova
Datar dan Dingin


__ADS_3

Setelah drama sakit, mereka pun check out dari hotel dan pulang ke Mansion Alcantara dulu.


"Pengantin baru, senang bertemu kalian, " Ucap Lea dengan sindiran nya sambil memeluk Emely.


"Sakit tidak Em, Eh? " Sindir Lea. kembali.


Semua orang yang berada di ruangan keluarga pun tersenyum dengan perkataan sindiran Lea.


Lea pun membawa Emely untuk ikut bergabung duduk dengan keluarga mereka.


Emely menyalami Mommy, Daddy dan Bara, mereka sangat terharu dengan kesopanan menantu termuda nya tersebut.


"Sudah Sehat? " Tanya Daddy pada Zayn yang saat ini duduk di samping Lea kakak ipar nya.


"Hum, " Jawab Singkat Zayn.


Daddy yang mendengar jawaban datar Zayn pun menggeleng kan kepala nya dan berdehem.


"Kau sudah berumah tangga Zayn, saat nya kau mengurangi kegiatan-kegiatan mu, ada Reno kan yang sudah bisa menghandle bebarapa kerjaan, kalau sudah menikah, jangan biarkan nanti istri mu kesepian, atau segera memberikan nya anak, supaya dia tidak kesepian selalu menunggu mu pulang kerja, " Ucap Daddy Zayn panjang.


Perkataan Daddy tersebut, membuat Emely yang sedang minum tersedak dan terbatuk-batuk.


"Pelan sayang, " Ucap Mommy nya sambil mengelus punggung Emely lembut.


Zayn yang mendengar ucapan Daddy nya pun menarik nafas dan membuang nya, lalu menatap sekilas ke Emely dan kembali menatap Daddy nya.


"Ya dad, akan ku kurangi, " Ucap Zayn pada Daddy nya.


Lea yang berada di samping Zayn pun mengelus lengan adik ipar nya tersebut dan tersenyum tulus, Zayn pun melihat ke arah Lea dan tersenyum tipis.


Mereka pun berkumpul dan mengobrol panjang lebar, karena besok Lea dan Bara akan kembali ke luar negeri.


Emely merasakan kehangatan keluarga yang seutuhnya, Mommy, Daddy, kakak laki-laki dan kakak perempuan, Tanpa dia sadari dia menangis menatap semua orang yang ada di ruangan tersebut.


Mommy yang melihat Emely menangis pun memegang tangan nya sebelah dan mengelus nya.


"Kenapa sayang? " Tanya Mommy nya bingung.


Mendengar suara Mommy Zayn, semua menoleh ke arah mereka dan mendapati Emely sedang menghapus air mata nya.

__ADS_1


Zayn yang melihat istri nya menangis, sudah bisa menebak dari jarak jauh, istri nya bukan menangis sedih, tapi menangis bahagia.


"Aku senang karena berada di keluarga hangat dan saling menyayangi ini Mom, " Jawab Emely sambil memeluk Mommy Zayn erat.


Semua yang berada di ruangan itu pun tersenyum melihat Emely yang sangat gampang mendapatkan hati tiap keluarga di rumah itu.


Mommy Zayn melerai pelukan nya dan memgelus kepala Emely lembut.


"Kau adalah anak kami sekarang sayang, adik dari Bara dan Lea juga, jangan pernah merasa sendirian, itu tidak benar, kau punya kami semua sekarang. " Ucap Mommy Zayn sambil mengelus pipi Emely.


Emely pun menganggukkan kepala nya dan tersenyum bahagia karena dia bisa merasakan kasih sayang seorang Ibu kembali.


Waktu berlalu, hari sudah larut mereka semua pun memasuki kamar nya masing-masing.


Emely yang melihat Zayn masuk ke kamar mandi pun, berjalan menuju Walk in closet untuk menyiapkan pakaian nya, dilihat Emely celana Boxer pendek dan kaos Oblong putih di letakkan Emely di atas Nakas, lalu dia mengambil ****** ***** Zayn dan membayangkan sesuatu yang sudah di lihatnya.


"Sangat besar dan... hah, otak ku sangat kotor, " Gumam Emely sambil meletakkan pakaian Zayn ditempat nya.


Emely yang keluar dari Walk in closet pun berpapasan dengan Zayn yang hanya menggunakan lilitan handuk, Emely pun perlahan mundur ke belakang, dan Zayn maju kedepan perlahan juga.


Zayn yang melihat raut wajah gugup Emely pun berniat mengerjai istri nya tersebut, dan sampailah Emely di ujung Lemari pakaian dan Zayn tetap melangkah maju, Emely pun menahan dada Zayn dan meneguk saliva nya kasar, lalu menatap bagian dada Zayn yang sangat indah, perut rata, badan berkotak-kotak.


Perlahan tangan Zayn membelai pipi Emely lalu memegang leher nya, Emely yang mendapatkan perlakuan seperti itu dari Zayn pun di buat bergetar.


Zayn yang menyadari getaran tersebut, tersenyum sambil menjauh dari Emely.


Dan Melihat pakaiannya sudah tersedia, Zayn pun tersenyum.


"Pergilah mandi, aku akan ke ruang kerja sebentar nanti, " Ucap Zayn,Emely pun cepat-cepat berlalu dari ruangan tersebut dan masuk kamar mandi.


Zayn yang melihat kepergian Emely pun tersenyum, lalu menggeleng kan kepala nya pelan, dan memakai pakaian nya, tak lupa Zayn menyemprotkan parfum sebelum memakai baju nya.


Emely yang sudah selesai memakai baju pun, berjalan ke arah ranjang, mencoba untuk tidur, namun dia menggulingkan badan nya dan susah untuk tidur,karena masih memakai dalaman atas nya.


Zayn yang masuk ke kamar dan melihat Emely gelisah dan menggulingkan badan nya pun menggeleng kan kepala nya.


"Kenapa? " Tanya Zayn sambil meletakkan ponsel nya di nakas kamar mereka.


Emely menggeleng kan kepala nya dan tertunduk.

__ADS_1


"Malu mau bilang nya kak, " Ucap Emely.


Zayn pun mengerutkan kening nya dan naik ke ranjang.


"Malu kenapa? " Tanya Zayn penasaran.


Emely yang memang sudah tidak kuat menahan ngantuk pun menatap Zayn dan menundukkan kepala nya.


"Aku tidak bisa tidur kalau tidak melepaskan dalaman atas ku kak, " Ucap Emely.


Zayn yang mendengar ucapan istrinya pun menggeleng kan kepala nya


"Maka lepas,jangan ribet Em, " Ucap Zayn datar dan dingin.


Emely menatap wajah datar suaminya, datar dan dingin, pasalnya dia sudah sangat malu mengatakan nya, sementara suami nya dengan gampang nya tanpa ekspresi berkata, lepas, jangan ribet?


Zayn yang melihat istri nya bengong pun membalikkan badan Emely dan Menaikkan baju oversize Emely, melihat punggung Emely Zayn meneguk Saliva nya kasar, dan melepaskan kaitan dalaman Emely, Zayn yang masih tetap melihat punggung Emely pun menyentuh punggungnya lembut.


Emely yang mendapatkan sentuhan Zayn pun terkejut dan merinding, Zayn yang melihat Emely seperti itu pun menurunkan Baju Emely.


"Lepaskan lah, dan tidur, " Ucap Zayn datar.


Emely yang wajah nya sudah merona pun, menurunkan tali dalaman nya dan melepaskan nya, lalu menyelimuti tubuh nya, Zayn pun melepaskan bajunya dan tidur hanya menggunakan Boxer saja.


Emely menatap suami nya, menatap tubuh suami nya.


"Dia sangat tampan, namun datar dan sangat dingin seperti es balok, " Batin Emely dalam hati.


Zayn pun menatap Emely yang sedang menatap nya, dan menggerakkan alis nya tanda bertanya ada apa, Emely pun menggeleng kan kepala nya cepat, lalu menatap Zayn lagi.


"Jika kau masih menatap ku dan tidak tidur, aku akan melu-mat bibir mu tanpa ampun, " Ucap Zayn.


Mendengar omongan Zayn, Emely langsung memejam kan mata nya dan tidur. Zayn yang melihat Emely seperti itu pun tersenyum tipis.


Sebenarnya memang aku ingin mencium mu, namun aku tahu, kau kurang tidur dua hari ini, karena merawat ku, " Gumam Zayn dalam hati.


MoHon Bantuan Like Dan Vote nya ya Kakkk...


❤🙏

__ADS_1


***


__ADS_2