Cinta tulus mantan Casanova

Cinta tulus mantan Casanova
Rencana berlibur


__ADS_3

Beberapa minggu berlalu Zayn pun menatap istri nya yang sedang menyiapkan sarapan untuk nya.


Zayn pun memeluk istri nya dari belakang dan mencium leher istri nya.


Emely pun tersenyum dan menggeleng kan kepala nya, lalu berbalik dan menatap wajah tampan suami nya tersebut, lalu melingkarkan tangan nya pada leher suami nya dan mengecup bibir suami nya sekilas.


"Kita akan berlibur sayang, honeymoon, " Ucap Zayn sambil mengelus pinggang istri nya.


Emely pun menyipitkan mata nya dan tersenyum.


"Berlibur atau honeymoon? " Tanya Emely penuh selidik.


"Hemm.. kedua nya, " Ucap Zayn sambil mengecup bibir istri nya.


Emely pun melerai pelukan nya dan tersenyum menatap suami nya, lalu menyuruh suami nya duduk.


"Aku akan setuju jika jelas, kalau di bilang honeymoon, itu arti nya kita akan di kamar terus, kalau berlibur, berarti kita menikmati tempat tersebut, jadi Tuan Zayn, yang mana yang sesungguh nya? " Tanya Emely sambil tersenyum.


Zayn pun terkekeh sambil menatap istri nya, lalu berdehem.


"Dua hari Honeymoon, selebih nya kita berlibur, bagaimana? " Ucap Zayn sambil mengedipkan mata nya pada istri nya.


"Dan dua hari itu, aku pasti kesulitan lepas dari mu kak, " Ucap Emely sambil menghidangkan Sarapan Zayn.


Mereka pun memakan makanan mereka dengan tenang, tanpa adanya gangguan dari pihak mana pun.


Selesai makan, Emely mengantarkan Zayn ke depan,Emely menyalami Zayn, lalu Zayn mengecup bibir istri nya, dan mengecup kening nya.


"Jika bosan, datang lah ke kantor, hem? " Ucap Zayn pada Emely.


Emely pun menganggukkan kepala nya dan memeluk suami nya, lalu melambaikan tangan nya pada Zayn.


Selama di perjalanan ke kantor, Zayn Fokus pada ipad nya, bekerja melalui Ipad nya.


Setelah beberapa menit, Zayn sampai di perusahaan nya.


"Permisi Tuan, Kita ada jadwal meeting dengan GS group sebentar lagi, " Ucap Sekretaris Zayn.


Zayn pun menganggukkan kepala nya dan berpikir, GS group..


Setelah waktu nya meeting, Zayn bersama Randy berjalan ke ruang meeting, dan memasuki ruang Meeting.


DEG!

__ADS_1


Zayn menelan saliva nya kasar, dan menghembuskan nafas nya panjang, karena melihat pimpinan GS Group tersebut.


Meeting berjalan lancar, Mereka sepakat melakukan kerja sama dengan GS Group tersebut.


"Lama tidak bertemu Zayn, " Ucap seorang wanita pimpinan GS group.


Zayn yang datar pun, hanya menganggukkan kepala nya dan tersenyum tipis.


"Apa kabar mu? " Tanya wanita tersebut sambil berjalan ke arah Zayn.


"Seperti yang anda lihat, saya baik nona atau Nyonya? " Tanya Zayn pada wanita tersebut.


"Nona, atau bisa Nyonya, semenjak kau sering meniduri ku Zayn, " Ucap wanita tersebut pada Zayn.


Zayn pun menganggukkan kepala nya, dan tersenyum tipis.


"Apa kau masih ingat, malam-malam indah kita? " Tanya Wanita tersebut pada Zayn.


"Aku masih sangat ingat, namun itu hanya masa lalu Nona Gita, jika anda tidak ada keperluan lagi, Saya akan ke ruangan saya, permisi. " Ucap Zayn sambil berjalan keluar dari ruang meeting.


"Kau harus menjadi milik ku lagi Zayn, harus, " Gumam Gita Sambil tersenyum menyeringai dan berlalu keluar dari ruang meeting tersebut.


Sesampainya di ruangan nya, Zayn menutup pintu ruangan nya, dan duduk sambil memijit kening nya.


Zayn pun menggeleng kan kepala nya dan menutup wajah nya frustasi.


"Come On Zayn, dia hanya masa lalu mu, kenapa kau mengingat momen kalian kembali? " Gumam Zayn frustasi.


Zayn pun mengacak rambut nya dan uring-uringan mengingat Gita si gadis cantik, yang sangat dia sukai dulu, Suka dan mendamba, bukan Cinta.


Zayn pun mengerjakan pekerjaan nya dengan tidak fokus, karena kurang Fokus, Zayn memilih pulang,.


Sesampainya di Mansion nya, dia menatap Istri nya yang sedang bercerita dengan Asisten Rumah tangga Mansion nya.


"Selain cantik, kau juga sangat baik sayang, " Puji Zayn pada istri nya.


Zayn pun mendekati istri nya, dan memeluk nya dari belakang, lalu menghirup aroma istri nya, Emely yang bingung karena Zayn terlalu dini pulang pun, memutarkan badan nya, lalu menatap lembut suami nya.


"Apa kakak tidak sehat? " Tanya Emely lembut.


Zayn menggeleng kan kepala nya dan menatap istri nya, lalu mengelus rambut istri nya.


"Aku hanya merindukan istri ku, " Ucap Zayn berbohong.

__ADS_1


Emely pun tersenyum dan menatap suami nya, lalu mengelus rahang suami nya.


"Aku kira kakak sakit, atau tidak enak badan, Ayo ganti pakaian nya, aku akan membuatkan jus segar, oke? " Ucap Emely.


Zayn pun menganggukkan kepala nya, dan berjalan menuju kamar mereka untuk menggantikan baju nya.


Selama berganti pakaian, Zayn memikir kan Gita.


"Kenapa hanya wanita itu yang ku pikir kan? " Gumam Zayn sambil menatap ke bingkai foto pernikahan nya.


Zayn pun menghembuskan nafas nya kasar dan kembali turun menemui istri nya, Istri kecil yang di cintai nya.


Emely menatap Suami nya dan tersenyum, lalu merangkul tangan nya, dan membawa nya ke taman Mansion Mereka.


"Minum lah kak, " Ucap Emely pada Zayn sambil menyodorkan jus nya.


"Terima kasih sayang, " Ucap Zayn sambil menerima jus yang Emely buatkan.


Zayn pun menatap istri nya yang sangat cantik tersebut, lalu tersenyum tulus memandang wajah cantik nya.


Emely menatap Zayn dan tersenyum, " Kenapa kak, apa ada yang berbeda dari wajah ku? , " Tanya Emely pada Zayn.


Zayn menggeleng kan kepala nya, dan tersenyum pada istri nya, lalu memeluk bahu istri nya.


"Jika ada wanita yang mendekati ku, atau pria yang mendekati mu bagaimana? " Tanya Zayn sambil mengecup punggung tangan istri nya.


"Jika kita tergoda berarti selama ini, bukan cinta yang kita miliki kak, "Ucap Emely lembut.


Zayn pun menatap Emely dan memeluk istri nya tersebut, lalu mengecup kening istri nya lembut dan tersenyum.


" Aku tidak tahu sayang, apa yang kurasakan, semenjak aku bertemu dengan nya kembali, " Batin Zayn dalam hati.


Mereka pun menikmati sore mereka dengan duduk di taman, sambil menikmati keindahan sore yang sangat indah hari itu, Emely memeluk suami nya, perasaan nyaman di pelukan suami nya, membuat nya tenang dan terhanyut dengan pelukan tersebut.


Emely menatap suami nya, dan mengelus rahang suami nya, lalu memeluk kembali tubuh suami nya dengan Erat.


"Kak, jika suatu saat kakak tergoda dengan wanita lain, maka aku akan memberikan kakak pada wanita tersebut. " Ucap Emely pada Zayn.


Zayn yang mendengar perkataan Emely pun, menelan kasar saliva nya, dan tiba-tiba jantung nya berdegup kencang, Untung nya Emely sedang meminum jus nya, jadi tidak mendengar detak jantung nya yang begitu berpacu saat ini.


***


Jangan Lupa Like, Vote, Rate dan Komen nya ya kakak semua 🙏

__ADS_1


__ADS_2