Cinta tulus mantan Casanova

Cinta tulus mantan Casanova
Malu Malu


__ADS_3

Emely yang mendengar ucapan pujian dari suami nya pun tersenyum dan menyembunyikan wajah nya di dada suami nya.


tanpa dia sadari hal tersebut membuat otak Zayn sakit memikirkan nya.


"Dada mu menyentuh kulit ku Em, aku takut kelepasan, " Ucap jujur Zayn pada Emely.


Spontan Emely menjauhkan dirinya dari Zayn, lalu meletakkan guling di tengah mereka, dan Emely kembali meletakkan wajah nya di dada Zayn, Zayn pun mengelus punggung mulus Emely dengan lembut.


"Makan apa kita malam ini? " Tanya Zayn memecahkan keheningan antara mereka.


"Terserah kakak, apa kakak mau aku masakin?"Tanya Emely lembut.


Zayn pun menatap wajah Emely yang saat ini sedang mendongakkan wajah nya, lalu menatap bibir yang masih membengkak karena ulah nya.


" Emely, " Panggil Zayn sambil menatap wajah cantik tersebut.


Emely pun membalas tatapan Zayn yang datar namun sangat terlihat mempesona, Emely mengangkat alis nya memberi isyarat, ada apa.


"Aku tidak bisa berhenti memikirkan tubuh mu, " Ucap Zayn datar.


Emely yang mendengar kan omongan Zayn pun menarik selimut nya makin ke atas dan menelan Saliva nya.


"Boleh kan aku sering mencium mu dan kita melakukan seperti tadi? " Tanya Zayn jujur, " Aku bukan pria munafik Em, jika aku suka aku akan mengatakan nya jujur dan meminta izin, " Ucap Zay kembali.


Emely pun menatap Zayn dan di balas juga oleh Zayn menatap Emely.


"Aku sangat menyukai bibir mu, pipi mu, sentuhan mu, dada mu, dan suara desa-han mu tadi, yang paling aku suka adalah dada dan perut mu, " Ucap Zayn jujur.


"Aku akan meminta hak ku, jika kau sudah yakin, kau mencintai ku, dan mau memberikan hak ku, jika tidak, aku hanya meminta hal begitu saja, bagaimana? " Tanya Zayn kemudian.


Emely pun masih menatap Zayn dan berpikir, Zayn memang sangat jujur dalam mengutarakan keinginan nya, Emely pun mengingat pesan kakak ipar nya jika tubuh nya, sudah menjadi milik Zayn seutuhnya.


Ditatap nya Zayn yang melihat ke arah langit-langit kamar nya, lalu Emely pun meletakkan kembali wajah nya di dada Zayn, dan mendengarkan detak jantung Zayn yang berdebar-debar.


"Kakak boleh melakukan apapun pada ku, bahkan jika kakak mau memiliki ku seutuh nya sekali pun, tapi berjanjilah untuk setia dan berusaha mencintai ku kak, aku ingin kakak melakukannya atas dasar cinta, bukan hanya hasrat semata. " Ucap Emely sambil mengelus dada Zayn.


Zayn yang mendengar omongan Emely pun tersenyum sambil mengelus punggung istrinya.


"Katakan jika kau sudah mencintai ku, maka hari itu, aku akan melakukan nya, " Ucap Zayn lembut.

__ADS_1


"Kenapa hanya aku yang harus jatuh cinta, kakak? " Tanya Emely protes.


Zayn pun menatap Emely dan tersenyum, lalu mengecup bibir Emely, dan tersenyum kembali menatap langit-langit kamar nya kembali.


"Kenapa hanya di kecup? " Protes Emely sambil Memanyunkan bibir nya.


"Mau nya? " Tanya Zayn datar.


"Di ***** lah, " Ketus Emely , sedetik kemudian dia menutup mulut nya, tersadar dengan omongan nya.


Zayn yang mendengar omongan Emely pun tersenyum sambil menggeleng kan kepala nya, lalu bangun dari tidur nya.


"Mau kemana? " Tanya Emely manja.


"Mau mengambil baju Em, kenapa? " Tanya Zayn.


"Aku masih mau di peluk kak, sini, " Ucap Emely sambil merentangkan tangan nya.


Zayn yang tidak bisa menolak Emely pun, kembali ke ranjang dan menggeser kan guling, lalu memeluk Emely, Zayn pun dengan iseng meletakkan tangan Emely di milik nya yang sudah berdiri.


Emely yang merasakan sesuatu yang keras pun menatap Zayn lalu menelan Saliva nya kasar, Zayn yang melihat Ekspresi istri nya pun terkekeh.


"Bisa minta tolong? " Ucap Zayn datar.


Zayn pun menyuruh Emely menduduki milik nya, Emely pun menuruti nya, sambil menutupi dada nya, Zayn pun mencoba menyingkirkan tangan Emely, namun Emely tetap menutup nya.


"Tunjukkan Em, " Pinta Zayn yang saat ini suara nya sudah serak karena menatap dengan jelas bagian tubuh istri nya.


Perlahan, Emely pun menyingkirkan tangan nya dan menutup mata nya, Zayn menyuruh nya membuka mata nya, lalu Emely pun menatap Zayn, Jujur Emely sangat malu, apalagi kondisi kamar yang sangat terang.


Zayn dengan ekspresi datar, melihat tubuh Emely dari wajah, dada dan perut nya, Zayn pun menelan Saliva nya kasar, lalu memegang pinggang Emely, lalu turun ke bo-kong Emely , dan menggerakkan bokong Emely maju mundur.


Emely pun merasakan sesuatu yang berbeda dari gerakan yang Zayn lakukan.


"Sakit kak, " Ucap Emely.


Namun Zayn seakan tuli dia terus menggerakkan bo-kong Emely dengan lembut, sampai Emely mengeluarkan suara aneh nya.


Tak berselang lama, Emely pun mencapai sesuatu yang enak dari gerakan yang di lakukan Zayn.

__ADS_1


Zayn terkekeh melihat Emely, dan dia pun menurunkan Emely , dan Emely terbaring lemas, dia yang belum pernah melakukan nya, bingung dengan rasa tersebut.


"Enak? " Tanya Zayn jahil.


Emely pun malu dan membalikkan badan nya, memunggungi Zayn, Zayn hanya tersenyum geli melihat istri nya tersebut.


"Ayo berpakaian lah, kita akan melihat, koki memasak apa, " Ucap Zayn kemudian turun dari ranjang dan mengambil baju nya.


Sebelum keluar Zayn ke kamar mandi untuk Menuntaskan sesuatu yang tadi sudah berdiri tegak.


Selesai dari kamar mandi dia melihat Emely sudah berpakaian.


"Mau ke kamar mandi? " Tanya Zayn pada Emely.


Emely pun menganggukkan kepala nya dan ke kamar mandi, saat pipis, dia merasakan sedikit nyeri pada bagian intinya.


Emely pun keluar dan menuju walk in closet untuk mengganti dalaman bawah nya.


"Kenapa? " Tanya Zayn melihat raut menahan sakit nya Emely.


"Sedikit sakit saat pipis, " Ucap Emely, mendengar perkataan Emely pun Zayn terkekeh.


"Aku akan mengajari mu terus, supaya saat kita malam pertama, kau tidak kaku, " Ucap Zayn berlalu lalu mengedipkan mata nya menatap Emely.


Melihat kepergian Zayn Emely pun menggeleng kan kepala nya dan tersenyum.


"Aku menyukai nya, rasa nya luar biasa, aku jadi ingin lebih, " Gumam Emely sambil tersenyum nakal.


Sementara di luar kamar Zayn tersenyum dan menggeleng kan kepala nya.


"Aku akan membuat mu, meminta untuk melakukannya, kau sungguh membuat ku gila Emely Alcantara, " Gumam Zayn sambil tersenyum.


Zayn pun menurunin tangga tanpa turun menaiki lift, dan Zayn pun memeriksa Email yang baru masuk ke ponsel nya, lalu menelepon Asisten nya.


Emely yang melihat Suaminya sedang menelpon pun, beranjak ke dapur untuk melihat koki mereka.


Emely pun menyicipi makanan yang baru di angkat, dan mengacungkan jempol nya, sang koki pun tersenyum melihat tingkah Emely.


***

__ADS_1


Mohon Dukungan like dan Vote nya ya kakak semua.


Terima kasih 😘💕


__ADS_2