
Pagi menjelang, Zayn terbangun, dan menatap ke arah samping tempat tidur nya, namun tidak menemukan istri nya, Zayn pun bangun dan mencari ke kamar mandi hotel, namun juga tidak mendapati istri nya.
"Oh ****! " Ucap Zayn sambil meraup kasar rambut nya.
Zayn mengingat semua perlakuan nya pada Emely semalam, dan memejamkan mata nya lalu memukul tembok hotel tersebut.
"Bodoh! " Ucap Zayn sambil terduduk.
Zayn pun tidak sengaja melihat secarik kertas, dan ada tulisan Emely di kertas tersebut.
Zayn pun mengambil nya, dan membaca isi surat tersebut.
"Kak, seperti nya kita harus berpisah sebentar dan merenungi semua permasalahan di rumah tangga kita, Entah aku yang terlalu muda dalam menanggapi masalah, atau kakak yang berubah entah karena apa, Jaga kesehatan, dan ingat makan , " Ucap Emely pada surat tersebut.
Zayn pun meremas surat tersebut, dan menggeleng kan kepala nya, lalu menatap tajam ke arah jendela hotel.
"Kau tidak akan bisa meninggal kan ku Em, kau milik ku! " Ucap Zayn sambil berjalan masuk ke dalam kamar mandi.
Selesai mandi, Zayn pun berlalu dan keluar dari hotel nya tersebut, lalu mengendarai mobil nya menuju kediaman mertua nya, Sesampainya di Mansion Marino, Zayn pun masuk dan bertemu dengan Ayah Emely.
"Ada apa Zayn? " Ucap Ayah Emely sambil menyuruh Zayn untuk duduk.
"Dimana Emely Yah? " Tanya Zayn langsung.
Ayah Emely pun menatap wajah gusar Zayn dan mengerut kan kening nya.
"Emely? " Tanya Ayah Emely bingung.
__ADS_1
Zayn pun mengangguk kan kepala nya, dan itu sukses membuat Ayah Emely berdiri, dan menatap Zayn dengan pandangan sulit di arti kan.
"Kau suami nya, dia serumah dengan mu, dan kau berkata, mana Emely? aku yang seharus nya bertanya, mana anak ku? " Tanya Ayah Emely pada Zayn.
Zayn pun menjelaskan pada Ayah mertua nya, perihal mereka sedang mengalami goncangan rumah tangga, Ayah Emely pun memijit kening nya, dia mendadak pusing memikir kan dimana Anak nya.
"Kepala ku sakit, " Ucap Ayah Emely dan mengambil ponsel nya, untuk menelepon Anak nya, namun nomor Emely mati.
"Tidak bisa di hubungi, " Ucap Ayah Emely sambil kembali duduk.
Zayn yang tidak menemukan istri nya pun terdiam dan tidak bisa berpikir, Dia terduduk lemas, lama Zayn dan Ayah Emely berpikir, namun mereka juga tidak tahu, harus bagaimana, Ponsel Emely mati.
"Bagaimana, apa CCTV sudah kau cek? " Tanya Ayah Emely.
"Sudah ayah, dia berjalan kaki menjauh dari hotel, " Ucap Zayn lemas sambil menatap Ayah mertua nya tersebut.
"Kemana dia? " Gumam Ayah Emely sambil berpikir.
Lama mereka berpikir namun Emely tidak kunjung aktif ponsel nya, Zayn hanya diam., dia takut, takut kehilangan cinta nya, takut menghadapi kenyataan, bila mana Emely meninggalkan nya.
"Kita harus bersatu mencari nya, aku takut dia disakiti oleh rekan bisnis mu,atau rekan bisnis ku, " Ucap Ayah Emely.
Zayn pun mengangguk kan kepala nya, dan terdiam mendengar penuturan Ayah Emely tersebut, Ingin rasa nya berteriak, namun Zayn sadar sedang berada di mana saat ini.
Pikiran dan Hati nya tertuju pada Emely, cinta nya, istri nya yang tidak tahu, saat ini berada di mana, dia cemas, dia tidak bisa berpikir jernih, jika mengenai tentang Emely.
"Jujur aku sangat takut sayang, kau ada dimana, kata kan, agar aku menjemput mu, " Gumam Zayn dalam hati.
__ADS_1
Zayn pun berpamitan pada Ayah Emely dan bergegas pulang, di perjalanan pulang, Zayn menatap Kesekekiling nya, siapa tahu Emely sedang berjalan.
Zayn pun berhenti di tepi jalan, dia menundukkan kepala nya, dan menangis, dia mengingat bagaimana dua minggu ini, dia bersikap pada Emely, bukan nya minta maaf, Zayn malah selalu tersulut Emosi, bukan nya membujuk, Zayn malah menyakiti.
"Aku takut sangat takut, " Gumam Zayn sambil. menangis,.
Tanpa Zayn sadari dia sudah tertidur di mobil nya., dia lelah, mencari istri nya seharian.
Pagi tiba, Zayn terbangun karena sinar matahari yang mengenai wajah nya, Zayn pun terdiam, dia menghubungi Reno, namun Reno menjawab tidak menemukan istri nya.
Zayn pun lemas, dan menghembuskan nafas nya panjang, lalu terdiam, menatap ke depan.
"Sayang, maaf, kau dimana, aku akan menjemput mu, " Ucap nya pada Emely pada pesan yang Zayn kirim ke ponsel Emely.
Zayn pun menghidupkan mobil nya, dan melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang .
Sementara Reno yang saat ini menghubungi Mommy Zayn pun, berpura-pura bertanya tentang kabar, lalu Mommy Zayn pun bertanya tentang bagaimana kabar Zayn dan Emely. Reno pun menjawab jika kabar mereka baik-baik saja.
Setelah menghubungi Mommy Zayn, Reno pun menghubungi anak buah nya, dan menanyakan, bagaimana pencarian mereka, tentang Emely, namun hasil nya nihil.
Reno pun memijit kening nya yang terasa nyut-nyutan, karena perbuatan sahabat nya tersebut.
"Inilah kenapa, aku tidak ingin menikah, dan mencintai wanita, sangat membuat sakit kepala ku, karena aku juga pasti tidak bisa mengontrol hati ku, " Gumam Reno sambil menutup mata nya.
***
Mohon Dukungan nya ya kak, Like, Vote, dan Rate nya 🙏❤
__ADS_1