Cinta tulus mantan Casanova

Cinta tulus mantan Casanova
Hampir kelepasan


__ADS_3

Emely terus mencari Zayn namun tidak terlihat, dia pun bertanya pada pelayan, dan pelayan tersebut memberi tahu dimana Zayn.


Emely pun melangkah ke arah ruang kerja Zayn tersebut.


"Cantik, sexy dan lembut, ramah, " Ucap pelayan tersebut memuji Emely.


Emely pun mengetok pintunya dan Zayn menyuruh masuk, Zayn melihat jika istri nya yang masuk, dilihat Zayn Emely yang sedang berjalan mendekat pada nya.


"Sexy," Ucap Zayn sambil menatap Emely.


"Masa kak? " Tanya Emely yang sudah melingkarkan tangan nya di leher Zayn.


"Bekerja? " Tanya Emely sambil mencium pipi Zayn.


"Hum, " Jawab Zayn datar.


Emely pun melepaskan pelukan nya, dan melihat-lihat ruang kerja Zayn, Zayn pun tidak melepaskan pandangan mendamba nya pada istri nya, dilihat nya sedikit pinggang yang terlihat dan kaki yang mulus panjang.


"Otak ku sudah travelling, " Gumam Zayn sambil berbisik pelan.


Zayn pun berdiri dan mendekati Emely, lalu sengaja menaruh tangan nya di pinggang Emely, Emely yang sedang melihat ke luar jendela pun terkejut dan meremang sedikit karena sentuhan lembut Zayn.


Emely pun gugup karena tangan hangat Zayn yang berada di pinggang nya.


"Melihat apa ? " tanya Zayn.


"Hanya melihat bangunan Mansion lain kak, " Ucap Emely gugup.


Zayn bisa merasakan kegugupan Emely dan menarik sedikit sudut bibir nya.


"Kau selalu membuat ku panas dingin dengan pelukan mu, ciuman mu, dan lihat aku baru menyentuh pinggang mu dengan skin to skin, kau sudah gugup dan panik, " Gumam Zayn dalam hati.


Emely yang gugup justru memeluk Zayn, ya dia tidak tahan dengan sentuhan hangat Zayn.

__ADS_1


Zayn pun tersenyum melihat tingkah Emely.


"Aku mau mandi dulu, " Ucap Zayn pada Emely.


"Aku ikut kak, " Ucap Emely lembut.


"Mandi bersama? " Tanya Zayn tersenyum.


"Kakak.. " Ucap Emely protes lalu berjalan mengikuti Zayn yang sudah duluan meninggalkan ruang kerja Zayn.


Sesampainya di kamar Zayn pun mandi, Emely menunggu Zayn di sofa, lalu Emely berpikir menyiapkan pakaian santai Zayn, lalu masuk ke Walk in closet dan memilih baju Zayn.


Zayn yang sudah selesai mandi pun berjalan ke Walk in closet, dan melihat Emely sedang memilih baju untuk nya.


Zayn pun tersenyum sambil memakai deodorant dan parfum Spray nya, Emely yang mencium aroma nya pun menoleh ke belakang, dan Zayn sedang menatap nya.


Emely melihat tubuh Zayn dan menelan saliva nya kasar, lalu berjalan mendekati Zayn dan memberikan nya pakaian Zayn.


Zayn pun mengambil nya, lalu Emely yang hendak berlalu keluar pun, tangan nya di tahan Zayn.


Emely pun menatap Zayn lalu menggeleng kan kepala nya cepat, Zayn pun mendekati Emely, lalu Emely sedikit mundur, terus mundur hingga mentok di lemari pakaian, dan tangan nya memegang dada polos Zayn.


"Come on Em, " Ucap Zayn kemudian.


"Malu kak, " Ucap Emely sambil menunduk.


"Kau sudah melihat nya Em , " Ucap Zayn yang saat ini sangat bergairah melihat Emely.


Emely pun mengambil dalaman Zayn, dan menundukkan badan nya, lalu memakaikan nya, Zayn pun melepaskan handuk nya, dan Emely melihat milik Zayn untuk kedua kali nya, Emely pun menelan saliva nya kasar dan menaikkan Dalaman Zayn.


Lalu Emely mengambil boxer Zayn dan memakaikan nya juga, Zayn yang sudah tidak tahan pun, menarik tengkuk Emely dan melu-mat bibir Emely tersebut dengan lembut.


Zayn pun menggendong Emely tanpa melepaskan tautan mereka, Emely pun melingkarkan kakinya pada pinggang Zayn.

__ADS_1


Zayn pun membaringkan Emely tanpa melepas kan tautan nya, Zayn melu-mat terus bibirnya Emely, Emely pun membalas luma-tan Zayn, Zayn yang mendapat kan balasan pun, semakin bergairah hingga tangan nya sudah berada di perut Emely yang baju nya sudah naik.


Zayn pun terus mengelus perut Emely sambil menciumi Leher Emely lembut, Emely terbuai, dia sangat menikmati sentuhan Zayn.


Dan tanpa terasa, suara indah Emely pun keluar dari mulut nya.


Zayn pun mencium kembali bibir Emely, lalu tangan nya sudah berada di dada Emely, Zayn pun sedikit memijat da-da tersebut,Emely yang menikmati nya pun, membiarkan Zayn melakukan hal seperti itu, Zayn pun menaikkan crop top Emely, lalu membuka nya, Terlihat lah pakaian dalam Emely yang berwarna putih, Zayn pun Menatap belahan da-da Emely lalu mencium nya, Emely hanya pasrah, karena dia juga menikmati setiap sentuhan tangan Zayn.


Zayn kembali melu-mat bibir Emely lembut lalu menurunkan satu kain penutup da-da Emely, lalu memainkan sesuatu yang sangat kecil tersebut, karena penasaran dengan bentuk nya, Zayn pun melihat nya, dan terlihat lah, pucuk kecil berwarna pink cantik.


"Kecil dan pink, " Ucap Zayn sambil berbisik pada Emely.


"Boleh aku mencium nya? " Tanya Zayn dengan suara serak nya.


Emely pun menganggukkan kepala nya pelan, Zayn yang melihat jawaban Emely pun menurun kan bibir nya dan mengu-lum lembut puncak Emely, Emely yang baru merasakan sensasi seperti itu pun,menutup mulut nya dengan tangan nya, sementara tangan satu Zayn yang lain menurun kan penutup sebelah nya dan memainkan nya.


Zayn pun secara bergantian memberikan sentuhan ke da-da Emely dengan lembut, sampai yang empunya merasakan hal yang sangat nikmat menurut nya, Zayn pun melepas kan da-da Emely dan menatap nya, lalu Zayn membuka kaitan da-da Zayn dan Terpampang lah nyata, da-da padat nan bulat tersebut, Zayn menelan Saliva nya,dan menggigit bibir nya saat menatap da-da Emely,


Emely yang malu karena bagian nya sudah terlihat setengah pun, menutup dada nya dengan tangan nya, lalu Zayn menyingkirkan tangan Emely dengan cepat, Zayn menarik nafas nya, lalu melu-mat bibir Emely.


"Ah, kau membuat ku gila Emely, " Batin Zayn sambil melu-mat bibir Emely.


Zayn kembali mengu-lum puncak Emely, Emely pun menahan kepala Zayn, agar tetap berlama-lama di dada nya, karena jujur Emely sangat menyukai nya.


Zayn pun membuka kancing celana Emely dan menurunkan nya, lalu Zayn melihat perut rata dan mulus tersebut.


Zayn pun menciumi perut Emely, dan tangan nya tetap berada di pucuk Emely, Emely pun gelisah tak menentu.


Ciuman Zayn pun sudah turun ke perut bawah Emely, Emely yang sadar pun langsung melebarkan matanya.


"Ah, stop kak! " Ucap Emely.


Zayn yang mendengar nya pun menarik nafas nya dan bangkit, karena dia yakin Emely belum siap melakukannya, Zayn pun berbaring dan menutupi tubuh Emely dengan selimut, lalu menarik nafas nya, dan mengontrol nafas nya.

__ADS_1


"Tubuh mu sangat indah Em, " Ucap Zayn datar tanpa melihat Emely.


****


__ADS_2