Cinta tulus mantan Casanova

Cinta tulus mantan Casanova
Makan malam romantis


__ADS_3

Zayn yang menatap kebahagiaan di mata Emely pun tersenyum bahagia, dia sangat bahagia, karena mendapatkan wanita yang dia cintai, cinta pada pandangan pertama nya, yang sampai saat ini belum dia nyata kan pada sang pemilik hati nya.


Zayn memegang tangan Emely dan berjalan-jalan di sekitar taman hotel yang langsung menghadap ke lautan luas yang sangat indah.


"Kakak senang? " Tanya Emely pada Zayn.


Zayn hanya menganggukkan kepala nya dan tersenyum lembut.


Emely yang melihat senyum Zayn pun memeluk pinggang Zayn posesif sambil mendongakkan kepala nya.


"Jangan tersenyum seperti itu di depan umum kakak! " protes Emely cemberut.


Zayn menganggukkan kepala nya lagi dan mengacak rambut Emely lembut.


Emely pun tersenyum karena melihat kelakuan Suami nya tersebut.


Mereka menyusuri taman tersebut, Mata Emely memandang ke arah anak kecil yang sangat lucu dan menggemaskan, dia pun tersenyum sambil merangkul tangan Zayn.


Zayn yang melihat ke arah pandang Emely pun tersenyum.


"Apa ingin memiliki juga? " Tanya Zayn datar.


"Kita bisa membuat jauh yang lebih manis, kau sangat cantik dan aku tampan, pastilah keturunan kita sangat bagus nanti. " Ucap Zayn terkekeh.


Emely pun menggelengkan kepala nya dan menatap Zayn.


"Kak," Panggil Emely sambil memeluk Zayn. Dan Zayn mengelus punggung Emely.


"Why? " Tanya Zayn lembut.


"Aku takut memiliki anak, aku takut nasib anak itu akan seperti aku" Ucap Emely sendu.


Zayn melerai pelukan Emely dan memandang istri nya tersebut dengan intens sambil membelai pipi Emely.


"Jangan samakan nasib mu dan nasib orang lain, jika kau tidak ingin anak mu bernasib sama dengan mu, kau harus rajin berdoa untuk hidup mu, hidup keluarga mu dan anak mu nanti, aku sebagai suami dan ayah kelak, tidak akan memberikan kalian kekurangan dalam hal apapun, ingat apapun, " Ucap Zayn menasehati Emely.

__ADS_1


Emely yang mendengar perkataan suami nya pun memeluk suami nya sambil tersenyum bahagia sambil mengucapkan terima kasih serta jangan lupakan, bibir nya yang selalu ingin mencium pipi suami nya tersebut.


Mereka pun berjalan kembali sambil sesekali Emely menciumi punggung tangan Zayn.


Zayn yang memang sudah tahu kalau istri nya ini tidak malu-malu pada nya pun hanya bisa tersenyum bahagia,.


Mereka pun tiba di kamar mereka dan duduk di sofa kamar hotel mereka. Zayn melihat jam tangan nya dan menyuruh Emely mandi terlebih dahulu dan memakai pakaian yang sudah Zayn siapkan untuk nya.


"Itu arti nya kakak akan melihat ku M-mandi? " Ucap nya terbata pada Zayn.


Zayn pun terkekeh dan tersenyum menatap istri nya lalu dia melihat ke arah kamar mandi tersebut.


"Aku hanya bisa melihat mu sampai sebatas pinggang mu, tenang lah santai, lagian aku tidak akan bisa mendekati kamar mandi tersebut karena terhalang kan? " Ucap Zayn lembut seakan mengerti kekhawatiran istri nya.


"Aku hanya malu kak, " Ucap Emely malu-malu.


Zayn pun menganggukkan kepala nya.


"Aku sudah melihat tubuh mu, hanya bagian inti mu yang belum, jadi santai saja, ayo mandi lah. " Ucap Zayn lembut.


"Atau kau ingin kita mandi bersama? " Ucap Zayn pada Emely.


Emely yang mendengar omongan Zayn langsung melangkah cepat ke arah kamar mandi dan mengunci pintu nya, Zayn yang melihat nya pun terkekeh sambil tetap menatap nya.


Emely pun melucuti setiap pakaian nya,dengan membelakangi Zayn, Tersisa lah pakaian dalam bawah nya, dia pun membalikkan kepala nya, dan melihat ke arah suami nya yang sedang menatap nya sambil mengedipkan mata nya.


Emely pun membuka pakaian nya yang tersisa, Zayn pun tetap melihat ke arah Emely, Emely bingung bagaimana mandi nya, jika membelakangi Zayn dia pun melihat ke belakang, dan Zayn masih melihat nya dari ranjang mereka.


"Oh astaga, ini arti nya dia sedang menonton ku secara terang-terangan? " gumam Emely sambil berbisik.


Emely pun memikirkan cara bagaimana dia mandi, lama berpikir Emely pun berbalik, dan menghidupkan shower nya, dan mandi tanpa melihat ke arah Zayn, Zayn pun dengan tanpa berkedip melihat istri nya mandi di depan nya, Zayn menelan saliva nya kasar dan tidak mengalihkan pandangan nya dari Emely.


"Akan ku habisi kau malam ini sayang, tunggulah, " Gumam Zayn sambil menatap Emely yang mandi tanpa mau melihat ke arah Zayn.


Selesai dengan ritual nya, Emely pun keluar dengan Bethdrop, dan mengambil kotak yang disediakan Zayn untuk nya.

__ADS_1


dan memakai nya di walk in closet kamar hotel.


"Aku benar-benar malu saat ini, " Gumam Emely.


Zayn yang melihat Emely sudah masuk ke Walk in closet pun melangkah ke kamar mandi dan membersihkan diri nya, selesai dengan ritual nya, Zayn memakai pakaian nya di kamar mereka, karena Zayn yakin, Emely sedang berdandan di Walk in closet hotel tersebut.


Zayn yang sudah bersiap pun, menunggu Emely dengan memainkan ponsel nya, beberapa menit kemudian Emely keluar dengan dres merah nya dan berjalan mendekati Zayn, Zayn yang mendengar langkah kaki Emely pun, menaikkan pandangan nya dan melihat Emely yang terlihat sangat Cantik dan sexy, Zayn pun menelan saliva nya dan berdiri perlahan, sama seperti Zayn, Emely pun terpesona melihat ketampanan suami nya dengan setelan jas yang ngepres di tubuh Zayn.


"Sangat cantik dan sempurna, " Ucap Zayn sambil mendekati Emely.


Emely pun tersenyum merona mendengar pujian suami nya, Zayn pun tersenyum dan melihat bagian belakang istri nya, dan menyentuh punggung polos Emely lembut.


Emely yang mendapatkan sentuhan tersebut pun, menutup mata nya, darah nya berdesir.


Zayn yang tidak tahan pun, mengajak Emely keluar dari kamar, dengan Emely yang merangkul lengan Zayn.


Sampai nya mereka di restaurant hotel tersebut yang sudah Zayn booking semua, Emely takjub melihat hiasan serta musik yang melantun indah, Zayn pun mengajak Emely duduk, mereka saling bertatapan mesra sambil Zayn mencium punggung tangan istri nya.


"Mau berdansa? " Tawar Zayn pada Emely, Emely pun menganggukkan kepala nya dan tersenyum senang.


Mereka pun berdansa mesra, Zayn menatap wajah istri nya, dan istri nya pun menatap suami nya yang sangat tampan tersebut.


"Kakak sangat romantis, aku menyukai nya, " Ucap Emely sambil berdansa.


"Ini tidak gratis, " Bisik Zayn lembut, bisikan Zayn selalu bisa membuat darah Emely berdesir.


"Aku istri mu kak, jangan meminta bayaran, kau yang menafkahi ku kan? " Tanya Emely polos.


"Aku meminta bayaran lain,bukan Uang, uang ku sudah sangat banyak, " Ucap Zayn tersenyum.


Emely pun mengernyit kan kening nya dan menatap Zayn lama, dia melihat Senyum aneh suami nya dan seakan mengerti apa yang di ingin kan suami nya tersebut.


***


Jangan Lupa Komen, Like, Vote dan Rate nya ya kak 🙏🙏❤

__ADS_1


__ADS_2