
Sepekan sudah Emely di rawat oleh suami nya dengan tulus, Emely sangat bersyukur karena memiliki suami yang seperti Zayn.
dia menatap Zayn dan mengelus rahang suami nya lembut, yang masih terlelap dalam mimpi nya.
"Kak, kau sangat baik dan sangat tulus, dengan cara apa aku membalas semua yang kakak berikan pada ku? " Gumam nya sambil berbisik dan menatap suami nya.
"Dengan mencintai ku, dan tidak akan pernah meninggalkan ku, " Ucap Zayn yang tiba-tiba berbicara.
"Eh? " Ucap Emely sambil menutup mulut nya.
Semenjak Emely mengelus rahang nya, Zayn sudah terbangun, tapi dia ingin merasakan lembut nya belaian tangan istri nya.
"Aku sudah mencintai mu kak, sangat mencintai mu, " Ucap Emely sambil masuk ke dalam pelukan Zayn.
Zayn pun tersenyum sambil mengelus lembut punggung istri nya, lalu mengecup kening istri nya.
"Kita akan terapi berjalan hari ini, hem? " ucap Zayn sambil menatap mata istri nya.
Emely pun menganggukkan kelapa nya dan tersenyum menatap betapa tampan dan baik nya suami nya tersebut.
"Kak, kenapa kakak sangat tampan? " Tanya Emely dengan polos nya.
Zayn pun tertawa mendengar ucapan istri nya lalu mencubit hidung mancung istri nya.
"Kau kembali ke setelan awal ya, " Ucap Zayn sambil mengecup bibir istri nya.
"Aku ingin di *****, " Ucap Emely manja.
Zayn pun tersenyum dan menggeleng kan kepala nya, lalu ******* bibir Emely lembut dan penuh cinta.
Setelah nya mereka pun pergi ke rumah sakit untuk terapi berjalan nya Emely, Emely terlihat bersemangat belajar berjalan, karena dia ingin kembali mengurus suami nya yang sangat baik pada diri nya.
Setelah selesai terapi, Zayn dan Emely pun berkeliling, dan menikmati perjalanan mereka.
"Ayah mu datang saat kau koma sayang, " Ucap Zayn sambil tetap fokus menyetir.
Emely pun menundukkan kepala nya dan menarik lalu membuang nafas nya panjang.
"Lalu kak? " Tanya Emely.
"Dia menangis, saat ini dia ada perjalanan bisnis, maka nya dia belum menemui mu, Dia sangat sedih melihat mu terbaring, " Jelas Zayn pada Emely.
__ADS_1
"A-apa ayah tidak menghina ku kak? " Tanya Emely lirih.
"Tidak akan ada yang bisa menghina istri ku sayang, tidak akan ku biarkan. " Ucap Zayn sambil memegang tangan istri nya.
Emely pun menganggukkan kepala nya dan tersenyum menatap suami yang sangat dia cintai tersebut, dia memang betul-betul sangat bersyukur memiliki Suami seperti Zayn, Yang sangat lembut dan perhatian pada diri nya.
Sesampainya mereka di rumah, Zayn membopong tubuh Emely ke kamar dan menduduk kan nya di sofa kamar mereka.
Zayn telaten mengurus istri nya, dan sangat peduli pada kesehatan istri nya.
"Ada yang ingin ku katakan sayang, " Ucap Zayn serius.
"Ya? " ucap Emely.
Zayn pun menceritakan apa yang terjadi pada Emely dan kenapa dia bisa kecelakaan, dan menceritakan bahwa Bodyguard perempuan yang bersama nya telah tiada, Emely pun menutup mulut nya dan menangis.
Zayn kembali menceritakan tentang kejadian tersebut sambil mengelus punggung istri nya , mata Emely pun mengeluarkan air mata saat mendengar siapa pelaku nya, lalu Zayn menarik nafas nya dalam dan menghembuskan nya panjang.
"Dan aku membalas telak, apa yang dilakukan nya pada mu sayang, " Ucap Zayn sambil menatap istri nya.
Emely pun menatap Zayn dan menangis terisak-isak.
Zayn pun menganggukkan kepala nya dan menatap Emely, dia tahu Emely pasti akan marah pada nya, namun kejujuran lebih penting dari apapun, dan dia tidak ingin jika ada orang lain yang memberi tahu kan tentang semua kejadian itu pada Emely.
Emely menangis dan menundukkan kepala nya lalu menggeleng kan kepala nya.
"Menghukum boleh, namun merampas nyawa orang secara paksa itu dosa kak! " Ucap Emely lirih dan tidak mau menatap Zayn.
"Tidak akan aku biarkan seorang pun mengganggu mu, dia berniat menghabiskan nyawa mu! " Ucap Zayn pada Emely.
"Tapi kau sangat kejam kak, kau membunuh nya kak! " Teriak Emely kepada Zayn kembali.
Zayn pun berdiri dan mendekati jendela, mendengar Emely menangis dan memarahi diri nya.
"Lalu, apa kabar dia yang telah membunuh anak kita, sebelum kita tahu bahwa di rahim mu ada keturunan kita? " Tanya Zayn pada Emely.
Emely yang tadi nya menangis menunduk pun, spontan berdiri dan menatap Zayn, lalu berjalan mendekati suami nya dan memegang lengan Zayn.
"Anak? " Tanya Emely menatap suami nya.
Zayn yang menyadari Emely berdiri dan berjalan mendekati nya pun tersenyum sambil memeluk istri nya.
__ADS_1
"Kau berjalan sayang, " Ucap Zayn menangis gembira.
Emely yang menyadari hal tersebut pun, melihat kaki nya dan tersenyum lalu menangis kembali.
"Aku bisa berjalan kembali kak, " Ucap nya sambil memeluk Zayn dengan erat.
Zayn dan Emely pun sama-sama terbuai dengan kebahagiaan mereka saat ini, dan melupakan tentang pembicaraan mereka barusan.
Emely pun mencoba berjalan beberapa langkah dan ya, dia sudah bisa berjalan, karena terkejut dan reflek berdiri.
Dia bahagia dan memeluk Zayn erat.
"Kau senang? " tanya Zayn sambil mengelus pipi Emely.
Emely pun menganggukkan kepala nya dan melingkar kan tangan nya di leher Zayn.
"Ini semua berkat kakak dan berkat karena kakak selalu menyemangati ku, terima kasih kak, aku sangat mencintaimu kak, " Ucap Emely sambil ******* bibir suami nya.
Setelah di rasa cukup dengan kegiatan bibir mereka, Emely pun menatap Zayn dan menundukkan kepala nya.
"Jadi aku hamil saat tertabrak kak? " Ucap Emely lirih.
Zayn menggabungkan kening mereka, dan menganggukkan kepala nya sambil mengelus pinggul Emely.
"Kita bahkan tidak tahu jika dia hadir di perut ku, kenapa mama tiri ku sangat kejam kak? " Ucap Emely sambil menutup mata nya menahan air mata nya.
"Sudah lah sayang, mungkin Bayi itu bukan tertakdir untuk kita,sedih memang, karena aku memang ingin cepat memiliki anak, namun ya kembali ke takdir, hem? " Ucap Zayn lembut.
"Maafkan aku karena tidak bisa menjaga anak kita kak", Ucap Emely lirih.
" Sudah sayang, mari kita buka lembaran baru di hidup kita, hem? " Jawab Zayn.
Mereka pun saling memeluk dan menguatkan satu sama lain, cinta mereka bukan cinta semata-mata, cinta tulus, cinta murni. Cinta yang tidak memandang bagaimana pasangan mereka, bagaimana kondisi pasangan mereka, mereka sama-sama belajar bagaimana cara mencintai yang tulus dan penuh kasih.
Zayn pun terus memeluk istri nya, menyalurkan kerinduan dan kasih sayang yang tulus.
***
Karya pertama ku kak
Mohon tetap dukungan dan vote nya ya kakak semua, Like, Komen, Rate, Vote.
__ADS_1