
Emely yang melihat Zayn tertidur lelap pun membelai kepala nya lembut dan tersenyum.
"Pantas para wanita mengejar mu dulu kak, tidak ada posisi mu yang jelek, semua tampan, " Gumam Emely dalam hati.
Emely terus mengelus kepala Zayn dan terus melihat wajah Zayn, dilihat nya mata Zayn, hidung nya, dan Emely pun fokus ke bibir Zayn, dan mengingat saat Zayn mencium nya.
"Otakku mulai tercemar, " Gumam Emely berbisik.
Lama Emely memandang wajah Zayn, dan memotret wajah lelap tersebut dengan ponsel nya.
Bel kamar mereka berbunyi, Emely yang mendengar nya pun, menekan tombol remotnya.
Mommy Dara dan Lea pun melihat pemandangan yang sangat menggemaskan tersebut.
"Mungkin semalam dia begadang Mom, " Ucap Lea pada Mommy nya.
"Ya, dia bekerja sampai jam 11 malam, sungguh anak ini, " Ucap Mommy nya ketus.
"Kalian berisik, " Jawab Zayn dengan suara serak nya, sambil bangun dari paha istrinya.
"Kepala ku sakit Mom, " Ucap Zayn manja.
Mommy yang mendengar omongan Zayn pun mendekati Zayn dan memegang kening nya, yang hangat.
"Kau mau demam Zayn, Mommy akan memangkas waktu resepsi mu, apa tidak masalah Em? " Tanya mommy Zayn.
Emely pun menganggukkan kepala nya dan setuju dengan saran Mommy nya.
"Mommy akan ambilkan obat, sebentar ya, " Ucap Mommy Zayn melangkah keluar kamar mereka.
Lea pun mendekati Zayn dan Emely dan memegang kening Zayn.
"Kau terlalu lelah bekerja Zayn, " Ucap Lea penuh perhatian.
"Suami mu juga begitu kak, " Jawab Zayn.
"Kau selalu menjawab, jika di bilangin, anak nakal! " Ucap Lea sambil mencubit lengan Zayn.
"Kalau kau sakit, berarti malam pertama nya gagal dong Zayn, " Ucap Lea dengan jahil nya.
Perkataan Lea sukses membuat Zayn yang sedang minum menyemburkan air minum nya, dan terbatuk-batuk.
Melihat Zayn tersedak, Lea tertawa terbahak-bahak, sambil menatap Ekspresi Zayn yang seakan mau memakan orang.
"Aku kan cuma bertanya Zayn, " Cetus Lea iseng.
Zayn hanya menggeleng kan kepala nya dan memejamkan mata nya, dia selalu malas mendengar ocehan kakak ipar nya tersebut.
"Zayn, Itu artinya nanti malam gagal dong, " Tanya Lea kembali dan itu sukses membuat Emely pucat.
Melihat Emely sudah pucat, Lea pun tertawa melihat kelakuan pasangan tersebut.
"Istri mu pucat, " Bisik Lea pada Zayn.
"Keluar lah kak, suami mu mencari mu, " Ketus Zayn pada Lea.
__ADS_1
Lea pun berdiri dan beranjak dari kamar mereka dengan tertawa terbahak-bahak.
Mendengar Tawa Lea membuat Zayn menggeleng kan kepala nya, dan menatap muka Emely yang memang pucat.
"Jangan di dengarkan, " Ucap Zayn datar pada Emely.
Emely pun menganggukkan kepala nya, namun dia memang sangat memikirkan malam pertama nya, dia sangat takut, dia malu dan dia belum siap sejujurnya.
Zayn yang melihat raut wajah Emely pun seakan mengerti yang dipikiran istrinya.
"Aku tidak akan menuntut mu melayani ku di ranjang, santai saja, kita jalani pernikahan ini seperti air yang mengalir. " Ucap Zayn sambil. menatap wajah istri nya.
Mendengar perkataan Zayn membuat Emely tersenyum pada Zayn, Zayn yang melihat senyum yang sangat dia rindukan pun membalas senyuman emely dengan Senyuman nya.
"Tampan sekali, " Ucap Emely.
Zayn hanya mengerutkan kening nya dan membuang muka nya, Emely selalu bisa membuat nya salah tingkah.
*
*
*
Acara pun sudah di gelar, Emely pun sudah selesai di dandani dengan sangat cantik dan elegan.
Zayn yang melihat betapa cantik nya istri pun, menatap nya tampa berkedip.
"Bagaimana tuan? " Tanya MUA tersebut.
Jawaban Zayn tersebut membuat Emely tersenyum dan merona.
Emely pun melihat Zayn yang sangat tampan dengan Tuxedo nya.
"Kak, " panggil Emely.
"Hum, " Jawab Zayn sambil melihat ke arah Emely.
Emely pun memberikan ponsel nya pada MUA tersebut dan mendekati Zayn.
"Mau foto berdua, " Ucap Emely manja.
Zayn yang menatap Emely datar pun, berdiri dan mendekat ke samping Emely,Zayn pun meletakkan tangan nya di pinggang Emely dan memeluk nya posesif, MUA tersebut langsung memotret mereka dan memberikan ponsel nya pada Emely lagi.
"Tampan sekali, " Gumam Emely dan dapat di dengar Zayn.
Zayn yang sedikit pusing pun duduk kembali, dan mencoba menahan denyut kepala nya.
Para sahabat Zayn , dan Lea memanggil pengantin tersebut memasuki tempat resepsi.
Semua mata tertuju pada Pasangan tersebut, banyak yang merasa iri karena kecantikan Emely dan banyak juga yang menatap penuh damba Emely dan Zayn.
Tamu undangan pun, memberikan selamat dengan menyalami pengantin.
Zayn yang sangat merasakan sakit kepala nya pun, menahan nya sangat kuat.
__ADS_1
"Berapa lama lagi acara nya Kak? " Tanya Zayn pada Bara karena saat ini mereka sedang berfoto-foto.
"Sabar lah Zayn, kau bisa begadang sampai pagi nanti, " Bisik bara sambil tersenyum.
"Aku sakit, dari tadi nahan agar tidak tumbang, dan sepertinya sudah oleng ini, " Ucap Zayn.
Perkataan Zayn tersebut pun, Membuat Bara langsung menopang pinggang Adik nya.
"Oh ****! , Zayn! " Ucap Bara.
"Ayo kak, bawa aku, " Ucap Zayn yang sudah tidak kuat.
Emely yang melihat Bara Memegangi pinggang Zayn pun menatap Zayn dengan panik.
Bara pun memberitahu para undangan jika, Zayn dan Emely akan segera berangkat karena penerbangan mereka sebentar lagi, Supaya Zayn tidak mendapatkan malu dan omongan dari orang-orang kelak.
Bara membopong Tubuh Zayn, dan membawa nya ke kamar, dan diikuti oleh Emely dari belakang.
Sampai di depan pintu kamar mereka Zayn pun sudah tak sanggup dan jatuh pingsan.
Emely yang melihat suami nya pingsan pun panik.
"Tenang Em, buka pintunya, " Ucap Bara.
Emely pun membuka pintunya, Zayn pun di bawa masuk dan di baringkan di ranjang.
"Jaga dia sebentar, aku akan menyuruh Mommy telepon dokter, " Ucap Bara sambil berlalu dari kamar Zayn dan Emely.
Emely pun membuka. Tuxedo dan Sepatu Zayn dengan perlahan sambil menangis.
"Kak, " Dipegang nya pipi Zayn yang sangat panas tersebut, dan dia pun menangis.
Mendengar Zayn pingsan Para sahabatnya pun melihat ke kamar Zayn.
"Dia demam, " Ucap Malik.
"Ya dia memporsir tenaga nya untuk bekerja dan malam nya dia minum, " Ucap Reno sambil menatap Emely yang sangat panik dengan Zayn.
Tak berselang lama pun, Dokter datang dan memeriksa Zayn.
Dokter pun memasang infus dan berkata Zayn kurang asupan, dan Asam lambung nya naik, dan kecapean.
Mommy dan Daddy Zayn pun menatap Reno, Reno yang di tatap begitu pun, menelan saliva nya kasar dan membuang nafas nya kasar.
"Zayn memporsir tenaga nya untuk bekerja, karena ingin mendapatkan proyek Maldives, Mom, Dad.., Malam nya Zayn minum, dan tidak makan, aku sudah melarang, namun kalian tentu tahu bagaimana putra kalian ini, Dan dia juga kepikiran kalau Emely berencana Membatalkan pernikahan mereka, " Ucap Reno sambil menelan Saliva nya.
Daddy pun melihat ke arah Emely "Emely, sekarang tugas mu adalah, bagaimana membuat suami mu mengurangi kesibukan nya, Daddy ingin dia menjaga kesehatan nya, ini sudah kesekian kali anak ini begini, demi mendapatkan apa yang dia mau, " Ucap Daddy nya dan di anggukin oleh Emely.
"Mari kita keluar, Biarkan Emely yang mengurus pria bandel ini, " Ketus daddy Zayn dan mengajak istrinya keluar.
Sebelum semua keluar,Emely meminta pada Lea untuk membuka gaun nya, Dan Emely pun membersihlan dirinya.
Selesai membersihkan dirinya, Emely melepaskan ikat pinggang Zayn, karena takut mengganggu tidur Zayn.
***
__ADS_1