
"Aurora sayang. Kamu sudah siap? Kita akan menghadiri acara wisuda Mommy kamu," ujar Arka, dengan begitu telatennya dia mengepang rambut panjang Aurora Borealis putri kecilnya yang saat ini berusia 5 tahun.
"Siap dong ayah. Mommy pasti cantik banget 'kan?" celetuk Aurora, dengan suara khas anak kecil.
"Pasti dong, sayang. Mommy cantik seperti kamu. Nanti kita ke toko bunga dulu. Kita belikan Mommy bunga yang sangat cantik. Setelah itu, kita akan makan malam di Restoran mahal dan indah untuk merayakan kelulusan Mommy, oke?"
Aurora mengangguk-anggukkan kepalnya seraya tersenyum senang.
"Nah, Putri ayah sudah cantik. Rambutnya juga sudah rapi. Kita berangkat sekarang? Mommy kamu sudah menunggu di sana pasti. Hmm ... Tapi tunggu, sebenarnya ini Putri siapa sih, kenapa cantik sekali? Mata ayah sampai silau banget," goda Arka, menutup kedua matanya seolah benar-benar merasa silau karena kecantikan yang terpancar dari wajah Aurora Borealis, buah hatinya bersama Cinta sang istri.
"Dih, ayah. Aku pasti putri ayah 'lah. Memangnya putri siapa lagi? Ayah aku tampan, Mommy juga cantik, sudah pasti putrinya juga cantik dong," jawab Aurora
"Hahahaha! Pintarnya putri ayah. Muach!" Satu kecupan pun mendarat di pipi mungil sang putri.
__ADS_1
"Ayo ayah, kita berangkat sekarang."
"Iya-iya, kita berangkat."
Keduanya pun keluar dari dalam kamar dengan bergandengan tangan. Aurora terlihat begitu cantik dengan dengan mengenakan gaun berwarna putih. Rambutnya pun di kepang 2 begitu rapi. Sedangkan Arka Wijaya, dengan mengenakan tuxedo berwarna hitam. Lengkap dengan dasi kupu-kupu juga rambut yang di tata begitu rapi membuatnya bak pangeran yang hendak melamar seorang Putri kerajaan.
* * *
Di Kampus tempat dimana Cinta menimba ilmu selama ini. Cinta yang saat genap berusia 30 tahun nampak gelisah duduk di dalam gedung, di antara para wisudawan dan wisudawati yang hendak di wisuda hari ini. Dia berkali-kali menoleh ke arah belakang mencari sosok suami dan putrinya yang sampai saat ini masih belum juga terlihat batang hidungnya.
Sampai akhirnya 2 orang yang di tunggu pun terlihat dari arah kejauhan. Arka dan Aurora sang putri melambaikan tangan kepadanya dari kejauhan. Satu buket bunga mawar merah pun Arka perlihatkan ke udara. Suami dan putrinya itu nampak tersenyum lebar. Senyuman penyemangatnya, senyuman yang membuatnya merasa bahagia.
Cinta balas melambaikan tangan, senyuman lebar pun dia layangkan. Mereka berdua adalah orang yang paling berharga di dalam hidup seorang Cinta, dia tidak tahu apa yang terjadi dengan dirinya, jika tidak ada mereka berdua di dalam hidup gadis bernama lengkap Cinta Puspita tersebut.
__ADS_1
Acara pun benar-benar di mulai, satu-persatu mahasiswa di panggil untuk di beri penghargaan dan penghormatan terkahir. Hal tersebut pun sebagai pertanda bahwa mereka telah lulus dengan gelar masing-masing.
Setelah acara selesai di adakan, Cinta segera berlari menghampiri putri dan juga suaminya. Perasaanya benar-benar merasa bahagia. Ketiganya pun berpelukan seketika itu juga. Arka merentangkan kedua tangannya, memeluk istri juga putri kesayangannya secara bersamaan.
"Kalian lama banget tadi, hampir aja terlambat," gumam Cinta di dalam dekapan suami juga mendekap erat tubuh mungil sang putri.
"Tadi kami ke toko bunga dulu, Mom. Makannya lama," jawab Aurora sang putri.
"Selamat ya, sayang. Akhirnya kamu bisa menyelesaikan kuliah. Kamu Istri Arka Wijaya yang sempurna sekarang. Kamu bukan hanya istri yang baik, tapi juga istri yang sempurna. Kecantikan kamu, perilaku kamu, pendidikan kamu juga tinggi. Mas bangga sama kamu, sayang. Mas semakin cinta sama kamu," bisik Arka seraya mengecup pucuk kepalanya Cinta penuh kasih sayang.
"Makasih, Mas. Aku bisa seperti ini karena Mas. Aku bisa menjadi Cinta yang awalnya hanya seorang anak yatim piatu kini menjadi Cinta dengan gelar pendidikan yang tinggi, semua ini berkat Mas juga dukungan dan semangat dari putri kita. Aku sayang kalian berdua, suamiku dan putriku," jawab Cinta dengan kedua mata yang berkaca-kaca.
Kehidupan Cinta benar-benar sempurna. Semua yang dia inginkan telah terpenuhi, semua yang dia cita-citakan pun tercapai semua. Sesempurna itu kehidupan Cinta saat ini. Dia bukan hanya memiliki suami yang sempurna, baik secara rupa atau pun cara sang suami memperlakukan dirinya. Namun, semua yang diimpikan oleh manusia di muka bumi ini dia memilikinya.
__ADS_1
Harta yang melimpah, gelar pendidikan yang tinggi, dan yang paling berharga di dalam hidupnya melebihi dari apapun adalah putri yang cantik dan baik bernama Aurora Borealis. Putri yang sangat dia sayangi melebihi apapun yang ada di dunia ini.
...****************...