
Kevin yang sudah membulatkan tekad untuk kembali ke perusahaannya. hari ini dia akan mengundurkan diri sebagai tenaga guru di MAN xx .. Kevin pun menuju ke ruangan kepala sekolah..menyerahkan berkas pengunduran dirinya.. pak Syahrial sebagai kepala sekolah dan selaku om nya sendiri pun tak dapat mencegah lagi..karena dia sendiri tau betapa keras nya pendirian seorang Kevin..jika sudah ingin melakukan sesuatu, maka tidak ada satu orangpun yang mampu untuk menghalanginya..
" semoga masalah perusahaan kamu cepat selesai ya nak" ujar pak Syahrial kepada Kevin sambil menepuk pelan pundak keponakannya itu.
" makasih om..tapi, Kevin ada permintaan ..."
" apa itu?selama om mampu, om akan kabulkan"
" Kevin hanya minta kepada om, untuk merahasiakan jati diri Kevin kepada semua orang yang mungkin setelah kepergian Kevin nanti , akan menanyakan siapa dan dimana Kevin..Kevin mohon jangan memberitahukan kepada siapapun" mohon Kevin kepada om nya
" loh..kok begitu? memangnya kenapa nak?" tanya pak Syahrial bingung
" pokok nya Kevin minta tolong om..." dengan nada memelas
" hmmm... baik lah..om janji tidak akan memberi tahu siapapun" ujar nya membuat Kevin tersenyum bahagia..
dalam hati Kevin berkata bahwa semuanya akan dimulai sekarang...semua rencananya akan segera dijalankan..
setelah itu, Kevin berpamitan kepada seluruh guru dan staf.. lalu, Kevin melangkah ke ruangan OSIS , tempat selama ini dia berada.. Kevin memulai rencananya.. dan Kevin merasa jantungnya berdegup kencang... Kevin ragu kalau apa yang sudah direncanakannya akan gagal.. tapi, mau tidak mau, sebelum kepergiannya Kevin harus berhasil dengan rencana tersebut .
" bismillah ... semoga berhasil"...Kevin berdoa dalam hati..
lalu Kevin segera mengutus seorang siswa untuk memanggil tiga nama siswi dan menyuruh mereka menghadap ke ruangannya.. ya... ketiga siswi itu adalah, Dahlia, Dara dan Dini..
setelah beberapa saat, terdengar suara ketukan pintu...jantung Kevin semakin berdebar kencang...Kevin meyakinkan dirinya dan mengendalikan diri supaya tidak gugup..dia ingin berhasil dalam misi nya..karena keberhasilan misi ini merupakan langkah masa depannya..
" assalamualaikum"
" waalaikumsalam.. silahkan masuk" jawab Kevin
" bapak memanggil kami? apa kami membuat masalah pak? apa kesalahan kami?" tanya dini gemetar gugup.. karena mereka tau Kevin walaupun sangat tampan seperti artis korea, merupakan guru ping killer di sekolah..
" ah.. tidak..kalian tidak ada salah..saya memanggil kalian karena ada sesuatu yang harus saya sampaikan"jelas Kevin membuat ketiga gadis itu berpandangan, menunjukkan betapa penasarannya mereka.
" kalau boleh tau, ada apa ya pak?" tanya seorang gadis diantara mereka seraya mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Kevin.
"degggg" pandangan mereka bertemu, membuat jantung kedua insan itu berdegup kencang..rasa yang sama .. rasa aneh yang membuat mereka gugup dan segera gadis itu menundukkan kepala, sementara Kevin membuang pandangan ke arah lain.
__ADS_1
" hmmm... sebelum nya saya minta maaf. .." ujar Kevin menguat kan dirinya dengan menghela nafas dalam lalu melanjutkan pembicaraannya.
" saya ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian..walaupun saya sebenarnya merasa gugup dan malu..karena bagi saya ini adalah yang pertama kalinya dalam hidup saya.."
" saya.... ingin mendengar pendapat kalian bertiga..."
ketiga gadis itupun kembali berpandangan..
" pendapat kami pak?" tanya Dara
" iya.." jawab Kevin singkat.
" tentang apa pak?" tanya Dara lagi
Kevin kembali menghela nafas.. Kevin merasa ragu..bagaimana cara menjelaskannya..akhirnya dia mempunyai ide..
" mohon kalian dengarkan .. saya akan bercerita sedikit dan saya minta kalian berikan pendapat dengan jujur" ujar Kevin
"baik pak" jawab ketiga gadis itu berbarengan
" kalau begitu, saya pribadi akan meninggalkan pekerjaan saya sekarang dan mengurus pekerjaan yang besar itu pak...setuju kan teman-teman?" ujar dini sambil bertanya kepada temannya
" betul,.." jawab Dara
" setuju.. jika itu lebih penting, maka lebih baik melakukan hal itu pak" jawab Dahlia
"oke.. lalu.. setelah mengambil keputusan, dan masih ada satu masalah lagi..jika disaat kalian akan pergi, tapi kalian sedang menyukai seseorang dan kalian belum bisa mengutarakan perasaan kalian , sedangkan keadaan sangat mendesak untuk meninggalkan seseorang itu..apa yang kalian lakukan?"
sejenak suasana hening..ketiga gadis itu hanyut dalam pikiran masing masing..
" kalau saya pribadi pak, sebelum meninggalkan orang tersebut ada baiknya mengungkapkan perasaan dan mendapat jawaban... bagaimana pun juga, kalau tidak diungkapkan dan tidak ada jawaban yang pasti, akan menjadi beban pikiran.. dan yang lebih parah nantinya akan memecah konsentrasi terhadap masalah besar lain yang akan dihadapi di tempat lain..dalam arti pekerjaan baru seperti yang bapak bilang tadi" jawab Dahlia mewakili temannya..
sementara dara dan Dini hanya mengangguk menyetujui..sedangkan Kevin memejamkan mata ikut menyetujui pendapat Dahlia...
" hmmm...berarti harus segera diungkapkan dan harus menerima jawaban? seperti itu maksud kalian?" tanya Kevin datar
" betul sekali pak" jawab dini penuh keyakinan
__ADS_1
" saya setuju pak dengan dini" ujar Dara
sementara Dahlia termenung, dia bingung dengan apa yang di jelaskan oleh gurunya tersebut..ada sedikit getaran di hatinya dan merasa akan terjadi sesuatu,..
" hmmmm... sebenarnya yang saya ceritakan adalah diri saya sendiri...." jelas Kevin terputus karena tiba-tiba dini memotong pembicaraannya
" maksud bapak, bapak menyukai seseorang?" tanya dini
" iya, saya menyukai seseorang..tapi..."
" tapi apa pak? siapa orang itu?" tanya Dara
" apa orang itu juga menyukai bapak?" sambung dini
" itulah yang menjadi dilema di pikiran saya saat ini.. saya menyukainya semenjak pertama bertemu.. tapi, saya tidak tau sama sekali, apa dia menyukai saya atau tidak"jelas Kevin
"kenapa bapak tidak memberitahu orang itu kalau bapak menyukainya?" tanya Dahlia yang dari tadi diam
" ahhhhhh...." ujar Kevin sambil bersandar di kursinya
" tidak semudah itu..saya takut kalau orang yang saya sukai, malah tidak menyukai saya..."
" memangnya siapa orang itu pak?" tanya dini penasaran
" dimana orangnya pak?" sambung dara
" saya rasa bapak harus mengutarakan secepatnya, belum tentu apa yang bapak pikirkan itu kenyataannya..kalau bapak tidak mengutarakan hal itu, bagaimana bapak akan tau jawabannya" ujar Dahlia membuat Kevin merasa semangat lagi.
" baiklah.. saya akan coba mengungkapkan perasaan saya.. dan bersiap dengan apapun jawaban yang saya terima..tapi, sebelum nya apa kalian tau kenapa kalian saya panggil kesini?" tanya Kevin...ketiga gadis itu menggelengkan kepalanya..
" karena.... orang yang saya maksud ada di antara kalian bertiga....."
"APAAAAAAAAA???????????"
\=\=\=\=\=
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
__ADS_1