
Kevin yang sedang berjalan menuju ruang aula, dimana tempat siswa baru beserta OSIS berkumpul. Karena jarak dari ruang UKS ke ruang aula cukup jauh, Kevin yang berjalan cukup pelan hingga membawanya tenggelam dalam lamunan. Kevin merasa ada yang aneh dalam dirinya sekarang. perasaan yang tak mampu diungkapkan dan belum pernah dirasakannya.. Ya... perasaan yang mampu membuat jantung nya berdegup kencang tidak beraturan.
" Apa yang sebenarnya terjadi? kenapa aku merasakan getaran yang sungguh hebat, disaat aku berada disamping gadis itu? aku merasa sangat nyaman dan bahagia. aku tak mampu melihat air mata di wajah kesedihannya. aku merasa senang melihat senyumnya. aku tidak pernah merasakan hal ini sebelumnya.. aku merasa selalu ingin melindunginya dan tak mampu berada jauh darinya.. Ya Tuhan.... apa yang sebenarnya terjadi padaku??......Ucap Kevin dalam hati sambil mengusap kasar wajahnya sendiri.
"Pak Kevin...."Panggil seseorang membuyarkan lamunan Kevin, lalu menoleh ke asal suara tersebut.
" Pak Syahrial??" ujar Kevin kaget." Bapak kok ada disini? ada yang bisa saya bantu pak?" ujar Kevin serius.
"Loh ..loh.. harusnya saya yang bertanya..Pak Kevin mau kemana?? mau pulang??" tanya pak Syahrial kepala sekolah tersebut.
"Tidak pak. saya tidak mau pulang..ini kan belum waktunya pulang.. saya masih ada tugas menemani kegiatan siswa baru OSB.. ini saya mau ke aula.. anak-anak sudah ngumpul disana pak.." jawab Kevin mantap.
"Apa??????" ujar pak Syahrial mengernyitkan dahinya keheranan.
" Bapak kenapa kaget? " tanya Kevin melihat ekspresi wajah pak Syahrial.
" Boleh saya tanya sesuatu?" ujar pak Syahrial dengan tatapan mata menyelidik.
" Boleh pak , dengan senang hati..apa yang mau bapak tanyakan?" ujar Kevin .
"Bapak sudah berapa lama di sekolah ini?" tanya pak Syahrial.
" Kok bapak nanya gitu? kan bapak juga tau sendiri udah berapa lama saya disekolah ini.." ujar Kevin kebingungan dengan pertanyaan tersebut.
"Saya yang nanya ke bapak, kok balik nanya bukannya dijawab" ujar pak Syahrial sinis.
" Ehmmmm. sudah 1 tahun pak.." jawab Kevin mantap , dengan ekspresi masih kebingungan.
pak Syahrial manggut-manggut, membuat Kevin makin keheranan.
" Apa keponakan om lagi ada masalah?" tanya pak Syahrial kepada Kevin yang merupakan anak dari kakak perempuan pak Syahrial tersebut. ya Kevin merupakan keponakan dari pak Syahrial. Kevin adalah seorang pengusaha yang sangat sukses di negaranya.
Tapi setahun yang lalu memutuskan untuk meninggalkan perusahaan nya , karena untuk melihat siapa yang benar-benar baik dan tidak baik di perusahaannya.. Kevin memutuskan untuk membantu sang om Syahrial di sekolah tersebut sebagai tenaga honorer, lalu menyerahkan tampuk pimpinan kepada asisten pribadi kepercayaannya yaitu leon, yang sudah dianggapnya seperti saudara sendiri. karena Kevin anak tunggal. Tapi bagaimanapun juga Kevin masih tetap mengawasi perusahaannya dari jauh. Dia berpesan kepada asisten nya untuk mengatakan jika Kevin sedang mengurus perusahaan diluar negeri.
terkadang papanya Kevin , papa michael Sanjaya yang mengetahui rencana Kevin sering menggantikan dirinya disaat ada meeting dengan klien penting perusahaan.
__ADS_1
" Loh, kok om ngomong gitu? Kevin gak ada masalah om." jawab Kevin bingung.
" Benarkah? atau kamu sudah tidak betah bantu om disekolah ini? ditempat terpencil jauh dari kota dan kemewahan, secara kamu itukan seorang CEO perusahan terbesar di negara ini. Yang selalu hidup dengan penuh kemewahan..." ujar pak Syahrial menyelidik.
" Om kok ngomong seperti itu? Kevin betah kok. Kevin senang membantu om disini. semua disini ramah dan baik kepada Kevin...."
" termasuk guru cewek dan staf cewek ??" ujar pak Syahrial memutus omongan Kevin dan sekaligus menggodanya.
" ah om apaan sih.. nggak lah.. memang benar semua ramah membuat Kevin betah.. Dan lagi suasana pedesaan yang jauh dari keramaian dan polusi membuat Kevin merasa sangat nyaman". terang Kevin.
" oya? terus apa yang kamu pikirkan sekarang? kalo tidak ada masalah, terus apa yang terjadi?" ujar pak Syahrial selanjutnya.
" Sebenarnya ada apa sih om? kok om nanya kayak gitu?" Kevin masih bingung.
"ehhhhmmm ... atau kamu ingat pacar kamu?" tanya pak Syahrial tersenyum menggoda.
" apa???" teriak Kevin kaget.. lalu menutup mulutnya.. sementara pak Syahrial malah tersenyum.
" Pacar darimana om? om kan tau sendiri bagaiman kehidupan Kevin, Kevin kan gak punya pacar om" jawab Kevin malu.
" siapa yang melamun om? Kevin gak melamun kok." sanggah Kevin
" yakin kamu gak melamun?" tanya pak Syahrial tidak percaya.
" yakin om.." jawab Kevin mantap.
" hmmm .baiklah kalo begitu. tadi kamu bilang gak melamun dan kamu tadi bilang mau ke aula kan??"
" iya om"
" sekarang om tanya aula letaknya dimana?"
Kevin kaget dan sadar kenapa dari tadi pak Syahrial bertanya seperti itu.. dan kevin tau karena sekarang dia berada di gerbang yang ada di belakang aula.
" Astaghfirullah..." ujar Kevin sambil memukul keningnya..
__ADS_1
" hahahhaha... sekarang masih mau bilang kamu tidak melamun, setelah kejadian ini?" ujar pak Syahrial sambil terbahak.
" Hehehe. iya om maaf.... tadi Kevin melamun, sampai gak tau kalo udah kelewat sukanya" ujar Kevin malu.
" Aduh kenapa sampai begini? sungguh memalukan.. hanya karena gadis itu aku bisa kecolongan melakukan hal memalukan begini..Untung om yang tau kalau sampai orang lain yang tau, aduhhhh malu nya.....tapi, emang Dahlia sangat cantik sampai aku jadi kepikiran gini.." ujar Kevin senyum sendiri membuat pak Syahrial semakin heran.
" Nah..nah sekarang malah senyum sendiri, lagi jatuh cinta ya?" goda pak Syahrial.
Kevin kaget dari lamunannya dan tanpa sengaja menjawab..
" iya om.... ehhhh...ehhh... nggak om" ujar Kevin gelagapan.
" hahahaha.. cerita dong sama om.. siapa calon mantu om yang mampu meruntuhkan hati seorang Kevin Sanjaya,yang anti perempuan dan sangat dingin terhadap perempuan.walaupun banyak yang ngejar termasuk Shinta siswa kelas 11..." ujar pak Syahrial meledek.
" ihhhh ..apaan sih om? om sok tau deh.. siapa juga yang punya pacar Shinta.." jawab Kevin seasalnya
" nah kan ngaku..pasti Shinta ya?"
" ehhh.. kok Shinta? ya nggak lah om..beneran nggak." ujar Kevin angkat jari berbentuk v.
" terus siapa dong? kenalin om dong, siapa tau nanti om bisa jadi pak comblang...hahhahha"
" Om mau tau aja urusan anak muda...udah om kevin mau ke aula dulu. permisi om.." ujar Kevin sambil berlari ke arah aula diikuti senyum pak Syahrial.
"hmmmm.. aku jadi penasaran, siapa yang bisa buat Kevin yang selama ini anti wanita sampai bisa melakukan wanita itu..atau jangan-jangan siswa baru.. hmmm harus ku selidiki ..." pak Syahrial bergumam sambil berbalik menuju ke ruangannya.
\=\=\=\=\=\=\=
Sementara Kevin.....
" Bodoh...bodoh...bodoh...kenapa aku sampai melakukan hal yang sangat memalukan ini?..." Rutuk Kevin dalam hati sambil menjentikkan jari ke keningnya sendiri.
"awwww...sakit". teriak nya sendiri. karena terlalu kencang sehingga membuat keningnya sakit.
"aku tidak bisa begini..Oya tadi aku sudah memerintahkan Leon untuk mencari informasi tentang Dahlia..sebaiknya ku kirim datanya sekarang"
__ADS_1
Lalu Kevin mengeluarkan hp nya kemudian mengirim pesan melalui WhatsApp kepada Leon.