
" karena..... orang yang saya maksud ada diantara kalian bertiga" akhirnya perkataan itu lolos dari mulut Kevin.. membuat ketiga gadis tersebut terkejut..
"APAAAAAAA????....." seru mereka bersamaan..
"apa maksud pak Kevin itu saya?"tanya dini dalam hati
" apa saya orangnya? itu tidak mungkin, saya rasa antara dini dan Dahlia...tapi, kalau dini pun tidak mungkin.. pasti Dahlia" ujar Dara dalam hati..
sementara Dahlia sendiri malah tidak bisa menebak siapa orang tersebut.. karena menurut nya tidak mungkin seorang Kevin bisa menyukai seorang diantara mereka.. bahkan kalau dipikir banyak senior mereka yang lebih cantik seperti Shinta and the Genk..mustahilll...
" aq sendiri memang suka sama pak Kevin..tapi tidak mungkin pak Kevin suka sama aku..aku hanya seorang anak miskin yang tidak cantik dan tidak ada apa-apanya...dan aku bisa bersekolah disini pun berkat beasiswa, sehingga bisa bersekolah gratis.. apa mungkin dini atau dara??ahhhh kenapa kalau memang mereka aku merasa tidak rela? apa benar perasaan ini? apa aku mencintai pak Kevin?ahhhhhh... membuat aku pusing..." Dahlia berteriak dalam hati...
" Dahlia...." ujar Kevin membuyarkan lamunan Dahlia
sementara Dahlia dan kedua temannya sangat terkejut melihat Kevin yang tanpa disadari sudah beralih posisi berlutut di hadapan Dahlia...
" Dahlia, orang yang saya maksud adalah kamu..." tunjuk Kevin
"jdarrrrrrrrr" seperti mendengar suara petir menyambar...membuat Dahlia gemetar dan jantungnya berdegup sangat kencang... sementara dara dan Dini mendelikkan mata mereka tidak percaya dengan apa yang mereka lihat..
" sejak pertama kita bertemu di gerbang sekolah, lalu pada saat kamu pingsan, saya sudah merasa bahwa saya menyukai kamu.. dan disaat saya menggendong kamu, saya merasa keanehan yang sangat tidak bisa diungkapkan..walaupun, mungkin ini terlalu cepat..dan mungkin juga ini terlalu memalukan, tapi itulah kenyataannya.. saya mencintai kamu Dahlia.. apa kamu juga mencintai saya?" akhirnya dengan segala kegugupan dan ketakutan yang ada Kevin memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaannya..
Dahlia masih syok mendengar perkataan Kevin...lidahnya kelu dan mulutnya terkunci.. entah apa yang dia rasakan sekarang..
" Dahlia...." Kevin kembali memanggilnya membuat Dahlia menoleh kearah Kevin. tatapan netra mereka kembali bertemu..tapi yang saat ini Dahlia rasakan adalah ada kebahagiaan yang luar biasa...
"Dahlia...." kembali Kevin memanggil...dan dara yang ada di samping Dahlia mencolek bahunya
" a..aapa pak?" akhirnya Dahlia kembali sadar
Kevin menggenggam kedua tangan Dahlia membuat Dahlia merasakan seperti ada sengatan listrik..
" Dahlia , aku mencintai mu..maukah kamu menjadi ratu yang menduduki singgasana hati ku?"
setelah beberapa saat berperang dengan perasaan nya sendiri..akhirnya Dahlia memberanikan membuka suara..
" ta..tapi pak..."
" tapi apa Dahlia?"
"s ..saya ...ehhhhmmm...bapak kan belum tau siapa saya sebenarnya..saya hanya orang miskin dan orang rendahan yang tidak mungkin bisa menjadi ratu di hati bapak..masih banyak ....."
" saya tidak perduli kamu siapa dan saya tidak mau tau dengan orang lain.. yang saya tau.. saya mencintai kamu..dan kamu adalah orang pertama yang saya cinta.." jelas Kevin membuat Dahlia kembali terdiam...antara senang dan takut di permainkan
" t..tapi pak..apa bapak tidak malu mencintai saya?"tanya Dahlia meminta kepastian
" saya tidak pernah malu untuk mencintai siapapun..saya bukan orang yang mudah untuk jatuh cinta..jadi tidak ada batasan status sosial bagi saya untuk mencintai seseorang...apa kamu tidak menyukai saya?" tanya Kevin dengan pandangan memelas.
" sa..saya juga menyukai bapak..."
" apa kamu mencintai saya?"
" saya..saya..tidak tau pak..saya hanya merasa nyaman dan selalu ingin ada di dekat bapak..karena saya sendiri tidak tau bagaimana rasanya jatuh cinta"
" jika kamu memang menyukai saya..apa kamu mau menjadi calon isteri saya?"
" C...c.. calon isteri pak"
" iya calon isteri..."
"tapi pak..saya masih muda umur saya baru 17 tahun..saya masih mau mengejar cita-cita saya..saya masih mau sekolah dan bekerja serta membahagiakan orang tua, nenek dan adik saya..."
" saya tau..saya tidak memaksa kamu menikah dengan saya saat ini juga..saya tidak akan mengganggu sekolah kamu..saya tidak akan melarang kamu untuk menyelesaikan sekolah lalu kamu bekerja ...saya hanya ingin kamu menjadi calon isteri saya..dan saya akan menunggu sampai saat kamu siap menjadi pendamping saya.."
__ADS_1
" tapi pak, itu masih sangat lama...apa kah bapak akan sanggup menunggu?"
" saya sudah mengungkapkan perasaan saya kepadamu..jadi saya sudah tau konsekuensi nya..dan saya sanggup untuk menunggu..." jelas Kevin meyakinkan Dahlia.. sementara Dahlia melihat kearah netra Kevin..berusaha mencari kebohongan disana..tapi, sama sekali tidak menemukan celah kebohongan tersebut.
"bagaimana Dahlia? kamu mau atau tidak?" tanya Kevin kembali meminta jawaban..
" baik lah pak ..saya mau..tapi ada syaratnya.."
" apa syaratnya?" tanya Kevin tidak sabar
" saya akan terima bapak sebagai calon suami saya.. tapi, saya minta bapak jangan halangi saya untuk menggapai apa cita-cita saya..saya, hanya butuh kepercayaan dan kejujuran..sampai saatnya saya sendiri yang akan mengatakan dan meminta bapak menjadikan saya sebagai isteri bapak..dan selama itu saya tidak mau bapak menjalin hubungan dengan wanita lain apalagi sampai menikahi wanita lain...begitupun saya..saya berjanji tidak akan membuka hati saya kepada pria lain...dan jika bapak sanggup, maka saya bersedia" jawab Dahlia tegas..
" baik saya setuju..saya akan menunggu saat bahagia itu...saya akan buktikan keseriusan saya...terima kasih Dahlia..." ujar Kevin mencium tangan Dahlia lembut..
mendapat perlakuan itu, Dahlia merasa sangat bahagia tanpa disadari bulir bening pun menetes dari sudut matanya..
Kevin melepaskan genggaman nya...lalu beranjak ke arah laci meja nya dan mengambil sesuatu .
" Dahlia.. untuk meresmikan hubungan kita dan sebagai pertanda keseriusan ku padamu..aku ingin kamu dan aku mengenakan cincin couple ini..dicincin yang kamu pakai akan ada tulisan nama ku dan di cincin yang aku pakai ada tulisan namamu..anggap saja kita tunangan...dan selama cincin itu ada dijari kita, maka dimanapun kita berada kita akan berjanji bahwa kita akan menjaga cincin ini seperti menjaga cinta kita.. apa kamu bersedia menjadi tunangan saya?" tanya Kevin...sambil menunjukkan cincin berlian yang memang sudah dipersiapkan olehnya..
" saya mau pak..saya bersedia.." jawab Nadia sambil menangis.. lalu Kevin pun memakai kan cincin kepada Dahlia begitupun Dahlia juga memakaikan cincin kepada Kevin..
" mulai sekarang kita tunangan.. aku akan menunggu sampai kamu siap untuk menjadi istri ku.." ujar Kevin sambil mencium tangan Dahlia..
Dahlia mengangguk tanpa mengeluarkan suara , hanya Isak tangis bahagia yang terdengar..
Kevin pun menghapus airmata Dahlia ...
" boleh aku memelukmu?" tanya Kevin sambil menarik tangan Dahlia bangkit dari duduknya...
" oooo tidak bisa..." cegah dini melepaskan pegangan tangan mereka
" loh kenapa tidak boleh?" tanya Kevin heran
" belum muhrim pak.. mati jadi fitnah" jawab Dara
" mending kita aja yang peluk Dahlia, anggap aja perwakilan pak Kevin" ujar dini sambil memeluk sahabatnya disusul dara juga memeluk Dahlia ..jadilah mereka berpelukan layaknya Teletubbies...
Kevin yang menyaksikan tersenyum kecut..
"uhhhh... sabar...nunggu halal..."begitu kira-kira ucapan dalam hati Dahlia sambil tersenyum melihat Kevin
" aku akan menunggu saat itu" jawab Kevin dalam hati sambil membalas senyuman dahlia
" selamat ya Lia..." ujar kedua sahabat nya sambil menjabat tangan Dahlia
" makasih" jawab Dahlia tersenyum
drttttt... drrrrtttt... drrrrtttt
terdengar suara ponsel Kevin, memecah suasana bahagia itu ..
" halo.." ujar Kevin
"halo tuan muda..saya sudah di gerbang..sebentar lagi kita akan berangkat..kita naik helikopter yang sudah disediakan" ujar Leon memberitahukan..
" ok..sebentar lagi saya ke sana..kamu tunggu 5 menit" jawab Kevin..
lalu Kevin mematikan telepon tersebut, kemudian beralih kepada tiga gadis di depannya.
" baiklah..sudah terlalu lama kalian disini...kalian boleh kembali ke dalam kelas...saya ada pekerjaan penting setelah ini..." jelas Kevin..
" baik pak " jawab ketiga gadis itu segera melangkah keluar .
__ADS_1
"Dahlia tunggu..." panggil Kevin..
dara dan Dini mengerti akan hal itu..mereka lalu pergi mejauh dan menunggu Dahlia di depan kelas mereka...
" Dahlia kemarilah" panggil Kevin..Dahlia pun segera mendekat..
"aku akan pergi sekarang...ada urusan yang harus aku kerjakan..jadi kamu jaga diri baik-baik selama aku pergi..."
" berapa lama bapak akan pergi?"
" saya tidak tau Dahlia..yang pastinya saya akan pergi lama..dan saya sudah mengundurkan diri dari sekolah ini.."
Dahlia tersentak...ada raut kesedihan yang amat dalam di wajahnya..baru saja dia merasa sangat bahagia..sekarang akan terjadi perpisahan yang menimbulkan rasa rindu yang sangat dalam..
" tapi...."
" Dahlia, saya sudah berjanji untuk tidak menggangu sekolah kamu...jadi selama saya pergi, kamu belajarlah yang giat..usahakan untuk tamat sekolah secepatnya..dan mendapat pekerjaan secepatnya..." jelas Kevin...tapi Dahlia masih terlihat ragu..
apa dia mampu untuk ditinggalkan orang yang dia cintai yang baru saja jadi tunangannya?
" kamu jaga diri selama saya pergi.."
" ta..tapi pak.."
"sssttttt" Kevin meletakkan jari telunjuk di bibir Dahlia..
" mulai sekarang aku bukan guru mu lagi...jadi jangan panggil aku pak.. kamu panggil aku mas, kakak, atau apa saja yang kamu suka"
" BBB..BBB..baik kak..." jawab Dahlia..
" Dahlia berjanji sama kakak..selama kakak pergi, Dahlia berjanji akan selalu menjaga cincin dan hati Dahlia untuk kakak...Dahlia tidak akan mengecewakan kakak..begitu pula Dahlia harap kakak bisa menjaga hati dan cinta kakak untuk Dahlia.." ujar Dahlia kembali menangis
" baik sayang...aku akan selalu setia untuk mu...dan hati ku hanya ada dirimu"...jawab Kevin lantang..
sementara Dahlia mendengar Kevin memanggilnya dengan sayang, tangis nya berhenti dan wajah nya merah merona..
Kevin lalu mendekat...tanpa meminta persetujuan Dahlia, Kevin langsung memeluk tubuh langsing tunangan nya... Dahlia yang tadinya kaget akan kelakuan Kevin pun akhirnya membalas pelukan itu dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Kevin..wajahnya sendu, ada kesedihan dan ketidakrelaan untuk berpisah dari Kevin..
Kevin memegang dagu Dahlia dan mengangkat pelan sampai mereka pun bertatapan...
" aku cinta kamu sayang" ujar Kevin..
" aku juga cinta kakak" jawab Dahlia tersenyum..
Kevin dan Dahlia pun bertatapan ..tidak terasa Kevin yang tadi nya memegang dagu Dahlia pun semakin mendekatkan wajahnya ke Dahlia..dan akhirnya...
" cup...."
Kevin mendaratkan ciuman pertama dibibir Dahlia... Dahlia yang juga merasa itu ciuman pertamanya , membuat bibirnya gemetar...dan tubuhnya pun bergetar hebat..jantung berdegup kencang...
cukup lama Kevin menciumnya..Dahlia hanya diam , tidak tau apa yang harus dilakukan.. sesaat kemudian Kevin menyudahi ciumannya..
" ini adalah ciuman pertama ku sayang..dan ini adalah bukti bahwa aku sangat mencintai mu" ujar Kevin
" iya kak..ini juga ciuman pertama ku..aku bahagia..semoga kita cepat dipersatukan" jawab dahlia.di amin kan oleh Kevin.
" Dahlia ke kelas dulu ya kak.. kakak hati hati dijalan..sampai jumpa di saat nanti kita akan dipertemukan" ujar Dahlia..
" iya sayang..kakak juga akan segera berangkat.." jawab Kevin
" Dahlia pamit kak... assalamualaikum"
" waalaikumsalam"
__ADS_1
akhirnya kedua insan yang baru di pertemukan cintanya itu pun berpisah ...
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=