
"jadi Wang Jie... apakah kamu juga bisa berubah menjadi manusia seperti spirit beast lainnya? dan jangan panggil aku tuan karna aku ini perempuan" ucap Fei Li
"maaf nona hamba tidak bisa berubah menjadi manusia seperti spirit beast lain karna hamba bukanlah spirit beast. Hamba ada bentuk raga dari dimensi ini jadi hamba tidak bisa berubah menjadi manusia" ucap Wang Jie
"oh begitu"
"hamba lihat di tubuh nona sepertinya masih ada sisa² racun, apakah nona mau kubantu mengeluarkannya?"
"waahh iya², bantu aku untuk mengeluarkan racun sialan ini dan jangan sebut dirimu 'hamba' pakai kata 'aku - kamu' atau 'saya - anda' saja. Lalu, apakah kau tau caranya?"
"iya nona saya tau, mari ikuti saya"
"hmm baiklah tapi tunggu apakah ini akan memakan waktu yg lama?"
"iya nona tapi nona tenang saja 1 hari disini sama dengan 1 menit di dunia luar"
"oh begitu baiklah ayo"
Wang Jie pun membawa Fei Li ke sebuah air terjun.
"nona pergilah ke bawah air terjun itu" ucap Wang Jie menunjuk ke arah sebuah air terjun yg sangat indah
"wahh air terjun ini indah sekali... apa namanya dan serta fungsinya?"
"namanya adalah air kesucian lalu untuk fungsi air ini bisa menetralisir segala racun, lalu energi Qi di bawah air terjun itu juga sangat tebal jadi cocok untuk tempat berkultivasi, dan masih banyak lagi fungsinya" jelas Wang Jie
"ohh begitu"
"baiklah aku akan mencoba berkultivasi di bawah air terjun itu" ucap Fei Li lalu pergi dan mulai mencoba berkultivasi di bawah air terjun kesucian.
10 menit kemudian...
duarr....
"nona apa nona baik² saja?" tanya Wanj Jie khawatir
"iya aku baik² saja" ucap Fei Li
"baiklah kalau begitu mari ikut saya menuju batu Shou untuk mengetahui sampai tingkat berapa kultivasi nona dan batu Shie untuk mengetahui elemen yang nona miliki" ucap Wang Jie
__ADS_1
(batu Shou adalah batu yg memiliki fungsi untuk mengukur tingkatan kultivasi seseorang, sedangkan batu Shie adalah batu yg memiliki fungsi untuk mengetahui elemen yg dimiliki seseorang)
"okeh"
Fei Li dan Wang Jie pun pergi ke sebuah gua gelap bernama gua Jaie tempat batu Shou dan batu Shie berada.
"letakkan salah satu tangan nona di atas batu Shou dan batu itu akan mengukur sudah sampai tingkat berapa kultivasi nona" ucap Wang Jie
"baiklah" ucap Fei Li lalu meletakkan salah satu tangannya ke atas batu Shou
Tak lama kemudian batu Shou mulai bercahaya lalu menampilkan berapa tingkatan kultivasi milik Fei Li.
...Tingkat Kultivasi:...
...Master menengah...
...Level:...
...Level 9...
"astaga kenapa aku hanya naik sampai tingkat Master menengah level 9 saja? kukira bakal lebih dari ini" ucap Fei Li keheranan
Wang Jie yang mendengar hal itu hanya bisa menelan ludahnya kasar. Bagaimana tidak, tuannya ini berkata 'kenapa hanya naik sampai tingkat master menengah level 9 saja? kukira bakal lebih dari ini', apa - apaan itu?! bahkan seorang kultivator hebat saja harus berkultivasi selama 10 tahun agar bisa naik tingkat ke Master menengah level 9, sedangkan tuannya ini hanya dalam waktu 10 menit sudah langsung memiliki tingkat kultivasi master menengah. Wang Jie sangat tidak habis pikir dengan tuannya yg satu ini.
"baiklah" ucap Fei Li lalu meletakkan salah satu tangannya di atas batu Shie
Batu Shie mulai bercahaya lalu menampilkan elemen apa saja yg dimiliki Fei Li
...Elemen:...
...air...
...api...
...tanah...
...angin...
...es...
...kristal...
__ADS_1
...petir...
...tumbuhan...
...kegelapan...
...cahaya...
...kebangkitan...
"woww aku punya semua elemen" ucap Fei Li terkejut
"tapi nona juga harus membangkitkan kekuatan elemen itu satu persatu dari dalam diri nona" ucap Wang Jie
"oh begitu yasudah aku akan mulai membangkitkannya besok karna kurasa aku sudah terlalu lama berada disini" ucap Fei Li
"baiklah nona saya akan menunggu sampai nona kembali kesini lagi" ucap Wang Jie
"kalau begitu aku pergi dulu" ucap Fei Li
di dunia nyata...
"hah... hah... astaga apa aku tertidur?" gumam Fei Li
"nona sudah bangun ternyata" ucap Fi Suer
"hmm iya apakah daritadi aku tertidur?" tanya Fei Li
"iya nona, maaf hamba lama membawa cemilan dan teh nya sampai² nona tertidur karna terlalu lama menunggu hamba" ucap Fi Suer lalu bersujud di hadapan Fei Li
"astaga bangunlah Fi Suer, aku tadi tertidur karna kelelahan bukan karna terlalu lama menunggumu"
"benarkah nona?"
"hmm iya kalau begitu kau pergilah, aku akan tidur lagi bangunkan aku nanti saat waktunya makan malam"
"baik nona"
Ok sampek sini dulu ya, maaf kalo masih ada kesalahan kata dalam penulisannya🙏🏻🙏🏻
Tolong...👇🏻
__ADS_1
{like + vote + komen}