
"gege"
"iya meimei ada apa?" tanya pangeran ketiga
"apakah kalian sedang tidak ada kerjaan? karna kalian semua dari tadi asik bersantai disini" ucap Fei Li
"semuanya sudah kami selesaikan meimei" ucap para gege Fei Li
"lalu apakah kita tidak akan masuk? ini sudah sore loh, nanti kalian kedinginan" ucap Fei Li polos
"tapii kami masihh ingin bersamamu meimei" rengek Putra Mahkota mewakili hati para gege Fei Li yang lain
"huft... yasudahlah, ayo masuk jangan disini nanti kalian kedinginan" ucap Fei Li
"baik nona!" ucap para gege Fei Li antusias
Mereka pun menghabiskan sore itu dengan bercanda ria. Hingga akhirnya waktu makan malam pun tiba. Mereka semua kini sudah bersiap pergi ke ruang makan, kecuali Fei Li yang saat ini sedang asik tidur karna kelelahan bermain bersama para gege nya. Fi Suer sudah mencoba membangunkan nona nya itu, tapi dari tadi masih belum ada kemajuan.
Sampai akhirnya, Fei Li pun melewatkan acara makan malam bersama. Sedangkan di ruang makan, para gege Fei Li celingukan mencari meimei mereka yang tak kunjung datang sampai acara makan malam bersama selesai. Karna khawatir, mereka semua pergi ke pavilium Fei Li untuk mengecek keadaan meimei mereka tersayang itu.
tokk... tokkk... tokkk....
Fi Suer yang lelah karna membangunkan nonanya daritadi berjalan menuju pintu.
"salam Yang Mulia" salam Fi Suer membungkuk hormat
"salam mu ku terima" ucap Putra Mahkota datar
"meimei dimana? mengapa dia tidak datang ke ruang makan? apakah dia sakit?" tanya pangeran kelima cemas
"nona ada di dalam Yang Mulia, beliau sedang tertidur karna kelelahan dan hamba sudah sejak tadi membangunkannya tapi nona masih tidak mau bangun juga" jawab Fi Suer sopan
"huffttt... baiklah kalau begitu, kami tidak akan mengganggunya" ucap pangeran kelima
"mari kita pergi, biarkan meimei beristirahat karna besok dia akan mengikuti pertandingan itu lagi" sahut Yue Jisang
"baiklahh" para gege Fei Li pun pergi
Sedangkan Fi Suer pergi ke dapur istana untuk mengambil makan malam untuk Fei Li. Tak lama kemudian, Fei Li terbangun.
"hoammmm... eh? udah malem? yahhh berarti gue ngelewatin makan malam bersama dongg" gumam Fei Li sembari meregangkan badannya yang agak kaku
"nona ternyata sudah bangun" ucap Fi Suer datang sambil membawa makan malam Fei Li
"iyaa hehehe, aku sangat kelelahan tadi" ucap Fei Li
"ini makan malamnya nona" ucap Fi Suer menyiapkan meja kecil untuk tempat menata makan malam Fei Li
"terima kasih Fi Suer, oh iya apakah tadi ada yang mencariku?" tanya Fei Li sembari memakan makan malamnya
"ada nona, tadi para pangeran dan para gege nona datang untuk mencari nona" jawab Fi Suer
"ohh begitu" gumam Fei Li lalu melanjutkan acara makannya
Setelah makan, Fei Li pergi membaca sebuah buku jurus elemen cahaya yang dia ambil di dimensi Mawar Kegelapan tadi. Jurus Cahaya Samudra adalah namanya. Jurus ini adalah sebuah jurus untuk elemen cahaya dan terdapat 6 level di dalamnya.
buku jurus Cahaya Samudra👇🏻
__ADS_1
Fei Li dengan tekun dan sabar membaca tiap kata dan kalimat yang tertera di buku tersebut. Hingga akhirnya lama kelamaan Fei Li merasa lelah lalu pergi tidur.
~•••~
"nonaa... ayo bangun, ini sudah pagi nanti anda terlambat untuk mengikuti sarapan bersama" ucap Fi Suer
"ugghhh... aku masih sangat mengantukk, Fi Suerr" gumam Fei Li
"ayolahh nona, ayo bangunn" ucap Fi Suer mengguncangkan badan Fei Li
"huh! baiklah² ini aku bangun" ucap Fei Li sembari meregangkan tubuhnya
"air untuk membersihkan diri sudah saya siapkan nona, apakah nona akan membersihkan diri terlebih dahulu?" tanya Fi Suer
"hmm iyaa, sama siapkan hanfu ringan dan sederhana namun elegan dan mewah" ucap Fei Li
"baiklah nona"
Fei Li pun membersihkan diri, setelah itu dirias tipis oleh Fi Suer. Selesai dirias, Fei Li beranjak berdiri dan pergi ke ruang makan dengan tak lupa memakai cadarnya juga.
~•••~
Sekarang Fei Li sedang asik bersantai sembari bermain ayunan di halaman belakangnya. Dia juga sedang memikirkan tentang suara misterius yang dia dengar saat bermain piano di dimensi Mawar Kegelapan dulu. Fei Li merasa sangat familiar dengan suara tersebut, namun dia lupa pernah mendengarnya dimana.
"nona" panggil Fi Suer
"iya Fi Suer, ada apa?" tanya Fei Li
"ada nona Go dan nona Li datang berkunjung" jawab Fi Suer
"baik nona" ucap Fi Suer pergi melaksanakan perintah Fei Li
Tak lama kemudian, terlihatlah Go Quo dan Li Yuwei yang mulai berjalan ke arah Fei Li yang kini telah duduk di gazebonya.
"mari silahkan duduk" ucap Fei Li
"terima kasih Fei Li" ucap Go Quo
"ada apa kalian berkunjung kemari?" tanya Fei Li
"kami hanya ingin berkunjung saja" jawab Li Yuwei santai
"ohh begitu" ucap Fei Li
Fi Suer datang membawakan teh dan beberapa cemilan untuk Fei Li, Go Quo, dan Li Yuwei. Setelah itu Fi Suer pergi karna tidak ingin mengganggu waktu nona-nya dengan teman² nya.
"ah iya, hari ini hari pertandingan kedua di bidang kecerdasan kan?" tanya Go Quo
"benar Quo, memangnya ada apa?" tanya balik Fei Li
"tidak apa² sih hanya saja aku tidak sabar ingin melakukan pertandingan ketiga, yaitu dalam bidang kekuatan" jawab Go Quo penuh semangat
"mengapa kau sangat bersemangat untuk menanti pertandingan ketiga?" tanya Li Yuwei
"hihihi aku baru saja mempelajari beberapa jurus baru, jadi aku ingin mencobanya nanti saat pertandingan" jawab Go Quo
__ADS_1
"ohh begitu, lalu kalau boleh tau elemen dan tingkat kultivasimu sudah sampai berapa Quo?" tanya Fei Li
"emm... aku memiliki elemen api lalu tingkat kultivasiku Master Akhir level 5" jawab Go Quo
"bagaimana denganmu, Yuwei?" tanya Fei Li
"elemen petir dengan tingkat kultivasi Master Akhir level 8" jawab Li Yuwei datar
"ohhh begitu" ucap Fei Li
Mereka terus asik mengobrol hingga sore pun tiba.
"yahhh padahal aku masih ingin disinii" rengek Go Quo
"besok kita kemari lagi jadi kau tidak usah merengek begitu" ucap Li Yuwei datar
"hump! baiklah²" ucap Go Quo cemberut
Sedangkan Fei Li hanya menggeleng - gelengkan pelan kepalanya sambil terkekeh melihat kelakuan kedua sahabat barunya.
"baiklah kalau begitu kami pulang dulu, sampai jumpa" ucap Li Yuwei
"hihihi sampai jumpaa Fei Lii" ucap Go Quo melambaikan tangannya ke arah Fei Li
"iyaaa sampai jumpa" ucap Fei Li
Setelah memastikan Go Quo dan Li Yuwei telah pergi, Fei Li langsung kembali ke kamarnya. Tapi saat di tengah jalan, ada duo anak ular yang menghandang Fei Li.
"hey sampah, mau kemana kau?" tanya Yue Tiaqi sinis
"tentu saja ke kamarku dan kalian pergilah dari hadapanku" jawab Fei Li dingin
"hahaha... lihatlah jiejie sudah beberapa hari dia terbebas dari siksaan kita dan sekarang dia meminta siksaannya kembali" ucap Yue Wuyi menyeringai
"hahaha... kau benar meimei, mari kita beri anak j*l*ng ini siksaan yang setimpal karna telah menggoda para pangeran kita" ucap Yue Tiaqi smirk
"mari jiejie" ucap Yue Wuyi mulai mengangkat tangannya untuk menampar Fei Li
Tapi dengan cepat Fei Li langsung menghindar dan alhasil tamparan tadi mengenai Yue Tiaqi.
plakk...
"aauuu... apa yang kau lakukan meimei?!!! seharusnya kau menampar sampah itu bukannya aku!!" pekik Yue Tiaqi sembari mengusap pipi bekas tamparan Yue Wuyi
"ma-maafkan aku jiejie... ini semua salah kau sampah!!" teriak Yue Wuyi lalu mengumpulkan kekuatannya di genggaman tangannya
"matilahh kauu sampah sialan!!" ucap Yue Wuyi melemparkan kekuatan yg ada sudah di kumpulkan ditangannya ke arah Fei Li
Dengan cepat Fei Li menyerap kekuatan Yue Wuyi tadi dengan elemen kebangkitannya. Yue Wuyi dan Yue Tiaqi merasa kesal melihat Fei Li tidak terluka sedikit pun. Melihat Yue Tiaqi dan Yue Wuyi lengah, Fei Li langsung melakukan jurus Kilauan Kristal tahap 5 yang bisa membuat seseorang mengalami kelumpuhan seluruh anggota tubuh dan kebisuan seperti membeku dalam kristal selama beberapa jam.
Seketika Yue Tiaqi dan Yue Wuyi langsung terkejut karna setau mereka sampah ini tidak bisa berkultivasi.
"aku sudah lelah bermain - main dengan kalian. Jadi mulai dari sekarang pembalasanku akan dimulai, camkan itu saudari² tercintaku!" ucap Fei Li dingin dan datar lalu pergi ke paviliumnya, meninggalkan Yue Wuyi dan Yue Tiaqi yang terus mencoba berteriak dan melepaskan diri dari jurus Fei Li
Ok sampe sini dulu ya, maaf kalo masih ada kesalahan kata dalam penulisannya🙏🏻🙏🏻
Tolong...👇🏻
__ADS_1
{like + vote + komen}