
Para penonton pun ramai membicarakan siapa yang akan menjadi pemenang diantara Fei Li dan Zue Jia. Karna mereka sekarang tahu kalau sampah Kekaisaran atau Yue Fei Li sudah bisa berkultivasi dan elemen yang dimilikinya juga lebih dari satu (yang mereka tau:v), yaitu elemen kristal dan air. Zue Jia juga memiliki lebih dari satu elemen, yaitu elemen petir dan api yang membuatnya memiliki sifat sombong dan angkuh.
Keduanya mulai memberi hormat lalu mulai memasang ancang². Zue Jia tersenyum sinis ke arah Fei Li karna dia berpikir gelar itu pasti akan jatuh ke tangannya.
"Jurus Petir Emas - tahap 8" ucap Zue Jia sembari mengangkat tangannya ke langit
Seketika awan menjadi gelap dan petir pun saling bersautan tak mau kalah. Zue Jia memandang remeh ke Fei Li. Tiba² suara petir semakin menggelegar dan mulai menyambar lapangan pertandingan. Para penonton berdecak kagum melihat jurus elemen petir milik Zue Jia. Karna dari yang mereka dengar, jurus Petir Emas adalah sebuah jurus yang cukup sulit untuk dipelajari sampai tahap 8. Para kultivator yang mencoba mempelajari jurus ini memerlukan waktu yang lama untuk bisa mengusainya sepenuhnya karna jika kultivator yang memakai jurus ini tak bisa mengendalikan petirnya sendiri, maka petir emas akan langsung menyambar pemiliknya dan membuat orang itu kesulitan untuk bereinkarnasi ke kehidupan selanjutnya.
Fei Li hanya tersenyum tipis saat melihat petir emas Zue Jia yang mulai menyambar lapangan pertandingan dengan brutal dan mulai mendekatinya. Saat ada sebuah petir emas yang akan menyambar Fei Li, dengan cepat dia langsung membuat pelindung dari elemen airnya dan membuat petir emas milik Zue Jia terlempar balik ke langit. Zue Jia yang melihat itu membulatkan matanya kaget dan langsung marah karna jurusnya tak mengenai Fei Li.
"arghhh!!! dasar j*lang sialan!!! Jurus Api Keabadian - level akhir!!!" pekik Zue Jia dan tiba² muncullah sebuah bola api merah besar di tangannya
Bola api itu dia lemparkan ke arah Fei Li dengan segenap kekuatannya. Fei Li hanya memandang remeh bola api itu.
"akhirnyaa gue bisa nyoba jurus itu" batin Fei Li menyeringai
Fei Li menyatukan kedua tangannya dan mulai memasang sikap lotus. Bibirnya mulai membacakan sebuah mantra jurus yang bisa menghentikan bola api besar itu. Zue Jia yang melihat itu tertawa jahat karna mengira Fei Li ketakutan dan pasrah karna tak mampu menandinginya. Tapi hal itu dengan cepat dipatahkan Fei Li.
Seketika tanah bergetar dan langit yang awalnya cerah menjadi mendung. Petir saling bersautan dan cuaca menjadi sangat sejuk padahal sebelumnya cuaca cukup panas. Lalu muncullah sebuah binatang roh agung dari balik gelapnya awan.
"i-itu Angsa Suci milik Dewi Eleanor!!" pekik salah satu tetua terkejut
Para penonton yang mendengar itu langsung membulatkan mata mereka dan sangat kaget. Zue Jia bercedak kesal dan marah melihat Angsa Suci itu. Dirasa yang dipanggil telah tiba, Fei Li membuka matanya yang sudah berubah.
Saat bola api keabadian itu hampir mendekati Fei Li, dengan cepat Angsa Suci langsung terbang turun lalu mengepakkan sayap agungnya hingga bola api keabadian itu padam dan menghilang. Setelah memadamkan api itu, Angsa Suci terbang dan mendarat tepat di hadapan Fei Li.
"hamba memberi hormat kepada anda dan anda mendapat salam dari Yang Mulia Dewi Eleanor , Penguasa Alam Langit Surgawi" ucap Angsa Suci lemah lembut
"salam-mu kuterima dan sampaikan terima kasihku kepada Dewi Eleanor karna telah meminjamkanmu sebentar tadi" ucap Fei Li tersenyum tipis di balik cadarnya
"baik, akan hamba sampaikan segera kepada Yang Mulia Dewi Eleanor" ucap Angsa Suci yang mulai mengepakkan sayapnya kembali ke Alam Langit Surgawi
Semua orang yang berada di lapangan pertandingan terpaku dengan kejadian mengagumkan yang terjadi tepat di depan mereka. Zue Jia yang melihat itu merasa sangat marah karna perhatian semua orang tertuju pada Fei Li yang sedang memandang ke arah Angsa Suci yang mulai hilang dari pandangannya dan matanya telah kembali seperti semula.
"j*lang sialann!!! Berani² nya kauu memadamkan bola api keabadianku dan merebut perhatian semua orangg!!!" pekik Zue Jia marah
Zue Jia mengucapkan beberapa patah kata dan tiba² terdengar suara melengking dari balik awan. Itu adalah sebuah Elang Halilintar, spirit beast kebanggaan Zue Jia. Elang besar itu menukik, hendak mendarat ke hadapan Zue Jia.
Elang besar itu kini telah berada di hapadan Zue Jia dan membungkuk hormat kepadanya.
"salam hormat kepada Tuan" tegas elang
"bukankah itu Elang Halilintar?!!"
"waahh aku tidak menyangka akan melihatnya disini"
__ADS_1
"elang itu adalah spirit beast tingkat legend!!"
"nona Zue Jia memang hebat! Dia bisa mengontrak spirit beast tingkat legend, yaitu Elang Halilintar yang sangat kuat!!"
"pastii nona pertama Yue itu tidak memiliki spirit beast sekuat Elang Halilintar milik nona Zue Jia dan hanya kuat di tingkat kultivasi serta jurus² nya saja"
"kau benar, paling² dia hanya memiliki spirit beast tingkat dasar, pfftt..."
Bisik² para penonton semakin membuat Zue Jia terbang dan sekali lagi membuatnya menatap sinis dan remeh ke arah Fei Li (tuh cewe keknya nantangin Fei Li mulu dah daritadi( ̄ヘ ̄;). Fei Li yang merasa ditatap seperti itu hanya menghela napasnya pelan. Tiba² Fei Li menjentikkan jarinya dan seketika Qiang yang masih dalam bentuk kucing imut nan lucu menghampirinya.
"heh! apa itu adalah spirit beast milikmu? pffttt... hahahahha dia bahkan hanya seekor kucing kecil yang menggemaskan dan astagaa aku lupa~ mana mungkin kau memiliki spirit beast, kau saja hanya seorang sampah Kekaisaran" ejek Zue Jia
Qiang yang mendengar ejekan dari Zue Jia kepada nona-nya merasa marah, namun dengan segera langsung di tenangkan oleh Fei Li.
"wahhh anda sepertinya tau banyak tentang saya ya nona Zue" ucap Fei Li menyeringai dibalik cadarnya
"tcih! dasar cewe sialan! Rosu cepat habisi dia!" perintah Zue Jia
"baik nona" tegas Elang Halilintar a.k.a Rosu
Rosu mulai mengepakkan sayapnya dan melemparkan beberapa bola² petir biru ke arah Fei Li dan Qiang. Dengan cepat Fei Li kembali membuat pelindung dari elemen airnya.
"sampai kapan kau akan bersembunyi di dalam pelindung air itu, sampah??" ejek Zue Jia
"huffttt sepertinya kau memang harus bertarung Qiang" ucap Fei Li
"saya siap menerima segala perintah anda nona" tegas Qiang
Seketika Qiang mengaum keras dan perlahan berubah ke wujud aslinya. Semua orang terkejut melihat Qiang yang semula adalah seekor kucing lucu nan imut berubah menjadi seekor singa besar yang nampak ganas dan berbahaya. Hawa membunuh Qiang mulai menguar kemana - mana dan hal itu tak sedikit membuat orang bergidik ngeri serta berkeringat dingin ketakutan. Zue Jia juga nampak terkejut sesaat lalu dengan cepat langsung memasang wajah angkuh kembali untuk menutupi rasa terkejut dan takutnya.
"bolehkah saya membunuh spirit beast lemah itu nona?" tanya Qiang menatap tajam ke arah Rosu
"terserah kau selesaikan dengan cepat, aku lelah dan ingin segera tidur" jawab Fei Li santai
"tcih! dasar ******* sialan!! Rosu cepat habisi spirit beast j*lang itu!!" perintah Zue Jia yg sangat marah
Rosu dengan cepat langsung menyerang Qiang, sedangkan Qiang hanya menghindari setiap serangan Rosu dan menatap malas ke arah Rosu yang berusaha membunuhnya.
"hei burung jelek! apakah kau bisa bekerja sama denganku agar pertarungan ini cepat selesai? Nonaku sudah lelah jadi kalau kamu mau, kau bisa mengalah sekarang dan pertandingan ini pun juga akan selesai~ kau juga tidak harus kehilangan nyawamu sekarang" ucap Qiang santai
"tcih! bilang saja kalau kau takut menghadapiku makanya kau berbicara omong kosong seperti itu dan aku ini tidak jelek, dasar singa lemah" ejek Rosu
"dasar burung jelek kurang ajar!" maki Qiang kesal
Tiba² muncul bola² kegelapan yang terbang di sekitar Qiang. Rosu menatap waspada ke arah Qiang yang sepertinya akan menyerangnya. Qiang mengepakkan sayap dengan gagahnya lalu saat di atas, dia menembakkan bola² kegelapan itu ke arah Rosu. Dengan cepat Rosu langsung menghindar setiap bola kegelapan yang mengarah kepada. Saat Rosu lengah tiba² ada sebuah bola kegelapan yang mengenai salah satu sayapnya dan hal itu membuatnya langsung terjatuh.
"wahhh itu Raja Singa Kegelapan!!"
"benarkah?!! astagaa bagaimana bisa nona pertama Yue mengontraknya menjadi spirit beast miliknya??"
"setahuku Raja Singa Kegelapan itu tak pernah tunduk kepada siapapun dan sekarang aku melihat dengan mata kepalaku sendiri kalau dia menjadi spirit beast nona pertama Yue?!!"
__ADS_1
"Raja Singa Kegelapan itu sangat sangatlah kuat! Elang Halilintar milik nona Zue Jia sepertinya akan kalah saat melawannya"
"ya kau benar, terlihat sekali perbandingan kekuatan antara Raja Singa Kegelapan dengan Elang Halilintar itu sangatlah jauh"
"kita lihat saja dulu siapa yang akan menjadi pemenangnya"
Mendengar para penonton yang berbisik - bisik mulai memuji - muji spirit beast milik Fei Li, Zue Jia menjadi sangat murka dan langsung menatap tajam ke arah Fei Li.
"kauu!!! dasar perempuan sialan!!! akan ku bunuhh kauu!!" pekik Zue Jia yang mulai menyerang Fei Li dengan brutal
Fei Li membalas setiap serangan Zue Jia dengan cepat karna sudah merasa sangat lelah dengan pertandingan ini. Saat di rasa Zue Jia sedang lengah, Fei Li langsung menyerang Zue Jia dengan elemen air miliknya.
"Jurus Penjara Lautan" ucap Fei Li sambil mengarahkan kedua tangannya ke Zue Jia
Tiba² di sekeliling Zue Jia muncul batang² runcing yang terbuat dari air mulai membentuk penjara dengan dirinya di dalamnya. Zue Jia berusaha menghancurkan batang² air itu, namun setiap serangannya hanya tembus begitu saja.
"Jurus Kilauan Kristal - tahap 2" ucap Fei Li sembari mengarahkah salah satu tangannya ke arah penjara Zue Jia
Seketika kristal² kecil nan runcing mulai bermunculan, menghiasi penjara lautan milik Fei Li dengan Zue Jia di dalamnya. Kristal² kecil itu lama kelamaan semakin membesar dan hampir mengenai leher putih nan mulus Zue Jia. Melihat itu Zue Jia menjadi kalang kabut.
"cukupp!! hentikannn!! aku menyerahh!!" pekik Zue Jia panik
Wasit pun memberi tanda bahwa pertandingan selesai dengan Zue Jia yang menyerah. Fei Li tersenyum sinis lalu menghilangkan semua jurus yang dia lancarkan kepada Zue Jia. Rosu juga terluka parah karna memaksakan diri untuk bertarung dengan Qiang. Setelah itu pertandingan pun berakhir dengan Fei Li yang keluar sebagai pemenang di pertandingan bidang kekuatan. Para penonton bersorak sorai dan bertepuk tangan dengan meriah atas pertandingan seru nan menegangkan hari ini.
Semua orang kini mulai kembali ke kediaman mereka masing², begitu pula dengan Fei Li. Tiba² Go Quo dan Li Yuwei datang.
"Feii Liii!!! kau hebat sekalii tadii saat bertarung dengan nona Zue itu!!" ucap Go Quo antusias
"kau hebat dan selamat atas kemenangan yang telah kau raih" ucap Li Yuwei tersenyum tipis
"hahaha terima kasih" ucap Fei Li tersenyum ramah
"baiklahh sekarang mari kita kembali ke kediaman masing² dan beristirahat, besok sore kita berkumpul di taman ibukota yaa" ucap Go Quo
"hmm? untuk apa kita besok sore berkumpul di taman ibukota?" tanya Fei Li
"kita akan pergi jalan² untuk menjernihkan pikiran kita dari penatnya pertandingan² kemarin dan hari ini" jawab Li Yuwei datar
"baiklah kalau begitu" ucap Fei Li
Setelah itu mereka pun kembali ke kediaman masing² dan beristirahat.
Ket:
Dewi Eleanor adalah seorang Dewi Pernikahan dan Kelahiran, dirinya juga dikenal sebagai Dewi Langit dan Langit Bintang. (jadi kek Dewi Hera gitu cuman namanya author ganti).
Ok sampe sini dulu ya, maaf kalo masih ada kesalahan kata dalam penulisannya🙏🏻🙏🏻
Tolong...👇🏻
{like + vote + komen}
__ADS_1