Death Goddess Reincarnation

Death Goddess Reincarnation
DGR 04


__ADS_3

"berhenti" teriak Fei Li


"hei lebih baik kau pergi atau kami juga akan menghajarmu karna sudah mengganggu kami" ucap si A


"heh menghajarku kau kata, sebelum kau memegang tanganku akan kupastikan tanganmu dulu yg patah" sinis Fei Li


"cih serang dia" ucap ketua preman itu


Beberapa anak buah preman menyerang Fei Li dengan brutal. Tapi Fei Li masih bisa mengimbangi serangan dari mereka karna meskipun Fei Li belum memiliki tingkat kultivasi namun kekuatan fisiknya masih kuat jika hanya untuk melawan preman² lemah seperti ini. Satu persatu dari mereka tumbang menyisakan ketua preman.


"sepertinya aku terlalu meremehkanmu, sekarang terimalah ajalmu" ucap ketua preman


"akan ku terima dengan senang hati jika kau bisa membunuhku" ucap Fei Li menyeringai dibalik cadarnya


Pertarungan antara Fei Li dan ketua preman terjadi. Kekuatan mereka hampir seimbang tapi pada akhirnya pertarungan dimenangkan oleh Fei Li.


"tolong ampuni aku, aku bersedia menjadi budakmu tapi tolong ampuni aku dan anak buahku" ucap ketua preman memohon


"huhh baiklah temui lagi aku lima hari dari sekarang di tempat ini, aku akan menunggumu dan anak buahmu" ucap Fei Li


"terima kasih banyak, aku berjanji akan menemuimu lima hari dari sekarang terima kasih" ucap ketua preman


"ya baiklah sekarang pergilah" ucap Fei Li


"kakek apa kakek tidak apa - apa?" tanya Fei Li


"tidak nak, kakek tidak apa - apa terima kasih karna telah mau menolong kakek tua ini. Sebagai tanda terima kasih dari kakek terimalah cincin ini" ucap kakek sambil memberikan sebuah cincin

__ADS_1


"ah tidak usah kek aku membantu kakek tidak mengharap imbalan apapun" tolak Fei Li lembut


"ayolah terima saja kakek tua ini hanya ingin memberimu cincin ini sebagai tanda terima kasih, aku mohon terimalah" ucap kakek


"baiklah kalau begitu" ucap Fei Li menerima cincin itu


Gambar cincin yang diberi kakek👇🏻



"udah larut banget nih, kalo nggak cepet balik nanti kalo Fi Suer atau bunda dateng ke kamar terus tau gue nggak ada bisa gawat" guman Fei Li


Kakek itu tersenyum ke arah Fei Li lalu menghilang.


"oh iya kek terima... loh kakeknya kemana? masa kakek tadi hantu sih, hihh ngeri balik ke kediaman aja deh" ucap Fei Li bergidik ngeri


"kau sudah mulai menjalankan takdirmu, penerusku" ucap seseorang sambil melihat Fei Li


~°°°~


"nona bangunlah ini sudah pagi" ucap Fi Suer


"eugh aku masih mengantuk Fi Suer, 5 menit lagi" ucap Fei Li malas


"tidak ada 5 menitan nona ayo bangun, nona ditunggu nyonya Mei Lin"


"baiklah aku bangun"

__ADS_1


Fei Li bangun dan mandi. Setelah itu Fi Suer mengambilkan sebuah hanfu berwarna pink yang ringan dan sederhana.


Gambar hanfu yang dipakai Fei Li👇🏻



Gambar anting, kalung, dan tusuk rambut Fei Li👇🏻





Fi Suer hanya sedikit merias wajah Fei Li karna Fei Li memang sudah cantik. Setelah dirias Fi Suer, Fei Li memakai cadarnya dan berjalan menuju pavilium ibundanya.


"hei j*l*ng mau kemana kau?" ucap Yue Tiaqi


"aku akan pergi ke pavilium ibunda Liu Mei Lin" balas Fei Li dingin


"cih, mau apa kau kesana? apakah kau mau cari muka dihadapan permaisuri Rei hah, jangan harap" ucap Yue Wuyi hendak menampar Fei Li tapi dengan segera ditangkap Fei Li


"mau menamparku hem, apakah kau tidak memiliki etiket gadis bangsawan?" ucap Fei Li datar lalu menghempaskan tangan Yue Wuyi sampai dia terjatuh


Setelah menghempaskan tangan Yue Wuyi, Fei Li langsung pergi tanpa menoleh sedikit pun ke belakang. Fi Suer yang melihat perubahan nona nya merasa senang tapi juga takut disaat yang bersamaan akan sikap dingin nan datar dari nona-nya.


Ok sampek sini dulu ya, maaf kalo masih ada kesalahan kata dalam penulisannya🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


Tolong...👇🏻


{like + vote + komen}


__ADS_2