Death Goddess Reincarnation

Death Goddess Reincarnation
DGR 13


__ADS_3

"cih! karna kau telah menghina para prajurit maka akan kubunuh kau!! " Ruo langsung menyerang Fei Li


cringgg....


Terdengar suara pedang berbenturan antara pedang Fei Li dan pedang Ruo. Fei Li akui Ruo memang cukup gesit tapi ya tetap saja masih lebih gesit dirinya. Mereka pun terus bertarung.


"jurus Pedang Air Dewa - tahap 5" ucap Ruo mulai mengeluarkan jurus elemennya


Namun, Fei Li masih kuat untuk menghalau serangan jurus air dari Ruo. Hingga pada akhirnya Ruo mulai kelelahan karna terlalu banyak menguras tenaganya dan kesempatan ini langsung dimanfaatkan oleh Fei Li. Seketika Fei Li langsung menendang pedang Ruo hingga terlempar jauh lalu Fei Li dengan cepat menghunuskan pedangnya hingga mendekati leher Ruo.


"apa kau mulai tau siapa disini yg lemah?" ucap Fei Li menyeringai dibalik cadarnya


"i-iya nona maafkan saya" ucap Ruo memohon ampun


"hmm baiklah tapi jangan pernah kau ulangi lagi kesalahanmu itu" ucap Fei Li


"ba-baik nona terima kasih telah mau mengampuni saya" ucap Ruo


Fei Li lalu berjalan mendekati Zhi yg masih terkejut melihatnya bisa bermain pedang dengan sangat lincah.


"ini Zhi, terima kasih telah meminjamkan pedangmu padaku" ucap Fei Li memberikan pedang Zhi


"hah? i-iya nona sama - sama" ucap Zhi tersadar dari keterkejutannya


"jika kau mengulang kesalahanmu lagi, aku tidak segan² untuk mempercepat reinkarnasimu" ucap Fei Li menyeringai di balik cadarnya

__ADS_1


"ayo Fi Suer kita pergi"


"baik nona"


Fei Li pun berjalan - jalan di sekitar kediaman Jendral Besar Yue Neryi. Tiba - tiba dia melihat sebuah danau yg indah lalu berjalan menghampiri danau itu.


"danau ini indah sekali, apakah ini masih termasuk daerah kediaman jendral?" tanya Fei Li


"iya nona ini masih dalam daerah kediaman jendral besar" jawab Fi Suer


"oh iya nona beberapa hari lagi ulang tahun kaisar Xiao, apakah nona sudah memiliki hadiah untuk kaisar Xiao?"


"hmm tentu saja sudah yaa meskipun mungkin hadiahku tidak semewah hadiah dari tamu² kaisar tapi menurutku hadiah yg akan kuberikan itu sudah cukup pantas" ucap Fei Li lalu duduk di salah satu batu sambil melihat pemandangan danau


"hadiah apa itu nona?"


"astagaa nonaa"


"hihihi nanti kau juga akan tau sendiri hadiah apa yg kuberikan"


"baiklah nona hamba akan menunggu sampai hari itu tiba"


"hahaha bagus² ayo kita kembali ke kediaman, aku mulai mengantuk"


"baiklah nona"

__ADS_1


Fei Li dan Fi Suer lalu kembali ke kediaman. Saat sampai di kediaman Fei Li langsung tertidur dengan pulas.


keesokkan harinya....


"nona ayo bangunn ini sudah pagii" ucap Fi Suer mencoba membangunkan majikannya


"ughh... nanti saja Fi Suer aku masih sangat mengantukk" ucap Fei Li setengah sadar


"astagaa nona ayo bangunn, nyonya Mei Lin sudah menunggu nona daritadi" ucap Fi Suer


"hah? ibunda Mei Lin menungguku?" tanya Fei Li langsung terbangun


"iya nona, beliau berkata akan mengajak nona ke pasar untuk menjahit sebuah hanfu untuk dipakai saat acara ulang tahun kaisar Xiao" jelas Fi Suer


"oh begitu baiklah aku akan bersiap - siap dan Fi Suer seperti biasa siapkan hanfu yg ringan dan sederhana saja" ucap Fei Li


"baik nona"


Setelah mandi Fei Li berganti pakaian dan sedikit dirias oleh Fi Suer.


gambar hanfu yg dipakai Fei Li👇🏻



Ok sampek sini dulu ya, maaf kalo masih ada kesalahan kata dalam penulisannya🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


Tolong...👇🏻


{like + vote + komen}


__ADS_2