Death Goddess Reincarnation

Death Goddess Reincarnation
DGR 23


__ADS_3

Yue Jisang dan Fei Li pun sampai di aula. Aula Kekaisaran Xiao kini dipenuhi oleh berbagai macam kalangan bangsawan, entah itu dari kelas atas atau kelas bawah. Saat Yue Jisang dan Fei Li memasuki aula, semua mata tertuju kepada dua bersaudara itu.


Yue Jisang memiliki aura yang sangat tegas nan bijaksana dan Fei Li memiliki aura yang dingin nan misterius. Kemudian mereka berdua memberi salam kepada Kaisar, Permaisuri, Selir Agung, dan para pangeran lalu pergi duduk di tempat yang sudah disediakan.


"di mohon untuk tenang, karna Yang Mulia Kaisar Xiao akan meresmikan acara ini" ucap Kasim Wu menggelegar di seluruh penjuru aula


Kaisar Xiao mulai berdiri dari singgahsananya.


"acara ini, Zhen mulai" titah Kaisar Xiao


Para bangsawan pun bersorak memberi ucapan selamat kepada Kaisar Xiao. Satu persatu bangsawan mulai memberikan hadiah mereka yang bermacam - macam rupa, bentuk, dan ukurannya ke Kaisar Xiao. Hingga akhirnya, tibalah giliran keluarga Jendral Besar Yue Neryi. Semua anggota keluarga Yue Neryi berbaris untuk memberikan hadiah mereka ke Kaisar Xiao.


Sampai tibalah giliran Yue Tiaqi. Dia memberikan hadiahnya untuk Kaisar Xiao dengan wajah sok polosnya lalu menatap para pangeran dengan tatapan memuja.


"salam hormat kepada Yang Mulia, ini hadiah dari saya Yang Mulia, semoga anda menyukai hadiah dari saya ini dan semoga Yang Mulia panjang umur" ucap Yue Tiaqi dengan nada yang di lembut - lembutkan


"hmmm" ucap Kaisar Xiao dingin


"salam hormat kepada Yang Mulia, ini hadiah dari saya Yang Mulia, semoga anda panjang umur" ucap Yue Wuyi dengan nada yang sama dengan Yue Tiaqi


Kedua bersaudara itupun kembali ke tempat duduk mereka dan sekarang adalah giliran dari Fei Li untuk memberikan hadiahnya.


"semoga Kaisar suka... semoga Kaisar sukaa" batin Fei Li sedikit cemas


"salam hormat kepada Yang Mulia Kaisar Xiao, semoga panjang umur dan sehat selalu, ini hadiah kecil dari hamba Yang Mulia" ucap Fei Li sedikit membungkuk hormat


"terima kasih, Fei'er" ucap Kaisar Xiao sembari tersenyum ke arah Fei Li


Semua orang yang berada di aula pun terkejut. Mereka semua langsung menatap ke arah Fei Li. Ada tatapan tidak suka, ada tatapan mengejek, ada tatapan sinis, dll. Tapi Fei Li tidak pernah menghiarukan itu.

__ADS_1


"sama² Yang Mulia" ucap Fei Li


"apakah boleh Zhen buka sekarang, Fei'er?" tanya Kaisar Xiao


"tentu saja Yang Mulia, itu adalah hadiah anda" jawab Fei Li


"baiklah terima kasih" ucap Kaisar Xiao


"eh menurutmu apa yang si sampah itu berikan kepada Yang Mulia?"


"entahlah mungkin sebuah pedang lusuh atau semacamnya, kan dia sampah yang tak bisa


berkultivasi jadi dia pasti tidak bisa memilih barang yang bagus dan cocok untuk Kaisar Xiao"


"hahaha kau benar juga"


Seluruh keluarga Fei Li pun hanya bisa menahan amarah mereka, kecuali selir pertama dan anak²nya yang tampak senang saat mendengar para tamu mulai mengejek Fei Li, sedangkan Fei Li hanya diam saja dan tak mengambil pusing omongan para tamu. Kaisar Xiao pun mulai membuka hadiahnya dari Fei Li dan langsung terkejut.


"i-ini..." ucap Kaisar Xiao terbata - bata


"Yang Mulia i-ini..." ucap Permaisuri Xie ikut terkejut


Para tamu pun menjadi sangat penasaran dengan hadiah yang diberikan Fei Li untuk Kaisar Xiao.


"ayahanda, bukankah itu Pedang Cahaya Es?!" tanya Putra Mahkota terkejut


"iya benar Putra Mahkota, ini adalah Pedang Cahaya Es" jawab Kaisar Xiao


"apakah kau benar² memberikan ini kepada Zhen, Fei'er?" tanya Kaisar Xiao

__ADS_1


"tentu saja Yang Mulia, maaf jika hadiah dari hamba itu tidak se-bagus dan se-berharga hadiah² Yang Mulia yang lainnya" jawab Fei Li


Para tamu pun sangat terkejut karna si sampah Kekaisaran itu memberikan hadiah yang sangatlah sulit untuk mereka dapatkan dan si sampah itu mengatakan bahwa hadiahnya tidak se-bagus dan se-berharga hadiah mereka?!! Lalu apa kabar dengan hadiah yang mereka berikan kepada Kaisar Xiao?!! Ahh mereka mulai sedikit mengubah pandangan mereka tentang Fei Li.


"eh? tidak², ini sangatlah berharga bagi Zhen, terima kasih Fei'er" ucap Kaisar Xiao


"sama² Yang Mulia" ucap Fei Li


"Kasim Wu, tolong antarkan 20 kain sutra terbaik dan 10 set perhiasan ke kediaman Jendral Besar Yue untuk Fei'er, lalu nanti ajaklah Fei'er pergi ke ruang harta Kekaisaran untuk memilih salah satu harta disana" titah Kaisar Xiao sembari tersenyum ke arah Fei Li


"baik Yang Mulia" ucap Kasim Wu


"terima kasih banyak Yang Mulia" ucap Fei Li sembari membungkuk hormat lalu kembali ke tempat duduknya


"jiejie, kau sangatlah hebat" bisik Ji Ziu dengan semangat


"hahaha itu tidak ada apa² nya dengan hadiah² yang diberikan para tamu Kaisar Xiao yang lainnya meimei" ucap Fei Li


"baiklah² terserah jiejie saja" ucap Ji Ziu lalu memakan cemilan di depannya


Acara ulang tahun Kaisar Xiao pun berlangsung dengan meriah, sampai akhirnya tibalah waktu pertunjukkan bakat para putri dari masing² kediaman.


Pemenang pertama akan mendapatkan 100 tael emas, 30 kain sutra terbaik, dan 5 butir pil kultivasi lalu untuk pemenang kedua akan mendapatkan 50 tael emas, 10 kain sutra terbaik, dan 3 butir pil kultivasi, sedangkan untuk pemenang ketiga akan mendapatkan 50 tael perak, 5 kain sutra terbaik, dan 2 butir pil kultivasi.


Ok sampe sini dulu ya, maaf kalo masih ada kesalahan kata dalam penulisannya🙏🏻🙏🏻


Tolong...👇🏻


{like + vote + komen}

__ADS_1


__ADS_2