
Matahari pun mulai meninggi, keempat orang yang tengah asik mengobrol itu seakan - akan melupakan seorang gadis cantik yang sedang menggerutu dalam hati.
"hadehhh tau gini tadi gue lebih baik di kamar ato ga pergi jalan² di sekitar istana, disini gue di kacangin muluu astagaa. Kacang mahal boss" batin Fei Li sedikit kesal
"maaf ibunda, Fei Li ijin untuk pergi ke kamar" ucap Fei Li beranjak dari duduknya
"ada apa Fei'er? apakah kau sakit atau terjadi sesuatu?" tanya ibunda Mei Lin khawatir
"tenang saja ibunda, aku hanya akan istirahat di kamar dan mempersiapkan diri untuk pertandingan pencarian Putri Pertama Xiao nanti" jawab Fei Li menenangkan ibunda Mei Lin
"huftt... baiklah kalau begitu, Fei'er" ucap ibunda Mei Lin
Fei Li pun kembali ke paviliumnya. Tetapi saat di tengah perjalanan, Fei Li melihat para pangeran Xiao bersama dengan para pangeran dari Kekaisaran lain sedang asik mengobrol. Dengan segera Fei Li berbalik dan berjalan agak cepat. Fi Suer pun kebingungan akan sikap Fei Li barusan.
"ada apa nona? bukankah kita akan kembali ke pavilium? mengapa nona berbalik?" tanya Fi Suer kebingungan
"tidak apa, kita akan kembali ke pavilium tapi kita akan mengambil jalan memutar, yaitu lewat taman istana" jawab Fei Li
"memangnya mengapa tidak lewat jalan tadi? bukankah jalan tadi lebih cepat untuk sampai ke pavilium nona?" tanya Fi Suer
"ck! tadi ada para pangeran dan aku sangatlah tidak ingin menarik perhatian mereka, kau tahu kan sikap para pangeran Xiao itu saat mereka bertemu denganku" jawab Fei Li
"ohhh begitu" ucap Fi Suer
Setelah melalui jalan memutar lewat taman istana, Fei Li akhirnya sampai di paviliumnya.
"hahhh... capek juga lewat jalan memutar seperti tadi itu" gumam Fei Li
"Fi Suer, tolong ambilkan teh dingin dan cemilan untukku" ucap Fei Li
"baik nona, akan segera saya ambilkan" ucap Fi Suer melaksanakan perintah Fei Li
Sambil menunggu Fi Suer, Fei Li pergi memasuki dimensi Mawar Kegelapan untuk sekedar melihat - lihat keadaan. Setelah itu dia kembali lagi ke dunia nyata.
__ADS_1
"ini nona cemilannya" ucap Fi Suer yang tiba² datang dengan nampan berisi teh dingin fan cemilan
"ayo bawa ke halaman belakang, aku akan memakannya disana" ucap Fei Li
"baik nona" ucap Fi Suer
Saat sampai di halaman belakang, Fei Li lalu duduk di gazebo sembari memakan cemilannya. Hening sejenak. Hingga tiba² Ji Ziu datang bersama pelayan pribadinya, yaitu Yao.
"jiejie apakah sedang sibuk?" tanya Ji Ziu
"tidak meimei, memangnya ada apa? oh iya kemari, duduklah disini" ucap Fei Li
"emm tidak apa², hanya saja aku sedang bosan sekali di pavilium" ucap Ji Ziu yang sudah duduk di sebelah Fei Li sambil mencomot cemilan Fei Li
"ohh gitu... oh iya! jiejie mau membuat sesuatu, apakah meimei mau membantu?" tanya Fei Li
"membuat apa jiejie?" tanya balik Ji Ziu
"rahasia, jadi meimei mau membantu atau tidak nih?" ucap Fei Li
"baiklah, ayo kita pergi ke dapur istana" ajak Fei Li
"iyaa" ucap Ji Ziu
Mereka berdua pun pergi ke dapur istana. Saat sampai, para koki dan pelayan yang ada disana merasa terkejut dengan kehadiran Fei Li dan Ji Ziu. Pasalnya seorang gadis bangsawan biasanya tidak akan pernah mau menginjakkan kakinya di dapur istana bahkan hanya untuk sekedar menengok pun selalu memasang wajah jijik, sedangkan seorang sampah yang diakui satu kekaisaran malah dengan entengnya berjalan santai melihat - lihat dapur.
"maaf nona pertama Yue, tapi apakah nona pertama Yue menginginkan sesuatu? jika benar biarkan saya saja yang menyiapkannya, anda tidak perlu kemari" ucap kepala koki ramah
"emm aku ingin membuat sesuatu sendiri bersama meimeiku, apakah tidak boleh?" tanya Fei Li datar
"i-itu tentu saja boleh nona" jawab kepala koki yang terkejut dengan nada bicara Fei Li
"baiklah, ayo meimei kita buat sesuatu" ucap Fei Li tersenyum hangat di balik cadarnya
__ADS_1
"ayo jiejie" ucap Ji Ziu
Fei Li berencana membuat permen lollipop. Dia mulai fokus membuatnya bersama dengan Ji Ziu yang sesekali membantu mencampurkan atau mengaduk sesuatu. Semua kegiatan Fei Li dan Ji Ziu itu tak luput dari para koki dan pelayan yang berada di dapur istana. Mereka berdecak kagum melihat ketekunan dan kesabaran Fei Li. Akhirnya lollipop buatan Fei Li dan Ji Ziu selesai. Kemudian mereka menunggu permennya mengeras.
"ternyata lumayan melelahkan juga ya jiejie" ucap Ji Ziu sambil minum air yang diambilkan pelayan pribadinya
"yaa begitulah... nahh sekarang sudah jadi, ayo meimei coba" ucap Fei Li
"baik jiejie" ucap Ji Ziu
Ji Ziu mencoba permen lollipop warna jingga yang memiliki rasa jeruk dan terkejut. Rasa manis dan asam dari buah jeruk sangatlah luar biasa. Belum pernah dia mencoba permen seperti ini.
"jiejie ini sangat enak dan maniss!! aku menyukainya" ucap Ji Ziu antusias
Para pelayan dan koki mulai penasaran dengan permen buatan Fei Li itu.
"apa kalian mau?" tanya Fei Li datar
"a-apakah boleh nona?" tanya balik salah satu koki
"tentu saja, ambillah tapi jangan berebut" jawab Fei Li
Para koki dan pelayan pun mulai mengambil permen buatan Fei Li dengan tertib. Saat mereka mulai memakan permen itu dengan segera mereka terkejut dengan rasa manis yang dihasilkan dari buah yang menjadi perisa permen² itu. Belum pernah mereka merasakan permen seperti ini.
"ini sangat enak dan manis nona" ucap salah satu pelayan dengan antusias
"rasanya sangat luar biasa! sari buah yang menjadi rasanya sungguh luar biasa! sangat menakjubkan" sahut salah satu koki
"hahaha itu bukan apa²" ucap Fei Li rendah hati
Mereka semua pun menikmati permen buatan Fei Li. Hingga akhirnya sebentar lagi waktu makan siang tiba. Para koki mulai sibuk memasak untuk anggota kekaisaran, sedangkan Fei Li dan Ji Ziu sudah kembali ke paviliumnya masing² untuk beristirahat.
Ok sampe sini dulu ya, maaf kalo masih ada kesalahan kata dalam penulisannya🙏🏻🙏🏻
__ADS_1
Tolong...👇🏻
{like + vote + komen}