
Sesuai dengan perintah kakeknya lira mengantar arka ke sawah , di perjalanan tidak ada yang berbicara tapi suara lira memecahkan keheningan itu
"Tuan apa kau pernah melakukan hal ini" Ucap lira
"Tidak ... Saya tidak pernah melakukan ini... Ini adalah pengalaman pertama saya" Jawab arka
"Hmmmm...... Tuan.. " Ucap lira ragu
"Iya " Ucap arka
"Bisakah tuan tidak perlu berbicara formal ... Apa kau bisa berbicara seperti orang yang sudah kenal dekat karena kan kita sudah mengenal lama " Ucap lira dengan ragu
"Apa kau juga tidak perlu memanggilku tuan " Jawab arka
"Hmmmm" Kata lira
"Ya sudah kalo begitu , kau juga jangan panggil aku dengan sebutan tuan lagi... Bagaiman? " Ucap arka
"Terus aku harus panggil apa ? " Tanya lira
__ADS_1
"Terserah saja" kata arka
"Bagaimana kalo kakak saja tuan.. Ah maksudku kak... " Ucap lira dengan senyumannya yg indah
"Kenapa harus kak" Tanya arka
"Karna kau lebih tua daripada aku" Jawab lira
"Kata siapa aku tua "
"Kata aku lah memang siapa lagi kak"
"Aku baru saat umur 27 lira" Kata arka jengah
"Baiklah baiklah ... Aku mengalah anak kecil" Kata arka dengan kekehan
"Nah itu baru kakak yg bijak... Mengalah kepada yang lebih kecil " Kaa lira dengan senangnya karna dia menang dari arka
Arka yang mendengar itu pun mengacak hijab lira
"Ah kak kenapa kau merusak hijab ku" Kata lira arka yg mendengar pun haya tersenyum
"Eh nak lira mau ke sawah ya neng" Kata warga yang berpapasan dengan lira, lira yg mendengar sapaan pun berhenti berjalandi ikuti dengan arka
__ADS_1
"Eh iya bu saya mau ke sawah" Jawab lira senyum ramah
"Itu siap neng pacarnya " Gita warga itu
"Ehh buka kok bu.. Ini itu tamu ira" Jawab lira dengan wajar yang bersemu merah sama dengan arka dia pun tersenyum mendengar ucapan warga itu
"Oh... Saya kira pacar nya. ..ya udah kalo gitu ibu ke warung dulu mau beli sayuran ya neng" Pamit warga itu
Lira dan arka pun melanjutkan perjalanan mereka, lira dan arka sibuk dengan pikiran masing-masing
"Ah... Kenapa ibu tadi mengatakan aku pacar kak arka kan aku jadi malu.... Dan kenapa lagi ini jantung ku kaya mau lari maraton aja...apa jangan jangan.....ah tidak mungkin "ucap lira dalam hati , dia mengira ini perasaan cinta yg sering teman-temannya katakan dia juga bingung dengan perasaannya sendiri
"Kenapa dengan ku kenapa aku merasa nyaman dan senang saat berada di sisi anak ini ...Dan Kenapa aku senang saat ibu tadi mengatakan aku ini pacarnya... Perasaan apa ini ? "Ucap arka dalam hatinya
Kini arka yang dingin dan cuek sudah berubah menjadi arka yg hangat. Entah dimana arka yg dulu lira tolong, dimana sifatnya masih dingin dan cuek .
" Nah kita sudah sampai kak"ucap lira di tpat yg mereka tuju
"Apa yg harus aku lakukan " Ucap arka bingung karena ini merupakan hal awam baginya
"Ayo kak kita masuk dulu ke sawahnya "perintah lira arka pun mengikuti semua arahan lira dengan masuk ke sawah
#JANGAN LUPA VOTE DAN LIKE YA
__ADS_1
AKU BERHARAP KALIAN SUKA DENGAN KARYA KU DAN KALIAN PUAS DENGAN KARYA KU #