DENDAM PEMBAWA CINTA

DENDAM PEMBAWA CINTA
LIRA ANATASYA #06


__ADS_3

Di rumah sederhana di sebuah desa yang asri dan masih alami karna tidka adanya kebisingan kendaraan sertifikasi di kota kota


 


Seorang pria yang sedang terbaring lemah di kasur yang kecil dan ruangan yang sempit, dia mulai membuka matanya


 


"Ughh... " Arka merasa sakit di bagian dadanya ,ya dia adalah arka,dia bagian mulai melihat sekelilingnya, dia bingung dan heran kenapa dia ada di sini, dia mencoba mengingat apa yang terjadi sebelumnya


FLASHBACK ON


Arka lari dari para bawahan dion yang ingin menangkapnya, dia terus berlari dengan sekuat tenaga walau tubuhnya lemah. Arka terus lari tampa tau arah tujuan nya yang dia tau saat ini adalah melarikan diri dari suruhan dion.


para bawahan dion mulai kehilangan jejak karena Arka sembunyi di semak-semak


"kemana pria itu lari kenapa dia cepat sekali " tanya pria bertubuh tegap

__ADS_1


"sepertinya dia ke sana " jawab temannya sambil menunjuk arah yang berlawanan dari keberadaan Arka


"ayo cari dia lagi sebelum bos marah dan membunuh kita " merekapun pergi


Arka yang masih sadar berusaha untuk berjalan menjauhi tempat itu, dia berjalan sempoyongan karena kondisi tubuhnya yang tidak kuat , Tiba-tiba dia mulai merasa pusing dan penglihatannya kabur dia memandang kepalanya dan setelah itu dia pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi .


FLASHBACK OF


Ketika Arka melamun memikirkan apa yang terjadi kepadanya tiba-tiba ada suara kalah kaki mendekati kamar dan tiba-tiba seorang wanita berjilbab masuk dan membawa nampan berikan makanan dan minum, wanita itu mulai mendekat


"kau sudah sadar? " tanya wanita berhijab itu kepada Arka


"hmmm" jawab Arka dengan muka datarnya


"aaaa.. ayo makan biar cepat sembuh" perintah wanita itu kepada Arka


Arka yang mendengar itu pun langsung mengambil sendok itu tapi dia tidka sengaja bersentuhan dengan wanita itu merasa heran karena jika dia bersentuhan dengan wanita lain dia akan merasa jijik dan dia akan langsung marah tapi ini tidak

__ADS_1


"kenapa aku tidak jijik dengan wanita ini...kenapa bisa...aaahhh tidak mungkin... apa aku sudah sembuh dari penyakit itu? " tanya dalam hatinya, dia frustasi kenapa dia tidak merasa jijik kepada wanita yang ada di hadapannya


"heyyy.. kenapa melamun? " tanya wanita itu kepada Arka, seketika saja Arka tersadar dari lamunannya dan menjauhi tangannya dari tangan wanita itu


"ah tidak apa-apa nona"


"ayo makanlah biar ku bantu... Aaaaa"arkapun membuka mulutnya dan mulai makan dari tangan wanita itu , sambil menyuapi Arka makan wanita itu mulai membuka suaranya lagi


"tuan apakah saya bisa bertanya " tanya wanita itu


"hmmm" jawab Arka dengan muka datarnya


"kenapa tuan bisa ada disini dan kenapa juga tuan bisa terluka seperti ini? " tanyanya gugup karna dia takut bila mana Arka akan marah


"siapa namamu nona" jawab Arka mengalihkan pembicaraan agar wanita itu tidak menanyainya lebih lanjut


"nama saya Lira Anastasya tuan " jawabnya

__ADS_1


"hmmm... terimakasih sudah menolong saya "


"sama sama tuan... kita kan sesama manusia harus saling menolong jadi itu sudah kewajiban saya untuk menolong tuan ... oh ya tuan siapa nama tuan? "


__ADS_2