DENDAM PEMBAWA CINTA

DENDAM PEMBAWA CINTA
IBU IBU KETAKUTAN #33


__ADS_3

#33


"Kau berubah ar dulu kau ingin membunuhnya karena telah membunuh keluarga mu tapi kenapa kau berubah" Kata sean


"Kau tidak tau sean si bos ini sudah memiliki istri yg soleha dan cantik bahkan aku jatuh cinta kepada istri bos jika saja dia bukan istri al aku sudah menikahi nya" Kata Alvin


"Berani sekali kau menyukai istri ku vin hah" Kata arka


"Maaf... Maaf.. Aku cuman bercanda .. Tapi asli istri kau ini al cantik nya melewati artis-artis yg terkenal itu" Kata Alvin


"Tunggu-tunggu..... Kalian ini membicarakan apa sih... Jadi kau sudah menikah al dan kau tidak mengundang ku sama sekali keterlaluan kau ini ya" Kata sean marah


"Tenang dulu... Bukan saja kau yg tidka tau tentang pernikahan ini bahkan kakek saja belum atau aku sudah menikah" Jelas arka


"Hah... Bagaiman bisa ... Kau menghamilinya ya jadi kalian dinikahkan paksa " Kat sean


"Sembarangan kalau bicara kau sean... Boro-boro menghamilinya bahkan aku sampai sekarang saja belum menyentuhnya kau tau " Kata arka seketika tawa sean dan Alvin pecah mengetahui berita tersebut


0 bahwa bos kita ini seorang sesuka jenis... Aku jadi takut... Jangan-jangan selama ini bos ini suka dengan kita ya "kata Alvin


" apa kita... Kau saja kali aku ini masih normal ya "kata sean


" Sudah.. Kalian ini berisik sekali ya "kata arka


" Bukankah kau punya penyakit OCD ya kenapa sekarang kau bisa menikah dengan dia... Bahkan menyentuh kulit saja kau sudah jijik apalagi ini menikah arka"kata sean


"Entah mengapa aku bersentuhan dengan dia tidka merasa jijik bahkan aku nyaman ada di dekatnya " Kata arka terseyum


"Batu es mencair " Kata Alvin

__ADS_1


"Kau benar al aku memang sudah mencair olehnya bahkan aku mulai mencintainya " Kata arka


"Kau mencintainya... Kau serius" Kata sean


"Ya aku mencintainya bahkan aku mencintainya seumur hidupku " Kata arka tiba-tiba saja ada yg mengetuk pintu


Tok tok


"Masuk " Kata arka


"Kak" Kata lira yg baru masuk sambil membawa kotak nasi di tangannya


"Ira" Kata arka sambil menyambut kedatangan lira


"Aku membawa makan siang untuk kakak " Kata lira menunjukan kotak makannya


"Apa ada masalah di jalan kau tidak tersesat hah" Kata arka lembut


Alvin dan sean hanya bengong dengan sifat arka yg berubah drastis ini.


"Kheemm" Deheman dari Alvin membuat dua sejoli itu menyadari bahwa ada orang lain di ruangan ini


"Perkenalkan ini lira istri ku dan ira ini Sahabat-sahabat kakak sekaligus orang kepercayaan kakak " Kata arka


"Ira kak" Kata lira


"Sean " Kata sean


"Sepertinya aku tidka harus mengenalkan diri " Kata Alvin yg di balas senyuman dari lira saja

__ADS_1


"Mau makan siang dimana kak ? " Tanya lira


"Disini saja " Kata arka


"Hmm jadi kita pergi dulu ya takutnya mengganggu orang yg sedang kasmaran" Kata sean


"Kita makan sama-sama saja kak... Aku bawa makanan banyak kok" Kata ira


"Gak usah repot-repot lira... Jadi kita pamit dulu ya " Kata Alvin sambil pergi dari dan dan di susul oleh sean


"Ayo " Kata arka mengajak lita duduk di sofa


"Hemm ... Sepertinya makanan nya enak " Kata arka ketika lira membuka kotak makan siang


"Ayo kak di makan kakak pasti cape ya kerja seharian " Kata lira


"Iya.. Bahkan kerjaan kakak belum selesai " Kata arka


"Yaudah nih kak makan dulu" Kata lira sambil menyodorkan makanannya


"Suapin ya ra...kakak ada kerjaan yg belum selesai dan harus buru-buru di selesaiin jadi harus cepet " Kata arka


"Di suapin sama ira gitu" Kata ira


"Ya iya sama kamu sayang masa sama obe di sini kan gak mungkin" Kata arka


"Sayang" Kata ira bersemu merah di pipinya karena malu di sebut sayang oleh arka


"Iya sayang.. Mulai sekarang kakak akn panggil ira sayang oke " Kata arka

__ADS_1


"Jadi ayo suapin kakak.. Kakak akan kerjakan dulu berkas ini sambil makan " Kata arka


Arka pun mengerjakan pekerjaannya sedangkan lira menyuapi arka yg sedang bekerja kadang-kadang arka kan menyuapi lira karena tau lira pun sama belum makan siang . Momen yg romantis ini sangat indah untuk di ingat sepanjang masa dimana arka yg memanggil lira dengan sebutan sayang dan lira menyukainya.


__ADS_2