DENDAM PEMBAWA CINTA

DENDAM PEMBAWA CINTA
MENDAPATKAN HAK #35


__ADS_3

#35


I love you too kak" Kata lira di telinga arka dan itu membuat arka senang dan bahagia karena cintanya terbalas dan arka melepaskan pelukan mereka dan dia memandang wajah lira yg sudah seperti kepiting rebus


"Apa " Kata arka


"I love you to kak" Ulang lira


"Kau tidak bercanda kan sayang" Kata arka


"Hah kak merusak suasana saja " Kata lira kesal


"Maaf... Jadi kau mencintai ku hemmm... Sejak kapan " Kata arka


"Gak tau.. Kalo kakak " Tanya lira


"Kakak juga gak tau.. Tapi yg pasti kakak mencintai ira dengan sepenuh hati kakak" Kata arka


"Ira juga mencintai kakak sepenuh hati ira " Kata lira menundukan kepalanya dan arka mempuk lagi lira dengan sangat erat setelah beberapa lama arka melepaskan pelukan mereka dan mendekatkan wajah arka ke wajah lira sehingga hidung mereka bersentuhan


"I love you " Kata arka dan setelah itu dia menciun bibir ira lembut

__ADS_1


"Balas ciuman ku sayang " Kata arka


"Kenapa di lepas sayang" Kata arka karena ira melepaskan ciuman mereka yg membuat arka kesal


"Kakak mau membunuh ira ya.. Ira gak bisa nafas tau... Apalagi ini di jalan kak" Kata lira


"Maaf kakak kelepasan abisnya bibir kamu manis tau... Hmmm jadi kalau di rumah boleh lebih donk ya " Kata arka sambil tersenyum


"Kakak" Rengek ira karena malu dan itu membuat arka gemas diarngecup bibir lira yg sudah membengkak akibat ulahnya itu


Cup


Cup


Cup


Setelah sampai di rumah arka dan lira membersihkan badan mereka dan melaksanakan sholat maghrib dan isha berjamaah dan melanjutkan dengan membaca alquran.


Dan sekarang arka sedang memainkan HP nya di atas kasur dan sedangkan ira berada di wc dengan perasaan tak karuan bahakn dia sekarang sedang mondar-mandir di wc


"Aduh bagaimana ini... Pasti kak arka akan meminta haknya Sekar kan... Aku kok deg-deggan ya... Ayolah ira tenang diakan suami kamu apalagi dia lelaki yg kamu cinta jadi tenang oke " Kata lira menenangkan diri setelah tenang dia keluar dan ketika keluar dia melihat arka yg sedang menatapnya

__ADS_1


"Kesini sayang" Kata arka dan lira menghampirinya dan duduk di sisi arka


"Kamu siap hmmm..... Kalo gak siap gak papa kok kakak gak akan maksa.. Itukun bisa nanti aja " Kata arka sambil memegang pipi ira


"Gak papa ...ira siap kok "kata lira sambil terseyum


" Jadi boleh kaka buka hijabnya"kata arka dan di balas anggukan oleh ira karena sudah mendapat ijin arka pun membuka hijab ira dan terlihatlah rambut lira yg indah dan halus


"Cantik" Kata itu yg keluar pertama kali dari mulut arka yg membuat ira senang dan malu


Arka memajukan wajahnya ke wajah lira dan lira hanya memerankan matanya seketika lira merasa ada sesuatu yg kenyar menempel di bibirnya, diapun membuka matanya dan seketika matanya bertemu dengan mata arka.


"Kakak " Kata lira


"Hmmm" Jawab arka yg sudah di selimuti kabut gairah


"Baca doa nya dulu kakak lupa gak baca tapi" Kata lira malu-malu


"Kakak lupa " Kata arka


Setelah itu arka membaca doa dan melanjutkan aktivitas mereka yg sempat tertunda. Hanya mereka yg tau apa yg selanjutnya terjadi dan bagaimana rasanya. Setelah malam panjang yg mereka lewati dengan panjang mereka pun tidur karena kelelahan

__ADS_1


__ADS_2