
Malam pun datang suasana malam ini begitu dingin,ada banyak bintang-bintang yg berkilauan di tas langit dan bulan yg bercahaya, mulai dari kalangan muda, dewasa, tua mereka mengikuti acara pasar malam termasuk lira dan temannya siti
"Ternyata rame ya" Kata lira setelah mereka sampai di tempat pameran
"Ya iya rame ira ini kan cuman ada satu tahun sekali jadi pasti rame " Kata siti dengan kesal atas pertanyaan lira
"Iya iya maaf siti aku kan cuman nanya aja" Kata lira cengengesan
"Yaudah kita mau kemana nih" Tanya siti
"Kita ke toko-toko cari barang yg lucu-lucu atau maen permainan dulu nih" Tanya siti
"Kalo beli barang-barang sih aku gak uang banyak sit... Mana cukup untuk beli baju-baju yg bagus dan mahal"kata lira
" Tenang aja nanti aku tambahin de... Aku traktir kamu ra"kata siti
"Gak usah sit itu buat kamu aja " Tolak siti
"Gak papa lah ra aku ikhlas ko ..... Kamu kaya sama siapa aja " Kata siti
"Makasih ya sit " Kata lira
"Jangan sungkan ra aku udah anggap kamu kaya sodara kok jadi jangan sungkan oke " Atau siti
"Makasih sekali lagi sit" Atau lira
"Yaudah kita sekarang cari-cari dulu toko-toko pernak pernik aja deh... Kita cari yg lucu-lucu " kata siti
__ADS_1
Siti dan lira pergi mencari toko\-toko pernak pernik , mereka terlihat bahagia dan senang dengan kegiatan mereka mencari barang yg mereka inginkan canda tawa menemani mereka
Ketika mereka sibuk dengan aktifitas mereka mencari barang yg diinginkannya tiba\-tiba saja seseorang datang bahkan mereka tidka menyadari bahwa orang itu menghampiri mereka karena keasikan memilih barang\-barang
"Ternyata kau membeli barang itu dengan uang yg kau dapat dari menjual tubuhmu ya ra" Kata orang itu, lira yg sedang memegang barang yg akan dia beli langsung menyimpannya dan merasa ada yg menyebut namanya pun menoleh dan melihat siapa orang itu tapi belum juga dia bicara siti langsung memarahi orang itu
"Jaga ucapan mu itu gilang " Kata siti dengan marah
"Aku bukan bicara dengan mu jadi diam... Jangan ikut campur urusan ku" Kau gilang
"Iya tapi lira itu sahabatku jadi aku berhak untuk membelanya" Kata siti
"Kau cantik ra tapi sayang kau seorang wanita kotor yg sudah di sentuh banyak pria ", aku menyesal telah mencintaimu ra"Kata gilang sambil menyentuh wajah lira mulai dari mata, pipi, dan berhenti di bibir dengan badan gilang yang menghimpit badan lira yg kecil
sehingga jarak mereka dekat sekali
"Salah paham bagaimana bukti sudah menunjukan kepadamu bahwa kau seorang wanita murahan" Kata gilang
"Tapi itu bukan.... " Belum saja lira menyelesaikan kata-kata nya gilang sudah memotongnya
"Ah sudahlah " Atau gilang sambil pergi
"kau tidak apa-apa ra" Tanya siti setelah gilang pergi
" Gak kok aku gak apa-apa "jawab lira
Tidak ada yang menyadari ada seseorang yg memfoto mereka dari kejauhan dan foto itu menunjukan seperti lira dan gilang berdekatan begitu romantis bahkan orang yg melihat pun akan mengira mereka begitu romantis karena posisi lira dan gilang begitu sedekat ditambah lagi dengan gilang yg menyentuh wajah lira .Tiba-tiba ponsel siti berbunyi
__ADS_1
" Halo mah"kata siti sambil mendekatkan ponselnya di telinganya
..................
"Iya aku pulang sekarang " Kata siti
...................
"Iya ma kalo gitu aku tutup ya" Kata siti sambil menutup sambungan telponnya
"Ada apa sit" Tanya lira setelah siti memutuskan sambungan telponnya
"Aku di suruh pulang ra....ayah sudah menjemput ku ....katanya ada hal penting yg harus mereka beritahu kepada ku " Kata siti
"Yaudah kamu pulang aja duluan" Kata lira
"Kamu gak papa kan kalo sendirian ra" Kata siti tidka enak meninggalkan lira sendirian
"Tenang aja aku gak papa kok"kata lira
" Yaudah aku pulang dulu ya"kata siti
"Ya sudah sana pulang" Usir lira
Jangan lupa
#vote
#like
__ADS_1
#komen