DENDAM PEMBAWA CINTA

DENDAM PEMBAWA CINTA
KEGAGALAN ARKA #04


__ADS_3

Sore hari yang sejuk arka baru datang di rumah dion alexsander, dia melihat bnyak penjaga dan penjagaan nya sangat ketat bahkan untuk masuk kedalam pun sush karna penjagaan nya ketat


Arka dan sean serta pasukan yg mereka bawa telah siap menyerang, mereka hanya perlu komando dari bos mereka.


Arka terseyum karna akhirnya tujuan utamanya untuk balas dendmam akan tercapai


"Sean suruh mereka menyerang penjaga cepat dan sebagian jalan kebelakang rumah ini , aku yakin disini banyak penjaga karna bagaimanapun dia itu kuat melebihi yang kita kira....kuta tidka tau kita akan mayi atau menang dlam melawan mereka"perintah arka kepad Sean


"Baik bis... Kalian dengar perintah bos kalian lakukanlah dengan bik dan jangan ada kesalahan" Perintah Sean kepada para anggota BLACK DEPIS


Ya BLACK DEPIS adalah nama kelompok mafia yang di bangun oleh arka dengan susah payah kelompok ini sudah di latih untuk bertarung dan menembak . Semua itu dilakukan agar mereka dapat melawan musuhnya dan agar mereka tangguh


Mereka pun pergi menurut apa yang d arahkan bos mereka, ketika merka mulia menyerang arka menanyakan akan hal sesuatu kepad sean


"Sean apa kau sudah merusak CCTV yanga ada di sini aku tidka mau semua ini terungkap oleh polisi? "

__ADS_1


"Sudah tuan tenang saja aku sudah membereskannya sebelum kita disini,... Tuan apa kau ingin masuk sekarang sepertinya para penjaga mulai berkurang? "


"Baiklah... Ayo kita bunuh si dion itu.. Dnan ingat jika nanti aku muali kewalahan kau harus pergi aku tidak yakin bahwa kita akan menang.. Aku tau dia itu pria licik bahakan melebihi ku ? "


"Bagaimana aku bisa meninggalkan mu sedangkan mu melawannya dasar gila "


"Turut ilaha pa yang aku katakan... Aku merasakan hal buruk akan terjadi hari ini?


" Aku tidak mau bagaimanapun kita sahabat "


"Kau turutilah apa yang ku perintahkan.. Atu aku tidka akan memaafkan mu "


Memang sejak arka ingin membalaskan dendamnya dia mulai merasakan pirasat buruk terhadap sesuatu


"Kalo begitu ayo kita masuk"

__ADS_1


Kata arka dan dia mulai jalan ke depan rumah dan mendobrka rumah itu ketika rumah itu di terbuka seseorngag datang karna terganggu akan kebisingan di luar dia adalah dion alexsander


"Mau apa kau? Dan siapa kau? Ada urusan apa kau kesini dengan membuat keributan di rumahku? "


"Oh.. Ohw.. Rupanya kau melupakan ku tuan dion alexsander yang terhormat"jawab arka dengan senyum liciknya seperti dia mengejek dion karna dia tidak mengenalnya


" Memang kau siapa sehingga aku harus mengenalmu tuan bahakan aku tidka kenal dengan mu? "Dion malah balik mengajukan pertanyaan yang seharusnya tudka di pertanyakan


" Kau lupa kak dion... Oh kalo begitu ku ingatkan... Aku arka dinata pernandez adik dari raka dinata pernandez sahabat yang kau hianati dan kau bunuh.. Oh dna jangan lupa kau juga membunuh ibu serta ayah ku... Apa sekarang kau ingat tuan dion alexsander"kata kata itu keluar dengan tajam di mata dion di baru ingat siapa yang berada di hadapannya


"Prok prok ... Oh teryata kau arka adik dari sahabat lamaku" Dia tepuk tangan dan Dia juga tersenyum licik


"Iya aku arka.. Aku adalah malaikat maut yang akan membunuhmu "


"Kau ingin membunuhku.. Hahahha... " Dion tertawa dengan lepas dia merasa bahwa arka bukan tandingannya

__ADS_1


"Serang mereka Sean sedangkan aku akan melawan dion"


"Baik bos"


__ADS_2