
Setelah lira mendapatkan barang yg dia inginkan dia pulang sendirian karena siti sudah pulang terlebih dahulu . Lira tidka menyadari ada seseorang yg mengikutinya dari belakang ketika lira berada di jalan sepi para orang-orang penguntit itu menghadang lira bahkan mereka ada 2 orang mereka adlah preman suruhan sinta
"Hay cantik sendirian aja nih " Kata salah satu preman
"Mau apa kalian" Jawab lira ketakutan karena melihat badan mereka besar-besar
"Kita mau bersenang-senang dengan mu cantik" Jawab satu preman lainnya
"Jangan mendekat kalian" Atau lira karena salah satu preman sedang mendekat kearah lira
"Tolong" Kata lira belum jika ada yg menolong lira sudah pingsan karena di bius oleh preman itu
"Kita bawa kemana gadis ini bos" Tanah salah satu preman kepada bos preman nya
"kita bawa ke gudang kosong yg ada di ujung desa sesuai kata si bos" kata bos preman di menyebut bos itu kepada sinta
Mereka pun membawa lira ke gudang itu dan mengikat tangan dan juara kaki lira agar tidka kabur
"Apa kalian sudah mengikat dia dengan benar? " Tanya sinta baru datang bersama erin
__ADS_1
"Sudah bos" kata preman
"Bagus... Ingat jangan memperkosanya kau beri dia obat yg sudah kau beri obat perangsang lalu kau robek bajunya pokoknya buat penampilan dia kacau tapi ingat jangan perkosa dia nanti ada pria yg akan datang lawan dia tapi jangan buat dia kalah kalian harus mengalah dan biarkan pria itu masuk ketika perempuan ini dan pria itu ada di gudang ini kalian kunci di luar "jelas sinta
" Baik bos"jawab kedua preman itu
"Dan jangan lupa pagi-pagi kalian harus buka kuncinya dan jangan sampai ada yg mengetahuinya" Perintah sinta
Setelah sinta memberikan perintah kepada preman itu dia dan erin pergi
"Erin kau yg terus menjalankan rencana selanjutnya" Kata sinta
"Karena kita tidka ada waktu lagi untuk menyuruh orang lain kau tau " Kata sinta
"Baiklah aku akan memanggil dia kesini kata erin
" Bagus "kata sinta
Lira mulai mengerjakan matanya sedikit demi sedikit dia membuka matanya walau kepalanya agak sakit efek dari obat bius yg di berikan oleh preman itu
__ADS_1
" Ugh.... Aku di mana ini"lirih lira
"Rupanya kau sudah bangun sayang" Kata salah satu preman
"Kalian siapa" Tanya lira
"Apa kau lupa kejadian tapi sayang " Kata preman itu sambil mendekat dan memegang dagu lira dan lira hanya memalingkan kepalanya dan sambil mengingat apa yg terjadi ketika dia ingat dia mulai ketakutan lagi
"Tolong lepaskan aku " Kata lira memohon pada preman itu
"Apa ? Kau mau kami lepaskan tidka semudah itu sayang" Kata preman itu sambil memegang bahu lira dan mulai membuka baju lira tapi bukan di buka dia malah menyobek baju lira bagian bahu
"Tolong jangan" Kata lira sambil menangis ketakutan
"Tidak semudah itu sayang" Kata preman itu , lira mula meronta agar bisa a kabur dan terlepas dari preman itu tapi tidak bisa karena ikatan yg ada di tangan dan kaki sangat kuat dan sangat susah di lepaskan
"Jangan banyak bergerak sayang" kata preman itu dia mulai memegang hijab yg menempel di kepala lira dan mulai membuka nya
jangan lupa
__ADS_1
VOTE KOMEN DAN LIKE