
Siti pulang dengan di jemput oleh ayahnya sedangkan lira melanjutkan jalan-jalannya di pasar malam sendirian
Di satu sisi Sinta dan sabatnya erin berada di tempat yg sama dengan lira, Tiba-tiba saja teman sibta datang dengan terburu-buru
"Sinta kau harus melihat ini" Kata teman Sinta sambil menyodorkan ponsel dan Sinta menerimanya dan melihat isi dari ponsel itu
"Sial.. Mengapa si lira itu terus mendekati gilang terus kemarin aku melihat dia sedang dengan gilang sekarang dia mendekati gilang lagi" Kata Sinta dengan geram
"Apa itu sin" Tanya erin dan langsung melihat ponsel itu
"Kau melihat ini di mata " Tanya Sinta kepada temannya yg memberi tahu
"Tadi aku tidak sengaja melihat mereka sedang ada adi pasar malem ini dan aku melihat gilang menyentuh wajah lira bahkan jarak di antara mereka sangat dekat"terang teman Sinta
" Terimakasih "kata Sinta dan memberikan ponsel nya
" Kalo gitu aku permisi dulu ya "kata temannya Sinta sambil mengambil ponselnya
__ADS_1
" Hmmm"kata Sinta dengan menahan amarah, seelah mendapat jawaban itu temannya Sinta pergi
"Apa yang ingin kau lakukan sin apa kau akan diam saja setelah melihat mereka dekat" Tanya erin
Sebuah ide terbesit dalam pikiran Sinta dia ingin lira hidup menderita untuk selama-lamanya
"Aku akan membuat si lira itu hidup menderita seumur hidupnya" Kata Sinta dengan tersenyum licik
"Dengan cara apa? " Tanya erin kebingungan dengan ide yg ada di otak sinta
"Maksud kau arka yg ada di rumahmu itu yg menumpang" Kata erin
"Ya aku benar... Lihatlah dia kelihatannya seperti orang susah walaupun dia tinggal di kota tapi itu tidak mungkin kalau dia itu orang kaya karena pas dia di bawa lira ke rumah dia tidka memiliki ponsel apalagi uang... Dia sja numpang hidup di rumah kita ... Walaupun dia itu tampan tapi itu tidka penting kalau dia miskin kan dengan lira menikah dengan dia kehidupan lir akan sengsara karena menikah dengan orang miskin " Kata Sinta
"Iya kau benar sin... Tapi bagaimana caranya" Tanya erin
"Itu gampang " Kata Sinta
__ADS_1
"Dengan cara apa " Tanya erin
"Kita sewa preman untuk menculik lira dan membawa lira ke gudang sepi dan kita suruh preman itu untuk memperkosa lira" Jelas Sinta
"Kalo preman itu yg memperkosa lira terus bagaiman arka bisa menikahi lira kalo begitu" Tanya erin
"Kau tenang saja aku tidka akan biarkan preman itu memperkosanya tapi membuat lira seperti ingin di perkosanya" Ta Sinta
"Jangan berbelit belit Sinta langsung saja pada intinya"kata erin kesal karna dia tidka mengerti maksud Sinta
" Jadi kita suruh preman itu untuk membuat pakaian lira sobek dan bikin pakaiannya berantakan dan melihatkan tubuh lira dan pada saat arka datang dia akan memberikan bajunya ke lira lalu kita kunci gudang itu keesokannya kita cari mereka ... Kita bilang saja pada warga bahwa lira dan arka menghilang jadi kita mencarinya pas kita menemukannya dengan keadaan mereka seperti itu kita tuduh mereka melakukan dosa dan mencemarkan nama baik kampung ini sehingga dia di nikahkan "jelas Sinta
" kauAu benar sin....tapi bagaimana arka akn datang ke gudang itu? "kata erin
" kita suruh seseorang memanggil arka... kata kan saja lira memanggilnya karena ada hal penting sehingga arka harus kesana"kta Sinta
Setelah mereka merencanakan rencana itu erin dan Sinta menyuruh preman yg kebetulan pada saat itu preman itu ada di pasar malam sedang menggoda salah satu pengunjung
__ADS_1