DENDAM PEMBAWA CINTA

DENDAM PEMBAWA CINTA
#23 MENCARI LIRA


__ADS_3

VOTE DAN LIKE DULU 👍😄


Sinta pulang kerumah dengan bahagia karena rencananya berhasil , dia buru-buru menghampiri Erina sang ibu


"Ibu" Kata Sinta sambil memeluk sang ibu


"Ada apa... Kenapa kau terlihat bahagia nak? " Tanya sang ibu


"Apa kau tau ibu ada kabar bahagia" Kata Sinta sambil melepaskan pelukannya


"Kabar bahagia apa nak? " Tanya Erina


"Lira... Aku menjebaknya bu" Kata Sinta


"Maksudnya? " Kata erin kebingungan


"Aku menyuruh preman untuk menculik lira dan memberi obat perangsang ke minuman lira dan aku mengirim arka si bodoh itu kesana jadi jika mereka tertangkap basah sedang melakukan hubungan terlarang mereka akan di nikahkan dan si arka pasti akan membawa si ira ke kota dan aku nyakin bahwa si arka itu miskin bu jadi si lira akan menderita jika hidup dengan si arka dalam kemiskinan.. Aku cedrikan bu"kata Sinta dengan bangga


"Oh ya.. Apa ini nyata Sinta jika ini benar makan kita akn mendapatkan semua harta warisan ayah dan kita akn kaya..... Tapi bagaimana caranya mereka bisa tertangkap basah sedangkan disini tidka ada yg tau bahwa mereka sedang berduaan ? " Kata Erina senang


"Itu gampang... Gini saja ibu sekarang katakan kepada kakek bahwa lira belum juga pulang nanti kakek akan mencari mereka... Eh tapi bu jangan biarkan kakek menemukan mereka sekarang" Kata Sinta


"Tapi kenapa nak" Tanya Erina


"Kita cari mereka sekarang tapi jangan di temukan sekarang jika kita menemukannya sekarang mereka pasti belum melakukan hubungan badan jadi kita lanjut saja mencari mereka pagi-pagi pasti mereka sudah melakukan itu jadi kita bisa memfitnah mereka sudah melakukan nya... Ah begitulah bu aku pusing menjelaskannya" Kata Sinta

__ADS_1


"Oke oke.. Jadi sekarang ibu harus mencari kakek dan memberi tahukan ini" Kata erin sambil pergi dan di ikuti Sinta di belakang untuk menemui kakek


"Ayah" Panggil Erina ketika melihat ayahnya sedang bersantai di ruang tamu


"Iya Erina kenapa" Tanya kakek


"Yah kenapa si ira belum pulang ini sudah tengah malam tapi dia belum pulang juga sedangkan Sinta anakku sudah pulang" Kata Erina pura-pura cemas


"Hah.... Apa benar ira belum pulang Erina kenapa baru memberi tahu ayah ayo ikut ayah untuk mencari ira


Kakek , erina dan Sinta mencari ira dan menanyakan kepada teman -teman ira tapi mereka tidka tau sehingga kakek meminta bantuan warga untuk mencarinya.


kakek dan seluruh warga mencoba mencari arka mereka maupun kakek tidak menyadari bahwa arka juga menghilang karena terlalu terfokus dengan kehilangan lira.


 


 


Kenapa Erina bisa mengetahui rencana si anak? Karena sesudah sinta pulang dia langsung menghampiri sang ibu dan memberitahu bahwa ini rencana dia dan temannya erin dan tentu saja Erina sang ibu mendukungnya karena dia juga ingin lira pergi dari rumah sang ayah dan menguasai semua harta sang ayah kakeknya lira dan sinta


Mereka terus mencari tapi naas mereka belum menemukan keberadaan lira


"Lira"


"Lira"

__ADS_1


"Lira"


"Neng ira"


"Ira"


Begitulah mereka memanggil lira dan berharap ketika mereka memanggil nama lira , lira akan menjawab dan memberitahukan keadaannya tapi nihil tidak ada yg menyatukan panggil mereka .


"Ira... Nak kau dina nak ini kakek " Teriak kakek


"Ira nak diman kau nak" Lanjut kakek dia sedih dan syok akan berita bahwa lira tidka ada, dia sudah menanyakan keberadaan cucunya kepada teman-temannya tapi tidak ada yg mengetahui ira di mana


"Pak sebaiknya kita mencari besok pagi saja ini sudah malam dan warga juga sudah kelihatan pada capek kita istirahat dulu nanti pagi-pagi kita cari lagi " Usul warga karena melihat warga lain mulain kecapean dnan mengantuk karena malam makin larut


"Tapi cucu ku ira belum ketemu pak " Kata kakek


"Tapi para warga sudah kelelahan pak" Imbuh waga


"Iya kek besok pagi saja kita cari ira kita istirahat dulu saja.. Lihatlah kondisi kakek sekarang kakek sedang sakit muka kakek juga sudah pucak dan kelihatan lelah" Kata Sinta , memang benar kakek sudah tidka enak badan dan kondisinya pun menurun tapi dia memaksakan diri untuk mencari ira karena khawatir dengan kondisi sang cucu sampai sampai tidka ingat kondisinya yg mulai menurun


"Benar ayah kita pulang dulu saja" Kata Erina mendukung kata kata Sinta


"Baiklah mari kita pulang dan mencari lagi besok pagi-pagi"kata kakek pasrah karena dia juga sudah kelelahan dan butuh istirahat


Mereka pun pulang dan beristirahat tapi tidak dengan kakek dia tidak bisa tidur karena memikirkan keadaan lira saat ini dia hanya memandang langit dan berdoa semoga sang cucu tidka kenapa-napa

__ADS_1


" Semoga kau baik-baik saja ira kakek khawatir dengan mu nak"lirih kakek


__ADS_2