
Bab 10
Setibanya dirumah Surti,Sulis serta Sabrina langsung masuk rumah.
" Lis coba di check popok Ade nya sudah penuh belum "? tanya Surti
" Iya Mak, Sulis sama Ade ke kamar dulu,gantiin popok Ade nya di sana aja "
Sebelum Sulis pergi ke kamar Surti juga menyuruh Sulis menyuapi Sabrina buah.
" Habis gantiin popok Ade,kamu suapi Ade buah pepaya ya,Mak taru di atas meja makan " sambung Surti
Sulis melangkah menuju kamar sambil mengendong Sabrina,ia mau mengerjakan apa yang disuruh ibunya itu.
Sulis meletakan Ade nya di kasur,lalu melepas celana Sabrina dan meraba popok Ade nya yang memang benar sudah agak penuh.
" Ade diem ya Kakak mau gantiin popok Ade dulu,biar tidak iritasi " Oceh Sulis kepada Ade bayinya
Sabrina seolah-olah mengerti sama ucapan Kakaknya dia diam saja ketika Kakaknya menyeka bokongnya dengan kain yang sudah dibasahi itu.
__ADS_1
Sekarang di ruang tv Kakak beradik tue duduk lesehan,Sulis kini sedang menyuapi Sabrina buah pepaya yang sudah ia lembutkan terlebih dahulu tadi.
Ia sangat senang karna akhirnya ia mempunyai Adik dan tidak kesepian lagi,dia menikmati perannya sebagai seorang Kakak.
Surti sendiri sekarang ada di dapur tengah sibuk memasak untuk makan siang dan malam mereka dengan lauk yang berbeda,nemu siang sayur capcay,ayam goreng,dan sambal.menu malamnya balado ikan tongkol,perkedel jagung dan tumis pakcoy tahu semuanya tinggal dihangatkan aja ketika suaminya sudah di rumah.
Dari dapur Surti sesekali menengok kearah ruang tv melihat anak gadisnya yang begitu telaten menyuapi Sabrina Surti pun terharu,karna Surti tahu betul dari dulu Sulis menginginkan seorang Adik.
Setelah selesai menyuapi Sabrina Sulis pun pergi ke dapur sambil mengendong Bina dan meletakan mangkuk kotor kedalam wastafel,lalu mendekati ibunya yang sedang menggoreng ayam dan bertanya.
" Mak masak apa untuk makan siang kita,baunya harum banget Mak penampakannya juga terlihat sangat enak Sulis jadi lapar,masih lama kah " tanya Sulis karna cacing dalam perutnya sudah minta diisi.
" Okey Mak,sayang Emak "
" Emak juga sayang Sulis " balas Surti
Sulis menuruti kata ibunya dan masuk kamar dengan Sabrina yang terus ia gendong dari tadi.
Bina di letakan di karpet bulu lalu Sulis mengambil semua mainan dan diletakan di hadapan Bina,mereka pun bermain bersama.
__ADS_1
" Sulis,makan dulu nak, Emak sudah siapkan di meja makan " ucap Surti ketika sudah di kamar anaknya
Sulis yang di panggil pun menengok lalu mengangguk setelah itu menatap Sabrina,Surti yang paham pun berbicara
" Biar Sabrina Emak yang jagain,kita gantian makannya sayang,kalau kita makan bareng tidak ada yang jagain Bina ya kan "
" Iya Mak,Sulis makan duluan ya Mak,sudah laper banget soalnya hehehe " sambil memegang perutnya
" Makan yang banyak ya biar gembuk sayang " seru Surti.
Sulis yang mendengar perkataan ibunya pun tersenyum lalu melangkah keluar kamar untuk segera menuju meja makan.
Sulis yang sudah sampai di meja makan langsung duduk dan mengambil nasi,lauk pauk ke piringnya lalu menyantapnya dengan lahap.
10 menit kemudian Sulis selesai dengan acara makan siangnya,
Ketika sedang mencuci piring bekas makannya ia mendengar suara Surti meladeni ocehannya Sabrina yang ternyata mereka sudah duduk di kursi meja makan.
Selesai mencuci piring Sulis langsung menghampiri ibunya dan mengambil Sabrina dari gendongannya agar ibunya bisa segera makan siang.
__ADS_1
Bersambung - _ -