Derita Anak Tidak Diakui

Derita Anak Tidak Diakui
Takut Dimarahi


__ADS_3

Bab 13


Sulis dan Sabrina kalau soal umur memang terpaut jauh,Sabrina berumur 7 tahun dan Sulis berumur 20 tahun, Sulis sangat menyayangi adiknya,sebelum Sabrina memasuki Sekolah Dasar setiap hari yang mengajari Sabrina Huruf Angka,Menulis dan Membaca itu Sulis,ia yang berperan sebagai seorang Miss ke Anak lesnya,sampai Sabrina bisa semuanya.


Saat bel jam istirahat sekolah berbunyi Sabrina pun menyimpan semua buku tulis dan kotak pensilnya ke dalam tas,lalu ia pun melangka keluar kelas menuju ke kantin sekolah karna ia merasa sudah lapar perutnya.


Di sekolah Sabrina cuma mempunyai seorang teman yang bernama Zahra,3 hari Zahra izin tidak masuk sekolah karna ada urusan keluarga di luar kota.


Alhasil Sabrina pun sendiri ajjha pergi ke kantin,ketika sampai di kantin Sabrina langsung ke stand makanan yang di jual oleh Bu Tuti dan memesan makanan kesukaannya ke Bu Tuti.


" Bu aku pesan Bihun goreng sous kacang sama Teh manis hangat ya " ucap Sabrina kecil


" iya Nenk,tunggu ya ibu buatkan dulu pesanannya "


Sabrina yang mendengar pun mengangguk dan berdiri menunggu pesanannya.


5 menit kemudian Bu Tuti pun datang dan memberikan nampan yang berisi makanan yang di pesan Sabrina,lalu Sabrina merogoh kantong baju seragamnya mengambil uang 10 ribuan dan bertanya ke Bu Tuti ?


" Berapa Bu semuanya "

__ADS_1


" Bihun goreng sous kacangnya 5000 dan Teh manis hangatnya 2000 Neng " jawab Bu Tuti


Lalu Sabrina pun membayar dan menerima uang kembalian dari Bu Tuti.


" Makasih ya Bu " ucap Sabrina.


Setelah beres membayar Sabrina langsung berjalan dan mencari meja yang kosong sambil membawa nampan berisi makanan,ketika ia melihat ada meja kosong Sabrina pun langsung ke arah meja kosong tersebut ia meletakan Bihun goreng sous kacang,teh manis hangat di atas meja,ia duduk dan langsung melahap makanannya.


10 menit berlalu Sabrina yang memang sedang lapar menghabiskan makanan dan minumannya sampai tandas tak bersisa.


Ketika sedang duduk bersantai setelah makan, Sabrina dihampiri oleh teman sekelasnya bernama Ella dan Putri.


Sabrina yang memang kurang menyukai dua orang di depannya pun hanya memutar matanya malas dan menjawab singkat.


" Tidak masuk "


Dari pada meladeni dua orang di hadapannya lebih baik Sabrina kembali kedalam kelas pikirnya.


Ketika Sabrina sudah beranjak dari duduknya dan ingin segera pergi,Putri pun bersuara.

__ADS_1


" Mau kemana kamu Na "


Sabrina yang mendengar Putri bertanya kepadanya hanya menjawab " Aku mau masuk ke kelas "


" Kan jam istirahat sekolah masih lama Na,dari pada ke kelas mendingan kita main petak umpet dulu ajjha " sambung Ella


Mendengar ajakan teman satu kelasnya Sabrina pun ingin ikut bermain tapi ia takut baju seragamnya kotor dan dimarahi ibunya.


Karna Emaknya suka berpesan jangan sampai kotor baju seragam merah putihnya.


Sabrina pun sama kek anak anak lainnya ada rasa ingin bermain bersama teman temannya.


Tapi ia selalu menepis keinginannya itu karna takut dimarahi.


Sabrina pun menjawab ajakan kedua temannya itu " Maaf ya El,Put aku tidak bisa ikut bermain sama kalian,karna Aku belum menyelesaikan tugas dari pak Ridwan "


" Ya sudah Na tidak apa apa " saut Putri


Setelah menolak halus ajakan temannya Sabrina segera berjalan keluar kantin dan menuju ke ruang kelasnya.

__ADS_1


__ADS_2